UNJAYAUNJAYA

INDONESIAN JOURNAL OF ECONOMIC AND SOCIAL SCIENCEINDONESIAN JOURNAL OF ECONOMIC AND SOCIAL SCIENCE

Penelitian ini menguji dampak pendapatan rumah tangga terhadap tenaga kerja anak di Wilayah Pemerintah Daerah Bauchi, Negara Bagian Bauchi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian survei melalui kuesioner. Data diperoleh dari 50 responden yang tinggal di Wilayah Pemerintah Daerah Bauchi, Negara Bagian Bauchi. Penelitian ini menggunakan analisis persentase dan chi-square untuk analisis data dan tabel untuk presentasi data. Hasilnya menunjukkan bahwa pendapatan rumah tangga yang rendah dan kurangnya kesempatan ekonomi adalah penentu utama tenaga kerja anak di wilayah tersebut, dengan hubungan terbalik antara pendapatan rumah tangga dan tenaga kerja anak. Penelitian ini menemukan bahwa mayoritas responden (80%) tidak menerima hibah atau dukungan dari pemerintah. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan kebijakan yang akan memberikan lebih banyak kesempatan kerja dan skema pendapatan rumah tangga.

Kesimpulannya, penelitian ini berpendapat bahwa penyebab utama tenaga kerja anak di LGA Bauchi, Negara Bagian Bauchi adalah kemiskinan dan kurangnya kesempatan kerja.Untuk mengatasi masalah ini secara efektif, pemerintah harus menyediakan bantuan dan program sosial kepada keluarga berpenghasilan rendah serta menciptakan peluang kerja bagi penduduk setempat untuk mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja anak.Penting juga untuk mengembangkan undang-undang yang menyeimbangkan kebutuhan keluarga untuk mencari nafkah dengan hak anak untuk mendapatkan pendidikan dan perlindungan dari pekerjaan berbahaya.

Berdasarkan temuan penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut yang menggali lebih dalam faktor-faktor lain yang mendorong tenaga kerja anak di Wilayah Pemerintah Daerah Bauchi, Negara Bagian Bauchi, Nigeria. Misalnya, penelitian yang secara khusus memeriksa norma dan sikap budaya terhadap tenaga kerja anak di wilayah tersebut dan bagaimana mereka berkontribusi pada masalah tersebut. Selain itu, akan bermanfaat untuk menyelidiki efektivitas berbagai jenis dukungan pemerintah dan program sosial dalam mengurangi tenaga kerja anak. Ini dapat mencakup penelitian yang membandingkan dampak transfer tunai, subsidi pendidikan, dan program pelatihan kejuruan terhadap tingkat tenaga kerja anak. Selanjutnya, penting untuk mempelajari dampak intervensi yang menargetkan keluarga dan anak secara bersamaan, seperti transfer tunai bersyarat yang terkait dengan kehadiran sekolah, untuk memahami cara terbaik mendukung keluarga dan anak-anak di wilayah tersebut. Penelitian ini juga dapat mengeksplorasi hubungan antara akses ke layanan kesehatan dan penurunan tingkat tenaga kerja anak, dengan mempertimbangkan bagaimana program kesehatan yang ditargetkan dapat berkontribusi pada kesejahteraan anak dan mengurangi kebutuhan akan tenaga kerja anak. Terakhir, penelitian lebih lanjut dapat menyelidiki peran pendidikan dan kesadaran dalam mengubah norma sosial dan mengurangi tenaga kerja anak, dengan mengevaluasi efektivitas kampanye kesadaran publik dan program pendidikan yang menargetkan orang tua, guru, dan anggota masyarakat lainnya.

  1. #pendidikan anak#pendidikan anak
  2. #konvensi hak anak#konvensi hak anak
Read online
File size276.35 KB
Pages12
Short Linkhttps://juris.id/p-3q9
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test