JURNALBIKESJURNALBIKES

JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES)JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES)

Kualitas layanan keperawatan sangat bergantung pada kemampuan kognitif dan keterampilan komunikasi profesional, termasuk berpikir kritis dan pemecahan masalah (problem solving). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengukur sejauh mana kemampuan presentasi, berpikir kritis, dan problem solving secara simultan memprediksi Hasil UAS Mahasiswa Keperawatan. Desain kuantitatif cross-sectional digunakan dengan melibatkan 114 mahasiswa keperawatan sebagai sampel. Data dianalisis menggunakan Regresi Linear Berganda setelah memenuhi uji asumsi klasik (normalitas residual dan non-multikolinearitas). Variabel independen yang diuji adalah presentasi, berpikir kritis, dan problem solving, sedangkan variabel dependen adalah nilai UAS. Model regresi menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut secara bersamaan menjelaskan 9,9% variasi nilai UAS (R²= 0,099). Secara parsial, kemampuan presentasi (β= 0,826; p = 0,021) dan berpikir kritis (β = 0,854; p = 0,045) terbukti menjadi prediktor positif yang signifikan. Menariknya, kemampuan problem solving ditemukan berpengaruh negatif signifikan (β = -1,743; p = 0,002). Berpikir kritis dan kemampuan presentasi memiliki peran krusial dan positif dalam memprediksi capaian akademik.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan presentasi dan problem solving merupakan prediktor signifikan terhadap hasil ujian akhir semester mahasiswa keperawatan.Oleh karena itu, pengembangan metode pembelajaran yang mengintegrasikan keterampilan berpikir tingkat tinggi dan evaluasi autentik sangat penting untuk meningkatkan performa akademik mahasiswa.Dengan demikian, mahasiswa keperawatan dapat dipersiapkan secara optimal untuk menghadapi tantangan praktik profesional.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi hasil UAS mahasiswa keperawatan, seperti motivasi belajar, gaya belajar, atau dukungan sosial. Kedua, studi intervensi dapat dirancang untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan problem solving mahasiswa keperawatan melalui pelatihan atau program mentoring. Ketiga, penelitian kualitatif dapat digunakan untuk menggali pengalaman mahasiswa dalam menghadapi ujian akhir semester dan mengidentifikasi strategi belajar yang efektif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keberhasilan akademik mahasiswa keperawatan dan membantu mengembangkan program pendidikan yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan praktik klinis.

  1. The Level of Critical Thinking Skills of Nursing Students at International Islamic University Malaysia... doi.org/10.31436/ijcs.v7i3.382The Level of Critical Thinking Skills of Nursing Students at International Islamic University Malaysia doi 10 31436 ijcs v7i3 382
  1. #problem solving#problem solving
  2. #kompetensi akademik mahasiswa#kompetensi akademik mahasiswa
Read online
File size272.51 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-3pg
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test