PANCABHAKTIPANCABHAKTI
International Health Conference STIKes Panca Bhakti (IHCPB)International Health Conference STIKes Panca Bhakti (IHCPB)Luka kaki diabetik (DFU) adalah penyakit kaki diabetik yang ditandai dengan neuropati sensorik, motorik, dan otonom serta disfungsi makro- dan mikro vaskular. Kerusakan integritas jaringan parsial atau komplit, yang umumnya disebut deformitas, terjadi pada pasien diabetes mellitus (DM) yang mengalami ulkus diabetik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan dan menganalisis pengaruh aplikasi perban modern menggunakan perban busa poliuretan sekunder terhadap laju penyembuhan ulkus kaki diabetik pada pasien dengan integritas kulit yang terganggu di Klinik Perawatan Luka Lampung. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan total 2 subjek. 4 sesi dilakukan selama 2 minggu di Klinik Perawatan Luka Lampung menggunakan lembar observasi Winners Scale. Hasil penelitian diperoleh sebelum aplikasi perban canggih pada hari pertama untuk skor Mr E, yaitu 29, dan skor Mr S, yaitu 29. Mr E adalah 29 dan Mr S adalah 33. Setelah sesi ke-4 lembar observasi Winners Scale untuk Mr E adalah 24 dan Mr S adalah 33. Mr E adalah 24 dan Mr S adalah 28. Meskipun perubahan yang ditunjukkan tidak signifikan karena dipengaruhi oleh kadar gula darah tinggi responden dan gaya hidup serta diet, yang berada di luar jangkauan peneliti, intervensi aplikasi perban modern menggunakan pembungkus busa poliuretan sekunder menunjukkan perubahan yang cukup terlihat pada ulkus kaki diabetik.
Berdasarkan hasil penelitian dan diskusi dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.sebelum aplikasi Perban Modern dengan Busa Poliuretan Sekunder pada Ulkus Kaki Diabetik (DFU) pada responden pertama, yaitu Mr.E diperoleh hasil untuk luka kaki diabetik kiri dengan skor 28 dalam kategori Regenerasi Luka (luka tersebut sembuh) dan GDS 234 mg/dl.S, sebelum diberikan aplikasi Perban Modern menggunakan busa poliuretan sekunder, hasilnya adalah luka diabetik pada kaki kanan dengan skor 33 dalam kategori Regenerasi Luka (luka tersebut sembuh) dan GDS 486 mg/dl.Setelah aplikasi Perban Modern Busa Poliuretan Sekunder pada Ulkus Kaki Diabetik (DFU) pada responden pertama, yaitu Mr.Pada kunjungan ke-4, hasil luka diabetik pada kaki kiri menurun dengan skor 24, yaitu masih dalam kategori Regenerasi Luka (luka tersebut sembuh) dengan GDS juga membaik, yaitu 182 mg/dl.S pada kunjungan ke-4 setelah diberikan aplikasi Perban Modern menggunakan perban busa poliuretan sekunder, ditemukan bahwa luka diabetik pada kaki kanan telah menurun dengan skor 28, yang masih dalam kategori Regenerasi Luka (luka tersebut sembuh) dengan GDS memburuk menjadi 527 mg/dl.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh berbagai jenis perban modern, termasuk yang mengandung bahan aktif seperti madu atau silver, terhadap laju penyembuhan DFU dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti stadium luka, komorbiditas pasien, dan karakteristik mikroba luka. Kedua, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas jangka panjang dari intervensi perban modern dalam mencegah kekambuhan DFU dan mengurangi kebutuhan amputasi, dengan memantau parameter seperti kualitas hidup pasien, biaya perawatan kesehatan, dan tingkat kepuasan pasien. Ketiga, penelitian kuantitatif dengan desain randomized controlled trial (RCT) dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas perban modern dengan terapi standar, seperti debridemen dan antibiotik, dalam mengobati DFU, dengan menggunakan ukuran hasil yang objektif seperti luas luka, waktu penyembuhan, dan tingkat infeksi.
- FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BBLR | Suyani | JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia... doi.org/10.31596/jkm.v10i2.1069FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BBLR Suyani JKM Jurnal Kesehatan Masyarakat Cendekia doi 10 31596 jkm v10i2 1069
- The relationship between age and nutritional status based on BMI with blood sugar levels in patients... ejurnaladhkdr.com/index.php/jik/article/view/172The relationship between age and nutritional status based on BMI with blood sugar levels in patients ejurnaladhkdr index php jik article view 172
- Faktor risiko mempengaruhi kejadian Diabetes mellitus tipe dua | Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah.... ejournal.unisayogya.ac.id/index.php/jkk/article/view/550Faktor risiko mempengaruhi kejadian Diabetes mellitus tipe dua Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah ejournal unisayogya ac index php jkk article view 550
- Patient Perception on Challenges of Chronic Diabetic Wound Care and the Implications on the Need for... doi.org/10.33746/fhj.v10i02.541Patient Perception on Challenges of Chronic Diabetic Wound Care and the Implications on the Need for doi 10 33746 fhj v10i02 541
| File size | 235.64 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKBARSTIKBAR Methods: We used Scopus as the search engine, using the keywords: Adherence OR Compliance AND Pregnancy OR Pregnant women AND Iron OR Ferrous AND anemia.Methods: We used Scopus as the search engine, using the keywords: Adherence OR Compliance AND Pregnancy OR Pregnant women AND Iron OR Ferrous AND anemia.
PELITAIBUPELITAIBU Sampel berjumlah 125 orang dengan teknik total sampling. Hasil analisis menunjukkan hubungan signifikan antara paritas dan kejadian plasenta previa (pSampel berjumlah 125 orang dengan teknik total sampling. Hasil analisis menunjukkan hubungan signifikan antara paritas dan kejadian plasenta previa (p
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Latar belakang: Kejadian preeklampsia masih tinggi di dunia dan di Indonesia. Dalam perawatan obstetri, preeklampsia masih menjadi masalah besar dan merupakanLatar belakang: Kejadian preeklampsia masih tinggi di dunia dan di Indonesia. Dalam perawatan obstetri, preeklampsia masih menjadi masalah besar dan merupakan
LLDIKTI13LLDIKTI13 Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif, dengan jumlah populasi 20 orang petugas dan sampel 10 orang petugas. Teknik pengambilan sampel menggunakanJenis penelitian ini deskriptif kualitatif, dengan jumlah populasi 20 orang petugas dan sampel 10 orang petugas. Teknik pengambilan sampel menggunakan
POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO The research method is a quantitative pre-experimental design with a one group pretest posttest design. The population consists of 149 pregnant women withThe research method is a quantitative pre-experimental design with a one group pretest posttest design. The population consists of 149 pregnant women with
JCEHJCEH This community service program successfully improved the knowledge of diabetes mellitus patients regarding dietary management. The program ran smoothlyThis community service program successfully improved the knowledge of diabetes mellitus patients regarding dietary management. The program ran smoothly
PANCABHAKTIPANCABHAKTI Masalah ini diperparah dengan promosi terus-menerus mengenai susu formula. Pengetahuan ibu tentang pemberian ASI memiliki peran penting karena dapat meningkatkanMasalah ini diperparah dengan promosi terus-menerus mengenai susu formula. Pengetahuan ibu tentang pemberian ASI memiliki peran penting karena dapat meningkatkan
PANCABHAKTIPANCABHAKTI Studi ini bertujuan mengetahui hubungan penyediaan edukasi kesehatan dengan model pembelajaran menggunakan media sosial terhadap pengetahuan wanita usiaStudi ini bertujuan mengetahui hubungan penyediaan edukasi kesehatan dengan model pembelajaran menggunakan media sosial terhadap pengetahuan wanita usia
Useful /
BINAMANDIRIBINAMANDIRI Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada konsumen kosmetik NPure yang peduli terhadap isu lingkungan. SampelPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada konsumen kosmetik NPure yang peduli terhadap isu lingkungan. Sampel
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Kesimpulan adalah bahwa pengetahuan, jenis pekerjaan, dan kebiasaan merokok merupakan faktor predisposisi kejadian tuberkulosis paru. Sehingga pasien dapatKesimpulan adalah bahwa pengetahuan, jenis pekerjaan, dan kebiasaan merokok merupakan faktor predisposisi kejadian tuberkulosis paru. Sehingga pasien dapat
UMAUMA Aparatur pemerintah dinilai kurang disiplin dan belum memiliki motivasi kerja yang tinggi, sehingga belum mampu mewujudkan pemerintahan yang baik. PelayananAparatur pemerintah dinilai kurang disiplin dan belum memiliki motivasi kerja yang tinggi, sehingga belum mampu mewujudkan pemerintahan yang baik. Pelayanan
UMAUMA 6 Tahun 2011 Tentang Perizinan Tertentu. Pelaksanaan Perda tersebut dibuat dalam upaya mewujudkan program penyempurnaan Kabupaten Deli Serdang sebagai6 Tahun 2011 Tentang Perizinan Tertentu. Pelaksanaan Perda tersebut dibuat dalam upaya mewujudkan program penyempurnaan Kabupaten Deli Serdang sebagai