PANCABHAKTIPANCABHAKTI

International Health Conference STIKes Panca Bhakti (IHCPB)International Health Conference STIKes Panca Bhakti (IHCPB)

Kanker payudara (Carcinoma Mammae) adalah tumor ganas atau benjolan yang tumbuh tidak normal pada jaringan payudara yang berasal dari jaringan epitel saluran dan lobulus payudara dan dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya. Berdasarkan data Global Burden of Cancer tahun 2018, kanker payudara adalah malignansi yang paling umum kedua dengan lebih dari 11,6% dari semua kanker pada wanita. Pasien dengan kanker payudara menerima berbagai pengobatan, salah satunya adalah kemoterapi, kemoterapi adalah teknik menggunakan bahan kimia untuk menghancurkan sel kanker dan memiliki efek samping berupa mual. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dan menganalisis tingkat mual sebelum dan setelah penerapan aromaterapi peppermint dan terapi musik pada pasien kanker payudara (pasca kemoterapi). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Responden dalam penelitian ini berjumlah 2 orang, yaitu Ny. LS dan Ny. MY menggunakan teknik sampling purposive sesuai dengan kriteria inklusi, tingkat mual responden diukur menggunakan lembar observasi tanda dan gejala tingkat mual (SLKI). Hasil penelitian ini memperoleh skor yang sama sebelum penerapan pada kedua responden, yaitu 21,6% (13) dari kategori mual berat dan setelah penerapan kedua responden berada dalam kategori mual ringan. Untuk skor responden pertama atau Ny. LS, 71,6% (43) dan responden kedua atau Ny. MY dengan skor 76,6% (46). Disimpulkan bahwa terdapat perubahan tingkat mual sebelum dan setelah diberikan aromaterapi peppermint dan terapi musik. Penerapan intervensi aromaterapi peppermint dan terapi musik memiliki dampak yang baik dalam mengatasi keluhan mual dan disarankan agar peneliti masa depan menambah jumlah responden dalam penelitian.

Berdasarkan hasil penelitian aromaterapi peppermint dan terapi musik pada pasien kanker payudara (pasca kemoterapi) dengan masalah keperawatan mual di Ruang Raflesia di RSUD Dr.Abdul Moeloek Provinsi Lampung pada tahun 2024, diperoleh rata-rata skor sebelum penerapan dalam kategori mual berat sebesar 21,6% (13) dan rata-rata setelah penerapan dalam kategori mual ringan sebesar 74% (44,5).Terdapat penurunan sebelum dan setelah penerapan dari tingkat mual berat menjadi mual ringan sehingga kondisi ini mengarah pada kesimpulan bahwa aromaterapi peppermint dan terapi musik dapat menurunkan tingkat mual.Disarankan agar peneliti masa depan menambah jumlah responden dalam penelitian.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: . . 1. Melakukan penelitian dengan sampel yang lebih besar untuk memperkuat validitas dan generalisasi hasil. Penelitian ini hanya melibatkan dua responden, sehingga perlu dilakukan penelitian dengan sampel yang lebih beragam dan besar untuk memastikan efektivitas aromaterapi peppermint dan terapi musik dalam mengurangi mual pada pasien kanker payudara pasca kemoterapi.. . 2. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat keberhasilan aromaterapi peppermint dan terapi musik. Penelitian ini menunjukkan penurunan tingkat mual, tetapi belum mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap keberhasilan intervensi. Penelitian lanjutan dapat menyelidiki variabel-variabel seperti usia, jenis kelamin, tingkat keparahan kanker, dan faktor-faktor psikologis yang mungkin mempengaruhi respons individu terhadap aromaterapi dan terapi musik.. . 3. Mengeksplorasi kombinasi intervensi non-farmakologis lainnya. Penelitian ini fokus pada aromaterapi peppermint dan terapi musik, tetapi ada berbagai intervensi non-farmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi mual. Penelitian lanjutan dapat menyelidiki efektivitas kombinasi aromaterapi dengan jenis minyak esensial yang berbeda, terapi musik dengan genre musik yang bervariasi, atau bahkan menggabungkan aromaterapi dan terapi musik dengan intervensi non-farmakologis lainnya seperti akupresur atau terapi pijat. Dengan demikian, penelitian dapat mengeksplorasi pendekatan komprehensif dalam mengurangi mual pada pasien kanker payudara pasca kemoterapi.

  1. SADARI: Upaya Mencegah Kanker Payudara Pada Usia Remaja | Jurnal Abdi Masyarakat. sadari mencegah kanker... doi.org/10.22334/jam.v2i2.26SADARI Upaya Mencegah Kanker Payudara Pada Usia Remaja Jurnal Abdi Masyarakat sadari mencegah kanker doi 10 22334 jam v2i2 26
  2. Global incidence and mortality of breast cancer: a trend analysis | Aging. global incidence mortality... aging-us.com/lookup/doi/10.18632/aging.202502Global incidence and mortality of breast cancer a trend analysis Aging global incidence mortality aging us lookup doi 10 18632 aging 202502
  3. Perbandingan Efektivitas Aromaterapi Peppermint dan Lavender Terhadap Penurunan Efek Mual Muntah Post... jurnal.syntaxliterate.co.id/index.php/syntax-literate/article/view/5048Perbandingan Efektivitas Aromaterapi Peppermint dan Lavender Terhadap Penurunan Efek Mual Muntah Post jurnal syntaxliterate index php syntax literate article view 5048
  4. Application of Evidence-Based Nursing Practice Benson Relaxation in Cancer Patients Undergoing Chemotherapy... ejournal.poltekkesjakarta1.ac.id/index.php/perawat/article/view/1445Application of Evidence Based Nursing Practice Benson Relaxation in Cancer Patients Undergoing Chemotherapy ejournal poltekkesjakarta1 ac index php perawat article view 1445
  1. #oxytocin massage#oxytocin massage
  2. #lavender aromatherapy#lavender aromatherapy
Read online
File size241.01 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-3lK
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test