STIKESSUAKAINSANSTIKESSUAKAINSAN

JURNAL SUAKA INSAN MENGABDI (JSIM)JURNAL SUAKA INSAN MENGABDI (JSIM)

Desa Karang Intan memiliki potensi sumber daya manusia yang besar, salah satunya adalah kaum perempuan yang aktif dalam berorganisasi. Namun, keterampilan berbicara di depan umum belum dimanfaatkan secara optimal sehingga membatasi kontribusi dan partisipasi mereka dalam organisasi desa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi perempuan melalui pelatihan berbicara di ruang publik. Ada 13 perempuan desa yang terdiri dari kader, ibu rumah tangga, dan ibu PKK yang terlibat dalam pelatihan ini dengan teknik purposive sampling. Pelaksanaan kegiatan terdiri dari tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Persiapan mencakup koordinasi, penentuan materi, serta penyusunan instrumen pre-test dan post-test. Pelaksanaan merupakan penyampaian materi dan sesi latihan, sedangkan evaluasi dilakukan dengan post-test serta pendampingan. Analisis data yang digunakan adalah Wilcoxon Signed Rank Test (α < 0.05). Hasil analisis menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara nilai sebelum dan sesudah pelatihan (p=0.157). Pelatihan mampu meningkatkan kemampuan komunikasi perempuan desa dengan tahapan yang lebih intens dan juga meningkatkan kepemimpinan dalam berorganisasi.

Pelatihan keterampilan komunikasi di depan umum bagi anggota PKK Desa Karang Intan memberikan dampak positif terhadap sikap, kepercayaan diri, dan motivasi peserta meskipun hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan post-test.Namun, jika dikaji secara kualitatif, pelatihan ini berhasil mendorong peningkatan sikap percaya diri dalam berbicara di depan umum.Untuk mencapai hasil yang lebih optimal, diperlukan upaya keberlanjutan berupa pelatihan lanjutan, pendampingan, dan evaluasi berkala agar keterampilan public speaking peserta semakin terasah, mendukung peningkatan kapasitas kepemimpinan, serta memperkuat peran aktif perempuan dalam organisasi PKK Desa Karang Intan.

Untuk lebih memaksimalkan upaya meningkatkan kapasitas perempuan dalam berorganisasi, dapat dilakukan penelitian lebih mendalam tentang dampak jangka panjang dari pelatihan komunikasi efektif. Selain itu, perlu dilakukan penelitian yang mengevaluasi variasi metode pelatihan yang berbeda, seperti pelatihan berbasis teknologi atau pelatihan yang mempertimbangkan faktor budaya yang berbeda di berbagai wilayah desa. Salah satu arah penelitian yang menarik adalah membuat studi kasus tentang dampak terkait perubahan sikap dan perilaku perempuan setelah melaksanakan pelatihanesty untuk dapat secara spesifik menyebutkan pusat perhatian dalam kegiatan tersebut. Dengan demikian, akan dapat dilihat secara jelas tanggapan yang timbul dan perkiraan dampak jangka panjang dan pembangunan pelatihan kompetensi yang lebih besar untuk meningkatkan keterlibatan perempuan dalam organisasi.Keywords: Pelatihan Komunikasi Efektif, Pengembangan Kompetensi Wanita, Struktur Organisasi Desa.

  1. Pengembangan Kapasitas Perempuan Henda Untuk Terampil Public Speaking | Jurnal Masyarakat Madani Indonesia.... doi.org/10.59025/js.v3i1.199Pengembangan Kapasitas Perempuan Henda Untuk Terampil Public Speaking Jurnal Masyarakat Madani Indonesia doi 10 59025 js v3i1 199
  1. #hasil uji statistik#hasil uji statistik
  2. #pelatihan komunikasi#pelatihan komunikasi
Read online
File size378.09 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-3kv
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test