IPHORRIPHORR

JOURNAL OF Mental Health ConcernsJOURNAL OF Mental Health Concerns

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat kecemasan dan perilaku merokok pada siswa sekolah menengah atas. Kecemasan merupakan masalah kesehatan mental yang umum terjadi pada remaja, dan merokok seringkali digunakan sebagai mekanisme koping untuk mengatasi stres dan kecemasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei untuk mengumpulkan data dari sejumlah siswa sekolah menengah atas. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik untuk menguji hubungan antara variabel kecemasan dan perilaku merokok. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pihak sekolah, keluarga, dan tenaga kesehatan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan masalah merokok pada remaja.

Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat kecemasan dan perilaku merokok pada siswa sekolah menengah atas.Siswa dengan tingkat kecemasan yang lebih tinggi cenderung memiliki perilaku merokok yang lebih sering.Temuan ini mengindikasikan bahwa kecemasan dapat menjadi faktor risiko untuk perilaku merokok pada remaja, dan intervensi yang bertujuan untuk mengurangi kecemasan dapat membantu mencegah perilaku merokok.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi mekanisme yang mendasari hubungan ini dan mengembangkan strategi pencegahan yang efektif.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin memediasi atau memoderasi hubungan antara kecemasan dan perilaku merokok, seperti dukungan sosial, tekanan teman sebaya, atau faktor genetik. Kedua, studi intervensi yang dirancang untuk mengurangi kecemasan dan mencegah perilaku merokok pada remaja perlu dikembangkan dan dievaluasi efektivitasnya. Penelitian ini dapat menguji berbagai pendekatan, seperti terapi kognitif perilaku, pelatihan relaksasi, atau program pendidikan kesehatan. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam pengalaman dan perspektif remaja mengenai kecemasan dan perilaku merokok, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan mereka untuk mulai atau berhenti merokok. Dengan menggali pemahaman yang lebih mendalam, kita dapat merancang intervensi yang lebih relevan dan efektif untuk mengatasi masalah ini.

  1. #siswa sekolah menengah#siswa sekolah menengah
  2. #perilaku merokok#perilaku merokok
Read online
File size2.09 MB
Pages13
Short Linkhttps://juris.id/p-3cD
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test