UNISBAUNISBA

Matematika: Jurnal Teori dan Terapan MatematikaMatematika: Jurnal Teori dan Terapan Matematika

Advanced Encryption Standard (AES) adalah algoritma kriptografi yang menjadi standar algoritma enkripsi kunci simetris pada saat ini. Dalam algoritma kriptografi AES 128, 1blok plainteks berukuran 128 bit terlebih dahulu dikonversi menjadi matriks heksadesimal berukuran 4x4 yang disebut state. Setiap elemen state berukuran 1 byte. Proses enkripsi pada AES merupakan transformasi terhadap state secara berulang dalam 10 ronde. Setiap ronde AES membutuhkan satu kunci hasil dari generasi kunci yang menggunakan 2 transformasi yaitu subtitusi dan transformasi. Pada proses enkripsi AES mengunakan 4 transformasi dasar dengan urutan trasformasi subbytes, shiftrows, mixcolumns, dan addroundkey. Sedangkan pada proses dekripsi mengunakan invers semua transformasi dasar pada algoritma AES kecuali addroundkey dengan urutan transformasi invshiftrows, invsubbytes, addroundkey,dan invmixcolumns. Pada data teks, proses enkripsi diawali dengan mengkonversi teks menjadi kode ASCII dalam bilangan heksadesial yang dibentuk menjadi matriks byte 4x4. Selanjutnya dilakukan beberapa trnsformasi dasar seperti subbytes, shiftrows, mixcolumns, dan addroundkey. Akan tetapi ketika melakukan trasformasi data yang diproses pada setiap trasformasi berupa data biner dari matriks heksadesimal. Kriptografi AES 128 bit memiliki ruang kunci 2128 yang merupakan nilai yang sangat besar dan dianggap aman untuk digunakan sehingga terhindar dari brute force attack.

Enkripsi teks menggunakan AES‑128 mengubah plainteks menjadi matriks state 4×4 berisi kode ASCII heksadesimal, kemudian melakukan sepuluh ronde transformasi subbytes, shiftrows, mixcolumns, dan addroundkey, sementara dekripsi menggunakan urutan invers yang sama.Untuk dokumen dengan panjang lebih dari 16 karakter, proses enkripsi/dekripsi dilakukan secara paralel per blok 128‑bit, sedangkan dokumen lebih pendek diberi padding karakter null.Implementasi dengan MATLAB memungkinkan proses enkripsi dan dekripsi berlangsung cepat, tepat, dan efisien hanya dengan memasukkan plainteks dan kunci.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi perluasan mode operasi atau modifikasi struktur blok AES sehingga dapat mengenkripsi data dengan panjang yang tidak kelipatan 128‑bit tanpa mengandalkan padding tradisional, yang diharapkan meningkatkan efisiensi dan mengurangi overhead. Selain itu, perlu dikembangkan dan diuji algoritma berbasis AES untuk enkripsi multimedial seperti gambar, audio, dan video, dengan menyesuaikan teknik kompresi serta kecepatan pemrosesan agar cocok untuk aplikasi real‑time pada perangkat non‑MATLAB. Selanjutnya, implementasi prototipe enkripsi AES menggunakan bahasa pemrograman atau kerangka kerja open‑source, misalnya Python dengan library PyCryptodome atau Java, dapat dibandingkan performa dan keamanannya dengan implementasi berbasis MATLAB, sehingga memberikan wawasan tentang kepraktisan dan skalabilitas solusi tersebut. Penelitian ini juga dapat menyelidiki dampak penggunaan mode operasi baru terhadap resistensi serangan side‑channel serta analisis keamanan teoritisnya. Selain itu, evaluasi komparatif terhadap standar enkripsi lain seperti ChaCha20 atau RSA dapat memberikan perspektif mengenai keunggulan dan keterbatasan AES dalam konteks berbagai jenis data. Ketiga arah penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan sistem keamanan data yang lebih fleksibel, cepat, dan dapat diakses luas.

  1. 0. pdf obj endobj inlineshape alt td tr table h1 pg li lbody textbox figure jouranal png nums sect type... doi.org/10.5120/13310-08570 pdf obj endobj inlineshape alt td tr table h1 pg li lbody textbox figure jouranal png nums sect type doi 10 5120 13310 0857
  1. #sistem keamanan#sistem keamanan
  2. #algoritma enkripsi rc5#algoritma enkripsi rc5
Read online
File size335.29 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-3bq
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test