TSBTSB
JURNAL PENDIDIKAN BAHASAJURNAL PENDIDIKAN BAHASAPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran integrasi sastra anak dalam kurikulum bahasa sebagai strategi menumbuhkan minat dan kemampuan berbahasa sejak dini. Kajian ini menggunakan pendekatan kajian pustaka dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang membahas hubungan antara sastra anak, pembelajaran bahasa, dan pengembangan karakter literat pada anak usia sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa sastra anak berfungsi bukan hanya sebagai bahan ajar linguistik, tetapi juga sebagai media pembentukan nilai dan pengembangan empati melalui bahasa. Pembelajaran bahasa yang berlandaskan sastra anak terbukti mampu menghadirkan pengalaman belajar yang kontekstual, imajinatif, dan menyenangkan. Integrasi sastra anak dalam Kurikulum Merdeka menegaskan pentingnya pendekatan humanistik dalam pendidikan bahasa yang tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga afektif dan sosial. Dengan demikian, penguatan peran sastra anak dalam kurikulum bahasa menjadi langkah strategis dalam menciptakan generasi pembelajar yang literat, berempati, dan berkarakter.
Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi sastra anak dalam kurikulum bahasa merupakan strategi efektif untuk menumbuhkan minat dan kemampuan berbahasa sejak dini.Sastra anak menyediakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan imajinatif, sekaligus memperkuat pemahaman struktur bahasa, perluasan kosakata, serta pengembangan empati, moralitas, dan kemampuan berpikir kritis.Pembelajaran bahasa berbasis sastra memungkinkan internalisasi nilai dan keterampilan berbahasa terjadi secara alamiah sehingga berfungsi sebagai jembatan antara penguasaan bahasa dan pembentukan karakter manusia literat.Namun, efektivitas integrasi ini bergantung pada kesiapan sistem pendidikan, ketersediaan bahan ajar yang relevan, pelatihan literasi sastra bagi guru, serta dukungan keluarga dan komunitas literasi.Meskipun Kurikulum Merdeka telah membuka ruang bagi pendekatan literatif, keberhasilannya tetap membutuhkan kebijakan yang berkelanjutan dan praktik pembelajaran yang konsisten.Oleh karena itu, pengembangan model pembelajaran bahasa berbasis sastra anak perlu diarahkan pada pembentukan ekosistem literasi yang hidup di sekolah maupun di rumah, tempat bahasa, imajinasi, dan nilai kemanusiaan dapat tumbuh secara sinergis.
Untuk meningkatkan efektivitas integrasi sastra anak dalam kurikulum bahasa, diperlukan pengembangan antologi sastra anak nasional yang berisi karya lokal dari berbagai daerah, disertai panduan pedagogis bagi guru. Selain itu, perlu adanya program pelatihan literasi sastra bagi guru bahasa Indonesia agar mereka mampu menafsirkan teks sastra secara kreatif dan mengaitkannya dengan capaian pembelajaran. Penguatan peran keluarga dan komunitas literasi juga menjadi penting untuk menciptakan ekosistem literatif yang berkesinambungan. Perguruan tinggi yang menyiapkan calon guru bahasa perlu merevisi kurikulumnya, dengan fokus pada praktik pedagogis penggunaan sastra dalam pembelajaran bahasa. Dengan demikian, generasi pendidik yang lahir dari sistem pendidikan tinggi akan lebih siap menghidupkan kembali peran sastra sebagai jantung pembelajaran bahasa. Terakhir, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model pembelajaran bahasa berbasis sastra anak yang mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan sosial, serta mengeksplorasi peran sastra anak dalam membentuk karakter dan nilai-nilai kemanusiaan.
- Integrasi Sastra Anak dalam Kurikulum Bahasa: Upaya Menumbuhkan Minat dan Kemampuan Bahasa Sejak Dini... ejournal.tsb.ac.id/index.php/jpb/article/view/3583Integrasi Sastra Anak dalam Kurikulum Bahasa Upaya Menumbuhkan Minat dan Kemampuan Bahasa Sejak Dini ejournal tsb ac index php jpb article view 3583
- The Role of Literacy in Increasing Children's Reading Interest in Early Childhood | Indonesian Journal... doi.org/10.15294/ijeces.v12i2.73749The Role of Literacy in Increasing Childrens Reading Interest in Early Childhood Indonesian Journal doi 10 15294 ijeces v12i2 73749
| File size | 211.86 KB |
| Pages | 6 |
| Short Link | https://juris.id/p-3ab |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
PCMKRAMATJATIPCMKRAMATJATI Penelitian ini menggunakan metode studi literatur (literature review) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui penelusuran danPenelitian ini menggunakan metode studi literatur (literature review) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui penelusuran dan
PCMKRAMATJATIPCMKRAMATJATI Pengujian hipotesis mengungkapkan terdapat perbedaan signifikan antara kedua model pembelajaran tersebut. Penelitian menunjukkan bahwa penerapan modelPengujian hipotesis mengungkapkan terdapat perbedaan signifikan antara kedua model pembelajaran tersebut. Penelitian menunjukkan bahwa penerapan model
ARIPAFIARIPAFI Dalam implementasinya, dibutuhkan pelatihan dan pendampingan berkelanjutan bagi guru dan tenaga pendidik agar memiliki kapasitas dalam menerapkan pendekatanDalam implementasinya, dibutuhkan pelatihan dan pendampingan berkelanjutan bagi guru dan tenaga pendidik agar memiliki kapasitas dalam menerapkan pendekatan
UINSYAHADAUINSYAHADA Tahapan penelitian memiliki empat model yaitu: Persiapan, pelaksanaan tindakan, pemantauan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan mediaTahapan penelitian memiliki empat model yaitu: Persiapan, pelaksanaan tindakan, pemantauan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan media
UNWAHAUNWAHA Adapun data sekunder dalam penelitian ini adalah sumber data tertulis yaitu buku, journal. Wawancara yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancaraAdapun data sekunder dalam penelitian ini adalah sumber data tertulis yaitu buku, journal. Wawancara yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara
UMBUMB Pembiasaan puasa sunnah telah dilaksanakan melalui kegiatan rutin dan keteladanan, meskipun terdapat beberapa hambatan. Secara keseluruhan, pembiasaanPembiasaan puasa sunnah telah dilaksanakan melalui kegiatan rutin dan keteladanan, meskipun terdapat beberapa hambatan. Secara keseluruhan, pembiasaan
UMNUUMNU Desa Karangasem dipilih sebagai lokasi KKN dengan tujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengembangkan potensi desa. Program KKN dirancangDesa Karangasem dipilih sebagai lokasi KKN dengan tujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengembangkan potensi desa. Program KKN dirancang
ALIMSPUBLISHINGALIMSPUBLISHING Lagu-lagu ini tidak hanya fokus pada rasa cinta atau romansa, tetapi juga pada banyak rasa yang dirasakan.mereka sangat diminati oleh anak-anak remaja,Lagu-lagu ini tidak hanya fokus pada rasa cinta atau romansa, tetapi juga pada banyak rasa yang dirasakan.mereka sangat diminati oleh anak-anak remaja,
Useful /
WALIDEMINSTITUTEWALIDEMINSTITUTE Penelitian lanjutan dapat menguji apakah integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum pendidikan karakter di sekolah vokasional memiliki dampak jangka panjangPenelitian lanjutan dapat menguji apakah integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum pendidikan karakter di sekolah vokasional memiliki dampak jangka panjang
UNIPOLUNIPOL Hasil menunjukkan skor SUS rata-rata 80,0 (rentang 62,5–100; simpangan baku ≈ 12,27) yang mengindikasikan usability pada kategori excellent: navigasiHasil menunjukkan skor SUS rata-rata 80,0 (rentang 62,5–100; simpangan baku ≈ 12,27) yang mengindikasikan usability pada kategori excellent: navigasi
UNIPOLUNIPOL Diperlukan pemerataan kapasitas backhaul, peningkatan infrastruktur jaringan nirkabel, serta penerapan sistem pemantauan QoS secara berkala untuk mempertahankanDiperlukan pemerataan kapasitas backhaul, peningkatan infrastruktur jaringan nirkabel, serta penerapan sistem pemantauan QoS secara berkala untuk mempertahankan
ALIMSPUBLISHINGALIMSPUBLISHING Di masa sekarang, khususnya di kalangan remaja munculnya tren baru ini biasanya digunakan dengan menggunakan istilah-istilah keren dalam berbicara sehari-hari,Di masa sekarang, khususnya di kalangan remaja munculnya tren baru ini biasanya digunakan dengan menggunakan istilah-istilah keren dalam berbicara sehari-hari,