PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING
Peradaban Journal of Religion and SocietyPeradaban Journal of Religion and SocietyUndang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa diperkenalkan sebagai kebijakan strategis untuk memperkuat kemandirian desa, namun implementasinya menghadapi tantangan dari kemiskinan struktural dan korupsi yang menghambat pembangunan. Artikel ini mengevaluasi bagaimana pendekatan maqāṣid al-sharīah dapat digunakan untuk menilai efektivitas undang-undang ini dalam mengurangi kemiskinan dan memitigasi korupsi di daerah pedesaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis teks terhadap pasal-pasal dalam undang-undang, dilengkapi dengan kajian data sekunder dari laporan pemerintah dan kajian akademik terkait. Analisis menunjukkan bahwa UU Desa memiliki potensi besar dalam memenuhi maqāṣid al-sharīah, khususnya dalam melindungi kekayaan (ḥifẓ al-māl) dan kehidupan (ḥifẓ al-nafs), melalui pengelolaan keuangan desa yang transparan dan peningkatan kapasitas masyarakat. Namun, kelemahan dalam pengawasan dan implementasi kebijakan tetap menjadi penghambat utama dalam pemberantasan korupsi. Oleh karena itu, diperlukan upaya implementasi yang lebih konsisten sesuai dengan prinsip-prinsip maqāṣid qāryah dan maqāṣid as-siyasatul qāryah sebagai kerangka konseptual yang kokoh untuk mengatasi kemiskinan dan memitigasi korupsi di kawasan pedesaan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa konstruksi konseptual pengurangan kemiskinan dan mekanisme anti-korupsi berbasis nilai maqāṣid al-sharīah dalam tata kelola desa, terutama melalui penerapan Pasal 72A dan Pasal 86, dapat menjadi fondasi kuat dalam pencegahan korupsi dan peningkatan kesejahteraan desa.Penerapan prinsip perlindungan kehidupan, kekayaan, keadilan sosial, dan musyawarah selaras dengan maqāṣid al-sharīah dan mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.Penelitian juga mengusulkan konsep maqāṣid qāryah pada tingkat maqāṣid juziyyah dan maqāṣid al-khāshāh sebagai kerangka konseptual untuk mengatasi kemiskinan dan korupsi di tingkat desa.
Pertama, perlu dilakukan penelitian empiris melalui studi kasus di berbagai desa untuk menguji efektivitas penerapan pendekatan maqāṣid al-sharīah dalam pencegahan korupsi, terutama dalam konteks pengelolaan dana desa, agar dapat diketahui sejauh mana aspek normatif dan spiritual dari konsep ini mampu memengaruhi perilaku aparatur desa. Kedua, diperlukan penelitian lanjutan yang secara khusus mengkaji mekanisme pemberantasan korupsi di tingkat desa berbasis maqāṣid al-sharīah, bukan hanya dari sisi pencegahan, namun juga pemulihan akibat korupsi melalui pendekatan restoratif yang adil dan melibatkan masyarakat. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana variasi budaya dan konteks sosial di berbagai wilayah Indonesia memengaruhi interpretasi dan implementasi maqāṣid al-sharīah dalam tata kelola desa, sehingga dapat dirancang model yang lebih spesifik, inklusif, dan relevan secara lokal tanpa kehilangan basis normatifnya.
- Pertanggungjawaban Konsultan Pengawas Jasa Konstruksi Terhadap Tindak Pidana Korupsi | Ranah Research... Doi.Org/10.38035/Rrj.V6i5.1092Pertanggungjawaban Konsultan Pengawas Jasa Konstruksi Terhadap Tindak Pidana Korupsi Ranah Research Doi Org 10 38035 Rrj V6i5 1092
- Partisipasi Masyarakat Menuju Negara Kesejahteraan: Memahami Pentingnya Peran Aktif Masyarakat Dalam... ejournal2.undip.ac.id/index.php/jphi/article/view/18164Partisipasi Masyarakat Menuju Negara Kesejahteraan Memahami Pentingnya Peran Aktif Masyarakat Dalam ejournal2 undip ac index php jphi article view 18164
| File size | 699.3 KB |
| Pages | 25 |
| DMCA | Report |
Related /
UIIDALWAUIIDALWA Prinsip pemisahan kekuasaan dan ijtihad khalifah secara aktif turut memperkuat mekanisme pengawasan, sementara dinamika sosio‑politik memengaruhi penerapanPrinsip pemisahan kekuasaan dan ijtihad khalifah secara aktif turut memperkuat mekanisme pengawasan, sementara dinamika sosio‑politik memengaruhi penerapan
UIIDALWAUIIDALWA Its also profoundly influenced by a strong moral foundation, religious education, and mental fortitude gained through the pesantren experience and background.Its also profoundly influenced by a strong moral foundation, religious education, and mental fortitude gained through the pesantren experience and background.
UIIDALWAUIIDALWA Fenomena perkawinan yang hanya dilakukan secara agama tanpa pencatatan negara masih banyak terjadi di Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulang Bawang Barat,Fenomena perkawinan yang hanya dilakukan secara agama tanpa pencatatan negara masih banyak terjadi di Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulang Bawang Barat,
UINSAIZUUINSAIZU Studi ini menyimpulkan bahwa politisasi agama berfungsi sebagai ancaman sistemik terhadap rule of law, merusak kepercayaan publik, dan menyimpang dariStudi ini menyimpulkan bahwa politisasi agama berfungsi sebagai ancaman sistemik terhadap rule of law, merusak kepercayaan publik, dan menyimpang dari
IAIN LANGSAIAIN LANGSA Studi ini mengkaji kompatibilitas konstitusional dari peraturan perundang-undangan yang berbasis agama di Indonesia, khususnya peraturan yang dipengaruhiStudi ini mengkaji kompatibilitas konstitusional dari peraturan perundang-undangan yang berbasis agama di Indonesia, khususnya peraturan yang dipengaruhi
TAMANLITERATAMANLITERA In contrast, an accommodative attitude becomes a tangible manifestation of tolerance by respecting the cultural and religious diversity around them. OnIn contrast, an accommodative attitude becomes a tangible manifestation of tolerance by respecting the cultural and religious diversity around them. On
UM SURABAYAUM SURABAYA Dalam perkembangan saat ini, usaha kecil seperti penjualan makanan dan camilan sangat umum. Masyarakat perlu memastikan bahwa produk yang mereka konsumsiDalam perkembangan saat ini, usaha kecil seperti penjualan makanan dan camilan sangat umum. Masyarakat perlu memastikan bahwa produk yang mereka konsumsi
UM SURABAYAUM SURABAYA Pelaksanaan P2P Lending sama dengan transaksi utang piutang seperti jaman dulu, yaitu melalui pertemuan tatap muka. Maka satu-satunya pembeda terletakPelaksanaan P2P Lending sama dengan transaksi utang piutang seperti jaman dulu, yaitu melalui pertemuan tatap muka. Maka satu-satunya pembeda terletak
Useful /
LP3MZHLP3MZH Penyuluhan hukum tentang dampak bullying ini diharapkan dapat menyadarkan guru, siswa dan umumnya masyarakat sekitar terhadap pentingnya penyuluhan bullyingPenyuluhan hukum tentang dampak bullying ini diharapkan dapat menyadarkan guru, siswa dan umumnya masyarakat sekitar terhadap pentingnya penyuluhan bullying
INABJINABJ Temuan ini menunjukkan bahwa respon imun kolon dapat beradaptasi dengan diet HFHS pada tahap awal, tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahamiTemuan ini menunjukkan bahwa respon imun kolon dapat beradaptasi dengan diet HFHS pada tahap awal, tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami
UM SURABAYAUM SURABAYA Studi ini bertujuan untuk menganalisis risiko pembiayaan yang tidak lancar selama pandemi Covid-19 di BPR Syariah BDW. Metode penelitian ini bersifat kualitatifStudi ini bertujuan untuk menganalisis risiko pembiayaan yang tidak lancar selama pandemi Covid-19 di BPR Syariah BDW. Metode penelitian ini bersifat kualitatif
UM SURABAYAUM SURABAYA Problematika seperti pembiayaan kurang lancar sering terjadi, dipicu oleh faktor internal dan eksternal. Lembaga keuangan syariah perlu memperhatikan nilaiProblematika seperti pembiayaan kurang lancar sering terjadi, dipicu oleh faktor internal dan eksternal. Lembaga keuangan syariah perlu memperhatikan nilai