UNIPASBYUNIPASBY

EMBRIO: Jurnal KebidananEMBRIO: Jurnal Kebidanan

Laju pertumbuhan penduduk di Indonesia akhir-akhir ini mengalami penurunan. Program Keluarga Berencana, inisiatif pemerintah Indonesia yang telah berjalan sejak tahun 1980, berhasil menekan laju pertumbuhan penduduk negara tersebut. Jumlah anak yang biasa dimiliki seorang wanita ketika masa reproduksinya berakhir dikenal sebagai angka kesuburan total, namun wabah Covid-19 telah memicu kekhawatiran akan meningkatnya angka kelahiran akibat terganggunya layanan kontrasepsi selama pandemi. Dalam rangka membantu pemerintah dalam menghimpun informasi tentang akseptor KB bagi pasangan usia subur di Indonesia dan sebagai narasumber untuk mata kuliah kesehatan reproduksi dan KB, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara penanganan Covid-19. Pandemi telah mempengaruhi minat keluarga berencana di antara pasangan usia subur. Penelitian ini menggunakan metodologi desain studi kasus one-shot dan bersifat kuantitatif. 137 peserta dalam populasi penelitian, semua pasangan dengan anak usia subur, mengisi kuesioner; 112 orang diantaranya dipilih dengan menggunakan pendekatan sampel total sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Berdasarkan hasil survei, data dikumpulkan. Dengan menggunakan metode uji validitas product moment dilakukan pengujian keabsahan data. Analisis Chi-kuadrat data digunakan, diperoleh nilai p 0,003 atau < 0,05. Akibatnya, ada korelasi yang kuat antara pelaksanaan KB dan keterlibatan selama wabah Covid-19 pada bulan September hingga Desember 2020. Menurut temuan penelitian, pasangan usia subur kurang tertarik pada KB sebagai akibat dari pandemi Covid-19.

Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun masih terdapat proporsi pasangan usia subur yang tetap menggunakan metode keluarga berencana, terjadi penurunan minat terhadap keluarga berencana selama pandemi Covid-19.Penurunan ini didukung oleh hasil uji statistik yang menunjukkan korelasi kuat antara pelaksanaan KB dan partisipasi selama pandemi.Faktor utama yang memengaruhi penurunan minat meliputi ketidaknyamanan mengunjungi fasilitas kesehatan dan alihnya tenaga kesehatan ke penanganan pandemi.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas layanan keluarga berencana berbasis daring atau telekonsultasi terhadap keberlanjutan penggunaan alat kontrasepsi selama masa krisis kesehatan masyarakat, untuk mengevaluasi apakah metode ini dapat menggantikan pelayanan langsung secara optimal. Kedua, penting untuk mengkaji pengaruh dukungan sosial, khususnya dari pasangan suami-istri, terhadap keputusan menggunakan atau menghentikan penggunaan kontrasepsi selama pandemi, guna memahami dinamika keluarga dalam konteks keterbatasan akses layanan. Ketiga, sebaiknya diteliti strategi komunikasi kesehatan yang paling efektif dalam menyampaikan informasi akurat mengenai layanan KB yang tetap tersedia selama pandemi, agar dapat mengurangi ketakutan masyarakat dan meningkatkan kepercayaan terhadap sistem pelayanan kesehatan reproduksi. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan memperdalam pemahaman tentang faktor-faktor yang dapat mendukung keberlangsungan program KB di tengah krisis. Dengan pendekatan yang lebih komprehensif, diharapkan dapat dirancang intervensi yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan bagi pasangan usia subur di masa depan.

  1. Pengaruh Dukungan Suami Terhadap Pemilihan Metode Alat Kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD) | Jurnal... doi.org/10.30736/md.v11i2.96Pengaruh Dukungan Suami Terhadap Pemilihan Metode Alat Kontrasepsi Intra Uterine Device IUD Jurnal doi 10 30736 md v11i2 96
  2. Hubungan Pengetahuan dan Sikap Wanita Usia Subur terhadap Pemakaian Alat Kontrasepsi Hormonal Suntik... doi.org/10.24853/myjm.2.2.58-68Hubungan Pengetahuan dan Sikap Wanita Usia Subur terhadap Pemakaian Alat Kontrasepsi Hormonal Suntik doi 10 24853 myjm 2 2 58 68
  3. DESKRIPSI PENGETAHUAN IBU TENTANG KB SUNTIK 3 BULAN (DEPO PROGESTIN) DI PUSKESMAS BONTOBAHARI BULUKUMBA... jurnal.fkunisa.ac.id/index.php/MA/article/view/53DESKRIPSI PENGETAHUAN IBU TENTANG KB SUNTIK 3 BULAN DEPO PROGESTIN DI PUSKESMAS BONTOBAHARI BULUKUMBA jurnal fkunisa ac index php MA article view 53
  4. The Impact of Covid-19 Pandemic on the Interest in Family Planning among Couples of Childbearing Age... doi.org/10.36456/embrio.v15i1.6391The Impact of Covid 19 Pandemic on the Interest in Family Planning among Couples of Childbearing Age doi 10 36456 embrio v15i1 6391
  1. #escherichia coli#escherichia coli
  2. #virgin coconut oil#virgin coconut oil
Read online
File size317.93 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-38B
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test