SINTHOPSINTHOP

Sinthop: Media Kajian Pendidikan, Agama, Sosial dan BudayaSinthop: Media Kajian Pendidikan, Agama, Sosial dan Budaya

Implementasi syariat Islam di Aceh telah menghasilkan sistem hukum ganda, namun efektivitasnya seringkali ditantang oleh kesenjangan antara kerangka hukum formal dan budaya hukum masyarakat. Artikel ini berargumen bahwa pendekatan legalistik-positivistik yang hanya mengandalkan qanun yang ditegakkan oleh negara tidak cukup. Strategi yang lebih efektif memerlukan model pengembangan hukum responsif yang mengintegrasikan syariat dengan kearifan lokal yang berakar dalam. Penelitian ini, menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif berdasarkan tinjauan literatur, mengeksamin potensi sistem pageu gampong - lembaga tradisional tingkat desa untuk harmoni sosial dan moral - sebagai solusi strategis.

Implementasi syariat Islam di Aceh menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan hukum Islam dengan konteks sosio-budaya setempat.Pendekatan legalistik-positivistik yang hanya mengandalkan qanun tidak cukup untuk mengatasi kesenjangan ini.Revitalisasi sistem pageu gampong, lembaga tradisional yang berfungsi sebagai mekanisme pencegahan dan penyelesaian konflik, dapat menjadi jembatan antara hukum formal dan praktik masyarakat.Dengan mengaktifkan partisipasi masyarakat dan otoritas pemimpin tradisional, pageu gampong dapat memperkuat implementasi syariat dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum.

Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengembangkan model pengembangan hukum responsif yang lebih komprehensif, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kearifan lokal, partisipasi masyarakat, dan koordinasi antarlembaga. Selain itu, perlu dilakukan analisis lebih mendalam tentang tantangan dan kesempatan dalam implementasi syariat Islam di Aceh, serta pengembangan strategi untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada diskusi tentang pluralisme hukum dan pengembangan hukum responsif di Indonesia.

  1. Legal Pluralism and Responsive Legal Development: The Role of Pageu Gampong in Strengthening Sharia Implementation... doi.org/10.69548/sinthop.v4.i1.44.190-201Legal Pluralism and Responsive Legal Development The Role of Pageu Gampong in Strengthening Sharia Implementation doi 10 69548 sinthop v4 i1 44 190 201
  1. #kepercayaan masyarakat#kepercayaan masyarakat
  2. #kampung kb#kampung kb
Read online
File size326.55 KB
Pages12
Short Linkhttps://juris.id/p-2Ty
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test