RCIPUBLISHERRCIPUBLISHER

Indonesian Journal of Health and MedicalIndonesian Journal of Health and Medical

Latar Belakang: Balita Pendek (Stunting) merupakan status gizi yang didasarkan pada indeks PB/U atau TB/U dimana dalam standar antropometri penilaian status gizi anak, hasil pengukuran tersebut berada pada ambang batas (Z-Score) <-2 SD sampai dengan -3 SD (pendek / stunted) dan <-3 SD (sangat pendek/severely stunted). (Kemenkes RI, 2020). World Health Organization (WHO) menyebutkan stunting dapat menimbulkan dampak jangka pendek dan jangka Panjang bagi seorang anak. Hasil Angka Stunting di Desa Cieunteung Kecamatan Darmaraja Kabupaten Sumedang sebanyak 7 orang. (Puskesmas Darmaraja, 2021). Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan Asuhan Kebidanan Pada Bayi Di Bawah Usia 2 Tahun (Baduta) Dengan Stunting.

Berdasarkan uraian tersebut maka dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut.Data subjektif dan objektif yang diperoleh dari kasus sesuai dengan teori sehingga tidak diperoleh kesenjangan antara teori dan kasus.Sehingga Analisa data dapat dilakukan dengan lengkap.Diagnose dapat diperoleh, sehingga penatalakaksanaan asuhan dapat dilakukan sesuai dengan kebutuhan klien. 3.39 Tahun 2016, alur MTBS, Pendidikan Kesehatan mengunakan Buku KIA.Setelah melakukan asuhan selama 4 kali intervensi diperoleh perubahan pengetahuan keluarga, perubahan pola asuh, perbaikan pola nutrisi dan peningkatan BB Anak A.Peran serta keluarga dan masyarakat/kader dalam penanganan kasus ini memberikan kontribusi yang penting, karena anak masih dalam masa pengasuhan yang secara intensif berada dalam lingkungan keluarga.

Untuk mempercepat penurunan stunting, pemerintah dapat mempertimbangkan strategi-strategi berikut: . . 1. Mengembangkan program edukasi gizi yang komprehensif, terutama bagi remaja putri dan keluarga, untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya nutrisi yang seimbang sejak dini. . 2. Memberdayakan perempuan dan keluarga dalam upaya pencegahan stunting, dengan menyediakan akses informasi dan sumber daya yang diperlukan untuk menerapkan praktik-praktik pengasuhan yang optimal. . 3. Menerapkan sistem pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak yang lebih intensif, dengan melibatkan kader kesehatan dan tenaga kesehatan, untuk mendeteksi dan menangani masalah gizi secara dini. . . Dengan menggabungkan upaya-upaya ini, diharapkan dapat mengurangi prevalensi stunting dan meningkatkan kesehatan serta kesejahteraan anak-anak di masa depan.

  1. #jangka pendek#jangka pendek
  2. #pola asuh#pola asuh
Read online
File size876.28 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-2Y5
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test