ISQIISQI

Raqib: Jurnal Studi IslamRaqib: Jurnal Studi Islam

Mitos merupakan bagian tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Arab jahiliah, meskipun tidak diterima akal sehat dan tidak mampu dibuktikan kebenarannya, orang-orang Arab jahiliah memiliki kepatuhan yang tinggi terhadap mitos. Pelanggaran terhadap mitos bisa berdampak luas pada kehidupan individu, ia bisa dikucilkan dari pergaulan di tengah masyarakat karena dianggap memiliki aib yang besar, terbuka peluang bagi pelakunya untuk mendapat rasa malu yang tidak mampu ditanggung. Munculnya sikap fanatik terhadap mitos merupakan konsekuensi pewarisan mitos dari generasi ke generasi yang dilakukan secara ketat, sehingga terbentuk persepsi yang semakin memapankan fanatisme terhadap mitos. Mereka meyakini bahwa kepercayaan terhadap mitos mampu menghindarkan mereka dari kecelakaan hidup, asumsi ini tentu tidak bisa diuji kebenarannya karena mitos pada dasarnya hanya mengandung asumsi. Penelitian ini bertujuan melahirkan perspektif utuh terhadap mitos berdasarkan cara pandang Al-Quran serta bentuk penyikapan Islam terhadap mitos.

Mitos merupakan praktik yang lazim terjadi di masa masyarakat Arab jahiliah, mitos tersebut bahkan telah menjadi tradisi yang dipraktikkan secara turun temurun dari generasi terdahulu.Dari ragam mitos yang ada terdapat dua praktik mitos yang paling menonjol yakni penguburan bayi secara hidup-hidup dan praktik penyembahan berhala.Islam sebagai agama tauhid yang meyakini Allah sebagai Tuhan yang Esa dengan Al-Quran sebagai kitab suci menolak kedua praktik mitos tersebut, mengubur bayi hidup-hidup bertentangan dengan perintah syariat Islam yang mengharuskan menjaga keutuhan nyawa manusia, penyembahan berhala dikecam karena tergolong praktik syirik yang menduakan Tuhan.Secara umum sikap Islam terhadap mitos berdasarkan perspektif Al-Quran dapat dibagai ke dalam empat jenis yaitu pertama, menolak secara total.Keempat, melakukan modifikasi terhadap beberapa bagian pada mitos tersebut.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor sosial dan ekonomi yang mendorong munculnya mitos di masyarakat Arab jahiliah, dengan fokus pada bagaimana kondisi sosial ekonomi yang sulit memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap mitos sebagai solusi atau perlindungan. Kedua, penelitian komparatif antara mitos-mitos di masyarakat Arab jahiliah dengan mitos-mitos di masyarakat lain, untuk mengidentifikasi pola-pola universal dan spesifik dalam perkembangan mitos lintas budaya. Ketiga, penelitian tentang bagaimana ajaran Islam secara efektif dapat membongkar mitos-mitos yang merugikan dan membangun sistem nilai yang lebih rasional dan berkeadilan, dengan menekankan pada peran pendidikan dan dialog keagamaan. Dengan menggali lebih dalam faktor-faktor pendorong, melakukan perbandingan lintas budaya, dan mengeksplorasi strategi pembongkaran mitos, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang fenomena mitos dan dampaknya terhadap masyarakat.

  1. #kepercayaan masyarakat#kepercayaan masyarakat
  2. #sosial ekonomi masyarakat#sosial ekonomi masyarakat
Read online
File size485.75 KB
Pages13
Short Linkhttps://juris.id/p-35h
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test