UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR

Al Ushuliy: Jurnal Mahasiswa Syariah dan HukumAl Ushuliy: Jurnal Mahasiswa Syariah dan Hukum

Pokok pembahasan dalam skripsi ini adalah Penggunaan SK Tenaga Harian Lepas sebagai Jaminan dalam Pembiyaan Murabahah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana prosedur penggunaan SK Tenaga Harian Lepas Sebagai Jaminan dalam Pembiayaan Murabahah pada PT. BPRS Carana Kiat Andalas Padang Panjang, mengetahui dan menganalisis proses pemberian pembiayaan menggunakan agunan atau jaminan menurut akad murabahah dan Mengetahui resiko yang dihadapi oleh PT. BPRS Carana Kiat Andalas Padang Panjang dalam memberikan pembiayaan murabahah dengan jaminan SK Tenaga Harian Lepas. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah yuridis empiris yaitu penelitian yang menggambarkan Penggunaan SK Tenaga Harian Lepas sebagai Jaminan dalam Pembiyaan Murabahah dengan akad yang digunakan yaitu akad murabahah pada PT. BPRS Carana Kiat Andalas Padang Panjang. Sumber data primer yaitu pimpinan cabang PT. BPRS Carana Kiat Andalas Padang Panjang dan AO Lending atau pegawai PT. BPRS Carana Kiat Andalas Padang Panjang. Teknik analisis data yang penulis gunakan adalah observasi dan wawancara dan analisis data yaitu dengan trigulasi sumber. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa: Pertama prosedur Penggunaan SK Tenaga Harian Lepas dalam Pembiayaan Murabahah pada PT. BPRS Carana Kiat Andalas Padang Panjang melibatkan penilaian calon nasabah berdasarkan kriteria tertentu, termasuk kemampuan melunasi kredit. Bank menyesuaikan pembiayaan dengan pendapatan nasabah, berkoordinasi dengan bendahara tempat nasabah bekerja. AO Lending memeriksa riwayat kredit (BI Checking) untuk memastikan tidak ada masalah kredit sebelum pembiayaan disetujui. Kedua proses pemberian pembiyaan dengan skema murabahah menggunakan SK Tenaga Harian Lepas yaitu menarik nasabah baru dan memperkuat kerja sama dengan instansi, tetapi berisiko tinggi karena gaji harian yang tidak tetap dan ketiadaan kompensasi jika kontrak berakhir, sehingga berpotensi menunggak cicilan. Ketiga Bagaimana kedudukan SK Tenaga Harian Lepas (THL) sebagai jaminan pembiayaan murabahah pada PT BPRS Carana Kiat Andalas Padang Panjang menurut perspektif hukum ekonomi syariah yaitu untuk mengurangi risiko pembiayaan, bank harus memeriksa detail kontrak kerja calon nasabah, seperti masa berlaku kontrak dan durasi kerja, sebelum memberikan pembiayaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan, termasuk wawancara dengan pimpinan cabang dan petugas pemberi pinjaman di bank/AO Lending, serta teknik observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun SK dapat berfungsi sebagai jaminan yang sah, diperlukan analisis mendalam terhadap siklus bisnis debitur dan potensi pendapatan untuk memastikan kemampuan pembayaran. Studi ini menyarankan peningkatan proses penilaian terkait pembiayaan dengan jenis agunan ini.

Prosedur pembiayaan menggunakan SK THL dimulai dengan penilaian kelayakan nasabah secara menyeluruh meliputi cek riwayat kredit (BI Checking) dan evaluasi pendapatan, serta koordinasi dengan bendahara lembaga tempat nasabah bekerja untuk memastikan potongan gaji.Meskipun penggunaan SK THL dapat menarik nasabah baru dan memperkuat kerjasama dengan instansi pemerintah, risiko tinggi muncul karena pendapatan harian tidak tetap serta tidak adanya tunjangan ketika kontrak berakhir, sehingga meningkatkan kemungkinan wanprestasi.Dari perspektif hukum ekonomi syariah, SK THL dapat dijadikan rahn asalkan bank menilai keabsahan dan jangka waktu kontrak kerja serta mempertimbangkan alternatif agunan atau takaful untuk mengurangi risiko.

Penelitian selanjutnya sebaiknya mengeksplorasi (1) bagaimana penerapan model penilaian risiko berbasis machine learning dapat meningkatkan akurasi evaluasi kelayakan nasabah SK THL pada pembiayaan murabahah, dengan membandingkan hasil prediksi terhadap metode tradisional yang saat ini dipakai; (2) mengkaji efektivitas penggunaan instrumen takaful syariah sebagai pelengkap jaminan SK THL dalam mengurangi tingkat gagal bayar, melalui studi kasus longitudinal pada beberapa BPRS di wilayah Indonesia; serta (3) menyelidiki dampak regulasi pemerintah terhadap keberlanjutan penggunaan SK THL sebagai agunan, khususnya dengan menganalisis perubahan kebijakan ketenagakerjaan temporer dan implikasinya terhadap praktik penyaluran pembiayaan di sektor perbankan syariah. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai mekanisme mitigasi risiko, memperluas inklusi keuangan bagi pekerja tidak tetap, serta memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih adaptif. Dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang terintegrasi, studi lanjutan ini dapat memperkuat landasan teoritis dan praktik operasional bagi lembaga keuangan syariah.

  1. Utilizing Temporary Employment Decrees (SK THL) as Collateral in Islamic Financing: Legal and Practical... ejournal.uinmybatusangkar.ac.id/ojs/index.php/ushuliy/article/view/15658Utilizing Temporary Employment Decrees SK THL as Collateral in Islamic Financing Legal and Practical ejournal uinmybatusangkar ac ojs index php ushuliy article view 15658
  1. #perbankan syariah#perbankan syariah
  2. #ekonomi syariah#ekonomi syariah
Read online
File size397.19 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-34S
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test