POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO

Journal Midwifery Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan GorontaloJournal Midwifery Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Gorontalo

HIV/AIDS adalah penyakit menular yang memiliki risiko tinggi di kalangan remaja, terutama karena keterbatasan pengetahuan dan kurangnya informasi yang akurat. salah satu strategi efektif untuk mengatasi masalah ini adalah melalui pendidikan kesehatan dengan media yang menarik seperti video animasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media video animasi terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS. Penelitian menggunakan desain kuantitatif quasi-eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest satu kelompok. Sebanyak 40 remaja menjadi peserta yang mendapatkan intervensi berupa edukasi melalui video animasi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner struktural sebelum dan sesudah intervensi. Sebelum intervensi, mayoritas responden (25 orang atau 62,5%) berada dalam kategori pengetahuan baik, 12 responden (30%) dalam kategori cukup, dan 3 orang (7,5%) dalam kategori kurang. Setelah intervensi, semua responden (100%) berada dalam kategori pengetahuan baik, tanpa ada yang dalam kategori cukup atau kurang. Hasil uji statistik menunjukkan Z = -4,939 dan p = 0,000 (p < 0,05), yang dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan. Pendidikan kesehatan menggunakan media video animasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS.

Pendidikan kesehatan berbasis video animasi efektif meningkatkan pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dari kategori pengetahuan baik sebelum intervensi menjadi seluruh responden dalam kategori baik setelah intervensi.Rekomendasi penelitian lanjutan mencakup evaluasi jangka panjang dan penerapan media ini di berbagai wilayah.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi keefektifan media video animasi dalam memberikan edukasi kesehatan lain selain HIV/AIDS kepada remaja. Penelitian juga dapat mencakup evaluasi keberlanjutan peningkatan pengetahuan jangka panjang melalui pendidikan ini. Selain itu, perlu dikembangkan penggunaan media berbasis teknologi digital lain seperti aplikasi mobile untuk edukasi kesehatan di kalangan remaja.

  1. DOI Name 10.5822 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 11z crossref desc 49z island... doi.org/10.5822DOI Name 10 5822 Values doi name values index type timestamp data hs serv 11z crossref desc 49z island doi 10 5822
  2. The Effectiveness of Booklets and Animation Videos on Increasing the Danger of Post Partum Signs Knowledge... doi.org/10.31983/jomisbar.v2i1.5931The Effectiveness of Booklets and Animation Videos on Increasing the Danger of Post Partum Signs Knowledge doi 10 31983 jomisbar v2i1 5931
  3. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Penyakit HIV/AIDS Terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa di SMK YPT... doi.org/10.33859/jni.v4i2.446Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Penyakit HIV AIDS Terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa di SMK YPT doi 10 33859 jni v4i2 446
  1. #sma negeri#sma negeri
  2. #remaja putri#remaja putri
Read online
File size664.37 KB
Pages15
Short Linkhttps://juris.id/p-34a
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test