POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO

Journal Midwifery Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan GorontaloJournal Midwifery Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Gorontalo

Breast Self-Examination (BSE) merupakan metode sederhana, efektif, dan dapat dilakukan secara mandiri untuk deteksi dini kanker payudara. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku mahasiswi terkait pelaksanaan BSE serta menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analitik dan desain cross‑sectional. Sampel terdiri dari 129 mahasiswi semester dua Program Studi D‑III Kebidanan Politeknik Kemenkes Gorontalo, dipilih dengan total sampling. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik (65,9 %), sikap sangat baik (57,4 %), dan perilaku mendukung dalam melakukan BSE (87,6 %). Analisis Chi‑Square mengindikasikan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan (p = 0,017) dan sikap (p = 0,009) dengan perilaku BSE. Disimpulkan bahwa semakin baik pengetahuan dan sikap mahasiswi, semakin besar kemungkinan mereka bersikap mendukung untuk melakukan BSE secara mandiri. Oleh karena itu, intervensi edukasi kesehatan yang berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan pemahaman dan motivasi mahasiswi dalam melakukan BSE secara rutin.

Mahasiswi kebidanan di Politeknik Kemenkes Gorontalo memiliki pengetahuan yang baik, sikap positif, dan perilaku yang mendukung pemeriksaan payudara secara mandiri.Sikap positif memungkinkan mereka mengambil tindakan deteksi dini kelainan payudara, yang penting mengingat peran strategis mereka sebagai tenaga kesehatan masa depan.Oleh karena itu, diperlukan intervensi pendidikan kesehatan terstruktur serta penambahan program praktikum BSE rutin untuk mengubah pengetahuan dan sikap menjadi keterampilan praktis yang berkelanjutan dalam upaya pencegahan kanker payudara.

Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program pelatihan BSE berbasis digital dengan desain eksperimen terkontrol untuk menilai peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku secara longitudinal pada mahasiswi kebidanan; selanjutnya, studi komparatif dapat membandingkan tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku BSE antara mahasiswa kebidanan dengan mahasiswa jurusan kesehatan lain di berbagai wilayah Indonesia, guna mengidentifikasi faktor kontekstual yang mempengaruhi adopsi BSE; terakhir, penelitian kualitatif mendalam dapat mengeksplorasi hambatan budaya, psikologis, dan struktural yang menghalangi praktik BSE secara rutin di kalangan mahasiswa, sehingga menghasilkan rekomendasi kebijakan pendidikan yang lebih tepat sasaran.

  1. Vol 4 No 1 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa | JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa. vol jukej jurnal kesehatan... doi.org/10.57218/jkj.vol4.iss1Vol 4 No 1 2025 JUKEJ Jurnal Kesehatan Jompa JUKEJ Jurnal Kesehatan Jompa vol jukej jurnal kesehatan doi 10 57218 jkj vol4 iss1
  1. #pendidikan kesehatan#pendidikan kesehatan
  2. #kanker payudara#kanker payudara
Read online
File size296.92 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-34j
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test