YAYASANASSYIFAYAYASANASSYIFA

Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan MasyarakatJurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat

Kebiasaan hidup sehat perlu ditanamkan sejak usia dini karena berperan penting dalam membentuk pola perilaku kesehatan jangka panjang. Namun, proses edukasi kesehatan pada anak usia dini sering menghadapi kendala akibat keterbatasan metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi proses edukasi kebiasaan hidup sehat pada anak usia dini melalui pemanfaatan media video sebagai sarana pembelajaran audiovisual. Kegiatan dilaksanakan di TK Aisyiyah 1 Kota Bima pada bulan Mei 2025 dengan melibatkan anak-anak usia taman kanak-kanak sebagai sasaran utama. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan strategi partisipatif, yang mengandalkan observasi perilaku, dokumentasi hasil aktivitas menggambar, serta pencatatan respons verbal dan nonverbal anak selama kegiatan berlangsung. Proses pendampingan meliputi tahap pendekatan awal, pemutaran video edukatif tentang kebiasaan hidup sehat, diskusi reflektif sederhana, serta aktivitas menggambar buah dan sayur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa media video berfungsi sebagai pemicu perhatian dan sarana keterlibatan awal anak dalam memahami pesan-pesan kesehatan, seperti pentingnya mencuci tangan, mengonsumsi makanan bergizi, dan sarapan sebelum beraktivitas. Anak menunjukkan respons positif melalui partisipasi aktif, kemampuan menyebutkan kembali isi video, serta representasi simbolik dalam hasil gambar. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendampingan edukasi berbasis media video memiliki relevansi pedagogis dalam mendukung proses internalisasi kebiasaan hidup sehat pada anak usia dini, terutama jika didukung oleh keteladanan guru dan lingkungan sekolah yang kondusif.

Pendampingan edukasi kebiasaan hidup sehat berbasis media video terbukti efektif menarik perhatian dan meningkatkan pemahaman awal anak usia dini mengenai perilaku sehat.Keberhasilan ini didukung oleh praktik pembiasaan di sekolah dan keteladanan guru, namun kegiatan ini memiliki keterbatasan seperti durasi singkat dan belum adanya pemantauan jangka panjang.Oleh karena itu, pengembangan selanjutnya perlu fokus pada keberlanjutan program, pelibatan orang tua, dan integrasi yang lebih komprehensif dalam kurikulum sekolah.

Untuk penelitian selanjutnya, dapat dikembangkan sebuah studi yang bertujuan untuk menjawab tiga pertanyaan utama guna melengkapi temuan yang ada. Pertama, bagaimana cara merancang program edukasi video yang tidak sekali jadi, melainkan berbasis siklus dan bertahan selama satu tahun ajaran penuh, agar kebiasaan sehat seperti mencuci tangan dan sarapan terus terinternalisasi secara konsisten pada anak? Kedua, seberapa besar peran aktif orang tua di rumah dalam memperkuat hasil dari program ini, misalnya dengan memberikan mereka akses ke video yang sama dan panduan kegiatan sederhana yang bisa dilakukan bersama anak setiap hari, serta bagaimana hal ini memengaruhi pola makan di lingkungan keluarga? Ketiga, bagaimana cara memberdayakan guru secara lebih mendalam, tidak hanya sebagai penayang video, tetapi sebagai fasilitator yang mampu mengaitkan pesan video dengan kegiatan sehari-hari di kelas, melalui pelatihan khusus yang mengajarkan teknik bercerita dan simulasi perilaku sehat? Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem pendidikan kesehatan yang holistik, melibatkan sekolah, guru, dan orang tua secara sinergis untuk dampak yang lebih tahan lama bagi kesehatan anak.

  1. Assessment of health behaviors of primary school teachers based on their nutritional knowledge and physical... doi.org/10.1371/journal.pone.0318146Assessment of health behaviors of primary school teachers based on their nutritional knowledge and physical doi 10 1371 journal pone 0318146
  2. Family play, reading, and other stimulation and early childhood development in five low‐and‐middle‐income... doi.org/10.1111/desc.13404Family play reading and other stimulation and early childhood development in five lowyAAAaandyAAAamiddleyAAAaincome doi 10 1111 desc 13404
  1. #pembangunan berkelanjutan#pembangunan berkelanjutan
  2. #pelestarian lingkungan#pelestarian lingkungan
Read online
File size342.32 KB
Pages13
Short Linkhttps://juris.id/p-2h2
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test