UM-SORONGUM-SORONG

Casuarina: Environmental Engineering JournalCasuarina: Environmental Engineering Journal

Provinsi Papua Barat daya terkenal dengan wilayah yang didominasi oleh pegunungan sehingga akan mempengaruhi kondisi curah hujan di wilayah tersebut. Tipe hujan lokal umumnya mempunyai bentuk huruf “A dengan satu puncak curah hujan tertinggi di pertengahan tahun dan pola hujan ini biasanya terjadi di wilayah yang dipengaruhi oleh karakteristik lokal seperti topografi pegunungan ataupun angin lokal, hujan maksimum pada saat pola lokal biasanya terjadi pada bulan Juni dan Juli.

Berdasarkan hasil perhitungan curah hujan dasarian di Papua Barat Daya Tahun 2020 - 2024 dan pemutakhiran ZOM9120 tipe pola musim di Papua Barat Daya adalah tipe Lokal 1 dan Lokal 2.Pola hujan dengan tipe lokal 1 terjadi di pos hujan Majener, Malagusa, Klasmelek, Stasiun Meteorologi DEO Sorong dan Stasiun Geofisika Sorong dengan puncak curah hujan tertinggi rata-rata terjadi pada bulan Agustus dengan jumlah curah hujan berkisar 600 mm/bulan.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami pola curah hujan di Papua Barat Daya dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti perubahan iklim dan aktivitas manusia. Selain itu, perlu dilakukan analisis lebih mendalam tentang hubungan antara pola curah hujan dan kondisi lingkungan di wilayah tersebut. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan untuk pengembangan strategi mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim di Papua Barat Daya.

  1. #air bersih#air bersih
  2. #curah hujan#curah hujan
Read online
File size1.02 MB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-2h8
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test