STISDARUSSALAMSTISDARUSSALAM
JURNAL DARUSSALAM: Pemikiran Hukum Tata Negara dan Perbandingan MazhabJURNAL DARUSSALAM: Pemikiran Hukum Tata Negara dan Perbandingan MazhabProvinsi Nusa Tenggara Barat yang terdiri dari dua pulau (Lombok dan Sumbawa), memiliki 8 Kabupaten dan 2 Kota dengan ibu kota di Mataram, merupakan salah satu provinsi di Indonesia, dalam mengantarkan rakyatnya untuk menuju ke pintu gerbang kesejahteraan tertuang dalam visi dan misi daerah provinsi, Nusa Tenggara Barat, yaitu; maju melaju menjadi visi Pj Gubernur NTB dalam memimpin roda pemerintahan menjadikan Provinsi NTB lebih maju dan bergerak dengan semangat akseleratif yang lebih kuat lagi. Pemerintah NTB untuk terus mengembangkan dan memajukan daerah ini, Gerakannya untuk NTB yang maju sesudah dia melaju jadi bukan bukan sedekar tampil tetapi akselerasi juga. NTB siap untuk terus maju melaju dan menjadi Provinsi yang semakin baik di masa depan. Namun di dalam pengimplementasinya visi dan misi tersebut ada tantangan besar yang dihadapi oleh provinsi Nusa Tenggara Barat, yang berkaitan dengan pencapaian kesejahteraan masyarakatnya, yaitu masih tingginya tingkat perkawinan dini. Hal ini merupakan masalah di Nusa Tenggara Barat sehingga menjadi PR (pekerjaan rumah) tersendiri bagi daerah Nusa Tenggara Barat, untuk bisa menyelesaikannya dan agar penduduk Nusa Tenggara Barat bisa mencapai kesejahteraannya. Tujuan dari penelitian ini adalah 1. Untuk menganalisis penyebab terjadinya pernikahan anak, 2. Untuk mengetahui kearipan local dengan pemerintah daerah dalam menanggulangi pernikahan anak. 3. Untuk menganalisis kendala yang dihadapi dalam menanggulangi pernikahan anak, metode penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, dokumentasi, observasi dan studi pustaka. Terjadi pernikahan anak disebabkan beberapa factor antara lain teknologi yaitu HP karna setiap anak rata rata memiliki HP android, yang mengakibatkan terjadinya pergaulan bebas, belum ada awiq awiq tang tegas terhadap permasalahan tersebut serta perlu adanya MOU antara Tokoh adat, Tokoh Masyarakat dengan Pemerintah Daerah untuk mengurangi angka pernikahan anak.
Pernikahan anak khususnya di Pulau Lombok terjadi disebabkan oleh.Kebebasan anak-anak memegang HP dan tidak ada pengawasan dari orang tua atau wali.Kemajuan teknologi, yang menyebabkan banyak anak-anak remaja dengan mudahnya mengakses hal-hal yang berbau porno di media sosial, yang secara otomatis akan menimbulkan hasrat untuk nikah.Peran serta masyarakat khususnya orang tua, sangat kental dengan budaya “merarik kodeq padahal kondisi ini sudah tidak sesuai dengan perkembangan jaman saat ini, yaitu melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 dan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019, tentang Perkawinan, serta Peraturan Daerah Provinsi NTB, Nomor.5 Tahun 2021, Tentang Pencegahan Perkawinan Anak.Kurangnya penerapan norma norma agama mengakibatkan adanya pergaulan bebas di kalangan remaja.Tantangan yang dihadapi dalam menanggulangi pernikahan dini, yaitu a).Partisipasi masyarakat belum maksimal dalam menanggulangi pernikahan dini.Adanya tradisi/budaya “merarik kodeq, yang masih dianggap benar oleh masyarakat.Belum adanya aturan hukum adat, (seperti penerapan awiq-awiq, pemanfaatan peran Kyai dan Tuan Guru) dengan kebijakan pemerintah daerah dalam menanggulangi pernikahan anak dibawah umur.
Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas program pencegahan perkawinan anak yang melibatkan tokoh agama dan adat, dengan fokus pada pengukuran perubahan perilaku dan sikap masyarakat terhadap pernikahan dini. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor ekonomi dan sosial yang paling signifikan mendorong terjadinya perkawinan anak di berbagai wilayah di Nusa Tenggara Barat, sehingga intervensi dapat lebih tepat sasaran. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami perspektif anak-anak yang berpotensi menikah dini, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan mereka dan keluarga mereka, dengan tujuan untuk mengembangkan program intervensi yang lebih berempati dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang komprehensif tentang permasalahan perkawinan anak di Nusa Tenggara Barat, serta menghasilkan rekomendasi kebijakan dan program yang efektif untuk melindungi anak-anak dan mencegah perkawinan dini.
| File size | 518.55 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Simulasi gempa bumi jika dijadikan program kegiatan di sekolah dapat menjadikan murid tangguh bencana. Penelitian menunjukkan bahwa simulasi gempa bumiSimulasi gempa bumi jika dijadikan program kegiatan di sekolah dapat menjadikan murid tangguh bencana. Penelitian menunjukkan bahwa simulasi gempa bumi
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Kami melakukan penelitian yaitu bertujuan untuk mendalami kedudukan ahli waris perempuan pada sistem waris adat di Bali dan untuk mengetahui dan menganalisaKami melakukan penelitian yaitu bertujuan untuk mendalami kedudukan ahli waris perempuan pada sistem waris adat di Bali dan untuk mengetahui dan menganalisa
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Penelitian ini merekomendasikan perlunya edukasi kesehatan tentang pencegahan penularan Covid-19 salah satunya adalah terkait mencuci tangan. PenelitianPenelitian ini merekomendasikan perlunya edukasi kesehatan tentang pencegahan penularan Covid-19 salah satunya adalah terkait mencuci tangan. Penelitian
STAIMUNSTAIMUN Jenis yang diberlakukan ialah dekstiptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah menggunakan analisis terhadap data yang diambil dari bentuk buku,Jenis yang diberlakukan ialah dekstiptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah menggunakan analisis terhadap data yang diambil dari bentuk buku,
YBLIYBLI Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi dan memberikan kesadaran, pengetahuan, sikap dan keterampilan petani pala di Desa Kaasar, KecamatanPengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi dan memberikan kesadaran, pengetahuan, sikap dan keterampilan petani pala di Desa Kaasar, Kecamatan
UNISLAUNISLA Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar slogan (12 dari 20) memiliki makna konseptual, yang berarti makna literal tanpa makna tersirat, sehinggaHasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar slogan (12 dari 20) memiliki makna konseptual, yang berarti makna literal tanpa makna tersirat, sehingga
UDSUDS Sampel penelitian ini adalah lansia di Desa Sukorambi Kabupaten Jember sebanyak 96 responden. Sampel penelitian diperoleh dengan menggunakan metode multistageSampel penelitian ini adalah lansia di Desa Sukorambi Kabupaten Jember sebanyak 96 responden. Sampel penelitian diperoleh dengan menggunakan metode multistage
STTSIMPSONSTTSIMPSON Penulis akan menguraikan model pelayanan kontekstual ini dimana ada perjumpaan antara Injil dengan tradisi-tradisi Jawa Timuran yang masih dianut olehPenulis akan menguraikan model pelayanan kontekstual ini dimana ada perjumpaan antara Injil dengan tradisi-tradisi Jawa Timuran yang masih dianut oleh
Useful /
STISDARUSSALAMSTISDARUSSALAM Pengecer yang melanggar dapat dikenakan sanksi administratif hingga pidana. Oleh karena itu, diperlukan payung hukum yang jelas sebelum kebijakan ini diimplementasikanPengecer yang melanggar dapat dikenakan sanksi administratif hingga pidana. Oleh karena itu, diperlukan payung hukum yang jelas sebelum kebijakan ini diimplementasikan
UNISLAUNISLA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis‑jenis metafora yang terdapat dalam lirik lagu terpilih album Amo milik Bring Me The Horizon serta maknaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis‑jenis metafora yang terdapat dalam lirik lagu terpilih album Amo milik Bring Me The Horizon serta makna
UNISLAUNISLA Hasil analisis menunjukkan bahwa buku teks saat ini kekurangan inovasi, kreativitas, dan kesesuaian materi dengan kebutuhan spesifik jurusan siswa. OlehHasil analisis menunjukkan bahwa buku teks saat ini kekurangan inovasi, kreativitas, dan kesesuaian materi dengan kebutuhan spesifik jurusan siswa. Oleh
UISUUISU Selain itu, pelatihan keterampilan mewawancarai perlu ditingkatkan, karena mewawancarai tampaknya menjadi data yang dapat dioperasikan oleh penulis. DenganSelain itu, pelatihan keterampilan mewawancarai perlu ditingkatkan, karena mewawancarai tampaknya menjadi data yang dapat dioperasikan oleh penulis. Dengan