STAITARUNASTAITARUNA
Jurnal KeislamanJurnal KeislamanPenelitian ini bertujuan untuk . Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dan metode studi kepustakaan, penelitian ini menganalisis karya ilmiah, pidato, artikel opini, dan berita resmi di situs Kementerian Agama yang mendiskusikan konsep ekoteologi menurut Nasaruddin Umar khususnya saat ia menjabat sebagai Menteri Agama Republik Indonesia (2024–sekarang). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekoteologi yang dikembangkan Nasaruddin Umar berakar pada tafsir Asmaul Husna, yang menekankan sifat-sifat feminin Tuhan seperti Ar-Rahman dan Ar-Rahim serta mengkritik paradigma teologi maskulin yang antroposentris dan cenderung eksploitatif terhadap alam. Konsep ekoteologi menurut Nasaruddin Umar dicirikan oleh tiga hal, yaitu: kasih sebagai dasar hubungan manusia-alam, menolak teologi maskulin dan mendorong teologi feminin; dan memandang bahwa menjaga lingkungan dipandang sebagai bentuk konkret ibadah. Secara aplikatif, konsep ini diimplementasikan dalam berbagai kebijakan publik, antara lain melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 244 Tahun 2025, integrasi ekoteologi dalam kurikulum pendidikan agama, Gerakan Satu Juta Pohon, dan program Eco-Masjid serta KUA Hijau. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekoteologi Nasaruddin Umar tidak hanya berfungsi sebagai refleksi teologis, tetapi juga sebagai model teologi kebijakan ekologis yang menyatukan nilai spiritual dengan tanggung jawab ekologis.
Penelitian ini menunjukkan bahwa gagasan ekoteologi Nasaruddin Umar merupakan upaya transformatif dalam mengembalikan spiritualitas Islam ke akar nilai-nilai cinta dan tanggung jawab ekologis.Ia memandang bahwa krisis lingkungan global bukan semata akibat persoalan teknologi, ekonomi, atau politik, tetapi merupakan krisis spiritual modernitas yang berakar dari pandangan teologis yang antroposentris dan maskulin.Dalam konteks ini, ekoteologi hadir sebagai koreksi terhadap kesadaran keagamaan yang telah lama menempatkan manusia sebagai pusat kekuasaan, bukan sebagai bagian dari jaringan kehidupan yang suci.Konsep ekoteologi menurut Nasaruddin Umar berangkat dari pemahaman bahwa alam adalah manifestasi dari Asmaul Husna, tanda-tanda kasih Tuhan yang tercermin dalam seluruh ciptaan.
Berdasarkan kajian ekoteologi Nasaruddin Umar, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang potensial untuk dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif antara konsep ekoteologi Nasaruddin Umar dengan pemikiran ulama lingkungan lainnya di dunia Islam, untuk mengidentifikasi persamaan, perbedaan, dan keunikan pendekatan yang ditawarkan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak implementasi kebijakan ekoteologi di Kementerian Agama terhadap perubahan perilaku masyarakat beragama dalam menjaga lingkungan. Ketiga, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk merumuskan model pendidikan ekoteologi yang efektif dan inklusif, yang mampu menjangkau berbagai kelompok masyarakat dan tingkat pendidikan. Melalui pengembangan konsep ekoteologi yang lebih komprehensif dan aplikatif, diharapkan dapat berkontribusi pada upaya mewujudkan masyarakat yang lebih berkeadilan, berkelanjutan, dan harmonis dengan alam.
| File size | 609.99 KB |
| Pages | 14 |
| Short Link | https://juris.id/p-2Zk |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
ALJAMIAHALJAMIAH Pada masa Keemasan, Islam mencapai puncak kejayaannya dalam bidang ilmu pengetahuan, seni, dan teknologi. Namun, pada masa modern, Islam mengalami kemunduranPada masa Keemasan, Islam mencapai puncak kejayaannya dalam bidang ilmu pengetahuan, seni, dan teknologi. Namun, pada masa modern, Islam mengalami kemunduran
INSANPRIMAMUINSANPRIMAMU Sebagai sebuah proses, maka pendidikan pada dasarnya merupakan rangkaian aktivitas yang ter sistem yang berhubungan erat dengan sistem nilai kehidupanSebagai sebuah proses, maka pendidikan pada dasarnya merupakan rangkaian aktivitas yang ter sistem yang berhubungan erat dengan sistem nilai kehidupan
STIEBALIKPAPANSTIEBALIKPAPAN Dengan fokus pada perkembangan teori dan konsep yang diperkenalkan oleh Mannan, penelitian ini menganalisis bagaimana gagasan-gagasannya telah mengalamiDengan fokus pada perkembangan teori dan konsep yang diperkenalkan oleh Mannan, penelitian ini menganalisis bagaimana gagasan-gagasannya telah mengalami
UDSUDS Sampel penelitian ini adalah lansia di Desa Sukorambi Kabupaten Jember sebanyak 96 responden. Sampel penelitian diperoleh dengan menggunakan metode multistageSampel penelitian ini adalah lansia di Desa Sukorambi Kabupaten Jember sebanyak 96 responden. Sampel penelitian diperoleh dengan menggunakan metode multistage
METROMETRO Melalui tiga paradigma konservasi alam; eko-teologi, fiqh lingkungan, dan eko-sufisme, dalam memanfaatkan alam, manusia harus menyeimbangkan tiga porsiMelalui tiga paradigma konservasi alam; eko-teologi, fiqh lingkungan, dan eko-sufisme, dalam memanfaatkan alam, manusia harus menyeimbangkan tiga porsi
METROMETRO Hubungan analogis antara manusia dan kosmos menunjukkan bahwa manusia mewakili totalitas yang dapat menciptakan maupun menegakkan harmoni. Pendidikan agamaHubungan analogis antara manusia dan kosmos menunjukkan bahwa manusia mewakili totalitas yang dapat menciptakan maupun menegakkan harmoni. Pendidikan agama
IAIN SUIAIN SU Hal itu dapat dilihat dalam UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Apabila dikaji secara kritis, politik pendidikan sekuler di IndonesiaHal itu dapat dilihat dalam UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Apabila dikaji secara kritis, politik pendidikan sekuler di Indonesia
UINUIN Prinsip-prinsip hukum Islam dalam hubungan internasional menitikberatkan pada nilai-nilai moralitas dan etika yang bersumber dari norma agama, tercerminPrinsip-prinsip hukum Islam dalam hubungan internasional menitikberatkan pada nilai-nilai moralitas dan etika yang bersumber dari norma agama, tercermin
Useful /
HTPHTP Analisis data dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pendidikan (OR = 2,60 ; CI: 1,08-3,67), sosialisasi (OR = 3,10;Analisis data dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pendidikan (OR = 2,60 ; CI: 1,08-3,67), sosialisasi (OR = 3,10;
STAITARUNASTAITARUNA Para pemikir Muslim klasik seperti Al-Ghazālī, Ibnu Sīnā, Al-Fārābī, dan Ibnu Miskawayh menekankan bahwa tujuan hidup manusia berada dalam devosi,Para pemikir Muslim klasik seperti Al-Ghazālī, Ibnu Sīnā, Al-Fārābī, dan Ibnu Miskawayh menekankan bahwa tujuan hidup manusia berada dalam devosi,
STAITARUNASTAITARUNA Dekonstruksi terhadap epistemologi klasik nasikh wa mansukh adalah bahwa fondasi epistemologis konsep nasikh wa mansukh klasik yang bertumpu pada kronologiDekonstruksi terhadap epistemologi klasik nasikh wa mansukh adalah bahwa fondasi epistemologis konsep nasikh wa mansukh klasik yang bertumpu pada kronologi
STAITARUNASTAITARUNA Filsafat pendidikan memegang peranan yang sangat penting dalam memecahkan berbagai persoalan pendidikan. Ia memberikan dasar normatif, kritis, dan reflektifFilsafat pendidikan memegang peranan yang sangat penting dalam memecahkan berbagai persoalan pendidikan. Ia memberikan dasar normatif, kritis, dan reflektif