PSPPJOURNALSPSPPJOURNALS
Journal of Management and Administration ProvisionJournal of Management and Administration ProvisionArtikel ini menjelaskan tantangan yang dihadapi organisasi dalam mengelola karyawan teknis secara terkoordinasi dan kolaboratif. Penulis menyatakan bahwa koordinasi dan kolaborasi yang efektif antara karyawan teknis dan manajemen sangat penting untuk mencapai tujuan organisasi dan meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Artikel ini menekankan pentingnya komunikasi yang jelas dan lingkungan kerja yang mendukung, serta kebutuhan manajer untuk memiliki pengetahuan tentang aspek teknis dan fleksibel dalam pendekatan pemecahan masalah. Penulis menawarkan saran praktis untuk mengatasi tantangan ini dan memberikan wawasan tentang pentingnya koordinasi yang sukses dan kolaborasi dalam pengelolaan karyawan teknis. Artikel ini juga memeriksa peran teknologi dalam memfasilitasi koordinasi dan kolaborasi antara karyawan teknis dan manajemen. Selain itu, disebutkan kebutuhan pelatihan berkelanjutan dan pengembangan profesional untuk karyawan teknis agar tetap up-to-date dengan perkembangan terbaru di bidang mereka. Penulis menunjukkan bahwa kombinasi komunikasi efektif, kolaborasi, dan teknologi dapat meningkatkan produktivitas, kualitas pekerjaan, dan kepuasan kerja karyawan teknis.
Penulis menemukan bahwa koordinasi dan kolaborasi yang efektif antara karyawan teknis sangat penting untuk meningkatkan kepuasan kerja dan kinerja.Organisasi dan manajer dapat mengambil langkah-langkah spesifik untuk mendukung dan meningkatkan proses-proses ini.Artikel ini menyajikan wawasan dan rekomendasi berharga bagi organisasi dan manajer dalam mengoptimalkan pengelolaan tenaga kerja teknis, serta hasilnya didasarkan pada data yang andal dari berbagai sumber.
Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada dampak spesifik teknologi pengelolaan proyek digital terhadap efektivitas kolaborasi karyawan teknis di perusahaan multinasional. Selain itu, perlu dicermati bagaimana strategi pelatihan berkelanjutan yang disesuaikan dengan perubahan teknologi bisa meningkatkan keterampilan karyawan teknis di berbagai industri. Studi juga bisa mengukur perbedaan kinerja organisasi yang menerapkan budaya kolaborasi dibanding dengan yang tidak, terutama dalam sektor sektor dengan regulasi ketat seperti kesehatan dan keuangan.
- Coâworkers working from home and individual and team performance - Lippe - 2020 - New Technology,... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/ntwe.12153CoyAAAaworkers working from home and individual and team performance Lippe 2020 New Technology onlinelibrary wiley doi 10 1111 ntwe 12153
- The Technology Fallacy: Research-Technology Management: Vol 62 , No 6 - Get Access. technology fallacy... tandfonline.com/doi/full/10.1080/08956308.2019.1661079The Technology Fallacy Research Technology Management Vol 62 No 6 Get Access technology fallacy tandfonline doi full 10 1080 08956308 2019 1661079
| File size | 286.48 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Secara simultan, employee engagement, soft skill, dan hard skill berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Temuan ini memberikan implikasi bahwaSecara simultan, employee engagement, soft skill, dan hard skill berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Temuan ini memberikan implikasi bahwa
USBIUSBI Paulus Sunter, Jakarta. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif terhadap data dari 110 responden yang dianalisis melalui PLS-SEM, penelitian ini menemukanPaulus Sunter, Jakarta. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif terhadap data dari 110 responden yang dianalisis melalui PLS-SEM, penelitian ini menemukan
MAYADANIMAYADANI Pendampingan penanaman Toga, pembuatan minuman fungsional dan media pemasaran meningkatkan keterampilan mitra dalam penanaman Toga, pengolahan minumanPendampingan penanaman Toga, pembuatan minuman fungsional dan media pemasaran meningkatkan keterampilan mitra dalam penanaman Toga, pengolahan minuman
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Selain itu, ditemukan bahwa kepuasan kerja berperan sebagai variabel perantara yang memperkuat hubungan antara gaya kepemimpinan, motivasi kerja, budayaSelain itu, ditemukan bahwa kepuasan kerja berperan sebagai variabel perantara yang memperkuat hubungan antara gaya kepemimpinan, motivasi kerja, budaya
UNIMMANUNIMMAN Sementara itu, dimensi time load (p = 0,303) dan mental effect load (p = 0,394) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Semakin tinggi beban kerjaSementara itu, dimensi time load (p = 0,303) dan mental effect load (p = 0,394) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Semakin tinggi beban kerja
UNTADUNTAD Konsep yang digunakan adalah karakteristik digitalisasi dari Evert M. Rogers terdiri dari aspek keunggulan relatif, kompatibilitas, kerumitan, kemampuanKonsep yang digunakan adalah karakteristik digitalisasi dari Evert M. Rogers terdiri dari aspek keunggulan relatif, kompatibilitas, kerumitan, kemampuan
UM MetroUM Metro Konselor perlu mampu mengakomodasi kebutuhan unik dan keragaman kelompok-kelompok adat, sehingga mampu memberikan layanan konseling yang efektif, bermakna,Konselor perlu mampu mengakomodasi kebutuhan unik dan keragaman kelompok-kelompok adat, sehingga mampu memberikan layanan konseling yang efektif, bermakna,
PSPPJOURNALSPSPPJOURNALS Pengeluaran perlindungan lingkungan memoderasi korelasi antara PDB per kapita dan emisi karbon. Penelitian ini menekankan perlunya kebijakan berkelanjutanPengeluaran perlindungan lingkungan memoderasi korelasi antara PDB per kapita dan emisi karbon. Penelitian ini menekankan perlunya kebijakan berkelanjutan
Useful /
UNTADUNTAD Perbaikan pada keempat aspek ini, termasuk peningkatan komunikasi, penguatan komitmen, alokasi sumber daya yang memadai, dan reformasi birokrasi, sangatPerbaikan pada keempat aspek ini, termasuk peningkatan komunikasi, penguatan komitmen, alokasi sumber daya yang memadai, dan reformasi birokrasi, sangat
UNTADUNTAD Therefore, the purpose of this research is to discuss the transparency of village fund management in Budi Mukti Village. The theory used is the transparencyTherefore, the purpose of this research is to discuss the transparency of village fund management in Budi Mukti Village. The theory used is the transparency
UM MetroUM Metro Penelitian ini menggunakan Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC) dan Dukungan Sosial sebagai alat ukur. Strategi analisis data yang digunakan dalamPenelitian ini menggunakan Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC) dan Dukungan Sosial sebagai alat ukur. Strategi analisis data yang digunakan dalam
UM MetroUM Metro Penelitian ini berkontribusi secara signifikan pada bidang pendidikan, psikologi, dan bimbingan dan konseling. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkanPenelitian ini berkontribusi secara signifikan pada bidang pendidikan, psikologi, dan bimbingan dan konseling. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan