STTWSTTW
TeknikaTeknikaSelama proses produksi, mesin pemotong memproduksi beragam tipe produk baja, seperti Equel Angel, I beam, H beam, WF beam, dan U channel sesuai dengan standar pabrik dan sesuai dengan permintaan pelanggan. Operator QC (Quality Control) memotong sampel baja profil dengan hot saw di pabrik Krakatau Baja Konstruksi. Penelitian ini memastikan bahwa bar baja yang dibuat sesuai dengan kriteria perusahaan melalui penggunaan hot saw. Penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara. Saat sebuah mesin menggunakan sensor dan tidak ada operator yang membantunya, mesin tersebut dianggap otomatis. Sistem kontrol mesin hot saw PT. Krakatau Baja Konstruksi sebagian besar adalah semi otomatis. Siemens WinCC digunakan untuk membuat HMI (Human Machine Interface) pada sistem kontrol mesin pemotong besi panas di PT. Krakatau Baja Konstruksi. Hal ini berfungsi sebagai gambar grafis mesin pemotong besi di area cooling bed pabrik produksi baja profil. Kondisi ini memudahkan operator untuk mengoperasikan mesin pemotong besi. Standar kontrol kualitas juga memiliki toleransi untuk batas deviasi toleransi atau patokan baja profil yang ditetapkan oleh PT. Krakatau Baja Konstruksi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa semakin besar nilai volume dimensi produk yang dipotong oleh mesin hot saw, maka durasi pemotongannya semakin lama. Hal ini ditunjukkan dengan data volume dimensi produk 200 mm x 200 mm x 20 mm memiliki durasi pemotongan 6,19 detik.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa mesin hot saw PT Krakatau Steel Konstruksi memiliki sistem operasi semi-otomatis yang dapat dioperasikan oleh operator melalui panel kontrol.Perangkat lunak Siemens WinCC mengontrol mesin semi-otomatis di pabrik dalam bentuk representasi grafis visual dari mesin, yang memudahkan pekerjaan operator.Lebih lanjut, penelitian menunjukkan bahwa durasi pemotongan sampel baja profil berbanding lurus dengan volume dimensi produk yang dipotong, sebagaimana ditunjukkan oleh data produk 200 mm x 200 mm x 20 mm dengan durasi pemotongan 6,19 detik.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengoptimalkan sistem kontrol semi-otomatis pada mesin hot saw dengan mengintegrasikan sensor yang lebih canggih untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi pemotongan. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan antara sistem kontrol hot saw yang semi-otomatis dengan sistem yang sepenuhnya otomatis untuk mengevaluasi dampak terhadap produktivitas, kualitas produk, dan biaya operasional. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model prediktif untuk menentukan durasi pemotongan berdasarkan dimensi produk baja profil, yang dapat membantu dalam perencanaan produksi dan penjadwalan yang lebih efektif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kinerja dan daya saing industri baja profil di Indonesia.
| File size | 634.05 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perum DAMRI cabang Lampung. Sampel penelitian ini sebanyak 151 responden. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatifPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perum DAMRI cabang Lampung. Sampel penelitian ini sebanyak 151 responden. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif
STMIK MISTMIK MI Inisiatif ini bertujuan untuk mempromosikan kewirausahaan digital di kalangan siswa sekolah menengah kejuruan dan dapat direplikasi di institusi serupa.Inisiatif ini bertujuan untuk mempromosikan kewirausahaan digital di kalangan siswa sekolah menengah kejuruan dan dapat direplikasi di institusi serupa.
ICJAMBIICJAMBI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran dengan menggunakan alat peraga dan lembar kerja siswa (LKS) terhadap ketuntasan belajarPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran dengan menggunakan alat peraga dan lembar kerja siswa (LKS) terhadap ketuntasan belajar
ARITEKINARITEKIN Latar belakang penelitian ini berawal dari permasalahan rendahnya efisiensi waktu produksi akibat metode kerja yang belum optimal, tata letak area kerjaLatar belakang penelitian ini berawal dari permasalahan rendahnya efisiensi waktu produksi akibat metode kerja yang belum optimal, tata letak area kerja
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA 2) Apa saja kelebihan dan kekurangan asesmen pembelajaran dalam Buku Panduan Guru dan Buku Siswa mata pelajaran Sejarah Kurikulum Merdeka. Penelitian ini2) Apa saja kelebihan dan kekurangan asesmen pembelajaran dalam Buku Panduan Guru dan Buku Siswa mata pelajaran Sejarah Kurikulum Merdeka. Penelitian ini
STTWSTTW Penelitian ini merupakan pengembangan penelitian sebelumnya dengan alat perebusan ecoprint (APEc_1). Alat ini sudah digunakan perusahaan untuk proses produksiPenelitian ini merupakan pengembangan penelitian sebelumnya dengan alat perebusan ecoprint (APEc_1). Alat ini sudah digunakan perusahaan untuk proses produksi
STTWSTTW Pengisian penuh memerlukan kurang dari dua jam, dan kapasitas dapat ditingkatkan dengan menambah baterai sehingga durasi dan kapasitas daya meningkat.Pengisian penuh memerlukan kurang dari dua jam, dan kapasitas dapat ditingkatkan dengan menambah baterai sehingga durasi dan kapasitas daya meningkat.
POLIMDOPOLIMDO Dengan adanya Alat angkat bantu kerja sistim Pnuematik, rasa aman dan nyaman bagi para mekanik dalam bekerja bisa tercapai. Alat angkat bantu kerja sistimDengan adanya Alat angkat bantu kerja sistim Pnuematik, rasa aman dan nyaman bagi para mekanik dalam bekerja bisa tercapai. Alat angkat bantu kerja sistim
Useful /
ARITEKINARITEKIN Temuan ini mengonfirmasi bahwa konsep rumah tumbuh dapat menjadi strategi alternatif hunian berkelanjutan pada kawasan urban yang mengalami keterbatasanTemuan ini mengonfirmasi bahwa konsep rumah tumbuh dapat menjadi strategi alternatif hunian berkelanjutan pada kawasan urban yang mengalami keterbatasan
ARITEKINARITEKIN Dengan adanya hasil penelitian ini dapat diharapkan adanya kebijakan dalam meningkatkan dalam pembangunan wilayah serta kebijakan yang bisa memperbaikiDengan adanya hasil penelitian ini dapat diharapkan adanya kebijakan dalam meningkatkan dalam pembangunan wilayah serta kebijakan yang bisa memperbaiki
ARITEKINARITEKIN Secara keseluruhan, studi ini menegaskan pentingnya inovasi material dalam produksi genteng beton, terutama dengan memanfaatkan limbah sebagai agregatSecara keseluruhan, studi ini menegaskan pentingnya inovasi material dalam produksi genteng beton, terutama dengan memanfaatkan limbah sebagai agregat
SERAMBISERAMBI 2) Implikasinya adalah; a) Pembentukan karakter religius, b) Kurangnya pemikiran dan sikap radikal dari siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa proses2) Implikasinya adalah; a) Pembentukan karakter religius, b) Kurangnya pemikiran dan sikap radikal dari siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa proses