UMGUMG

ENIGMA: Engineering in Green MachineryENIGMA: Engineering in Green Machinery

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses manufaktur roll gilingan tebu menggunakan metode pengecoran logam di PT X. Roll gilingan tebu merupakan komponen utama dalam proses ekstraksi nira sehingga kualitas material dan ketepatan dimensi sangat mempengaruhi kinerja penggilingan di pabrik gula. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi langsung proses produksi, wawancara dengan teknisi, dokumentasi, serta analisis komposisi kimia material menggunakan uji spektrometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses manufaktur meliputi pembuatan pola, pembuatan cetakan pasir, peleburan logam, pengecoran, pendinginan alami selama 7–14 hari, serta proses permesinan yang terdiri dari facing, turning, boring, grooving, drilling, dan finishing. Hasil uji spektrometri pada beberapa sampel menunjukkan bahwa komposisi kimia material pada umumnya telah memenuhi standar FC 20 SP, meskipun terdapat beberapa nilai yang berada mendekati batas toleransi. Proses permesinan yang dilakukan dengan mesin berkapasitas besar dan alat ukur presisi menghasilkan dimensi dan kualitas permukaan roll yang sesuai dengan spesifikasi, sehingga produk yang dihasilkan layak digunakan pada industri gula.

Hasil penelitian menunjukkan proses manufaktur roll gilingan tebu di PT X telah berjalan secara terstruktur dan memenuhi standar teknis industri.Pengendalian komposisi kimia menggunakan mesin spektrometri terbukti mampu menjaga kualitas logam sesuai spesifikasi material FC 20 SP.Tahap permesinan yang meliputi facing, turning, boring, grooving, dan drilling dilakukan menggunakan mesin berkapasitas besar dengan dukungan alat ukur presisi, sehingga diperoleh hasil dimensi akhir yang berada dalam toleransi desain.Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan kontrol kualitas pada proses pengecoran serta permesinan berperan signifikan dalam menghasilkan roll gilingan tebu yang memenuhi standar performa dan siap digunakan dalam industri gula.

Berdasarkan temuan penelitian, studi lanjutan dapat difokuskan pada optimasi komposisi material FC 20 SP dengan penambahan unsur paduan tertentu untuk meningkatkan ketahanan aus dan kekuatan roll gilingan tebu. Selain itu, penelitian mengenai pengaruh variasi parameter proses pengecoran, seperti kecepatan pendinginan dan jenis bahan cetakan, terhadap struktur mikro dan sifat mekanik roll perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas produk. Lebih lanjut, pengembangan sistem pemantauan kondisi roll secara real-time menggunakan sensor dan teknologi Internet of Things (IoT) dapat diimplementasikan untuk memprediksi kerusakan dan mengoptimalkan jadwal perawatan, sehingga mengurangi downtime dan meningkatkan efisiensi operasional pabrik gula.

Read online
File size589.24 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test