PPSDPPPSDP

PPSDP International Journal of EducationPPSDP International Journal of Education

Evaluasi kualitas layanan pendidikan merupakan proses penting untuk menilai sejauh mana sebuah institusi pendidikan mampu memenuhi kebutuhan mahasiswa dan menyediakan layanan yang berkualitas. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi yang konsisten terhadap perbaikan berkelanjutan kualitas layanan pendidikan untuk mencapai kepuasan dan kebutuhan pelanggan, khususnya pada Program Studi D3 Akuntansi Terkomputerisasi, Departemen Akuntansi, Politeknik Negeri Banjarmasin (POLIBAN). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas layanan pendidikan pada program tersebut dengan menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) Matrix. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara harapan dan persepsi terhadap layanan pendidikan pada Program Studi D3 Akuntansi Terkomputerisasi, Departemen Akuntansi, POLIBAN. Penelitian ini memberikan rekomendasi kepada program studi untuk melakukan perbaikan berkelanjutan guna meningkatkan jumlah mahasiswa baru dan kepuasan seluruh pemangku kepentingan.

Penelitian menunjukkan bahwa evaluasi kualitas layanan pendidikan penting untuk menilai kemampuan institusi dalam memenuhi kebutuhan mahasiswa dan memberikan layanan berkualitas, serta terdapat perbedaan signifikan antara harapan dan persepsi layanan pada Program Studi D3 Akuntansi Terkomputerisasi.Berangkat dari temuan tersebut, diberikan rekomendasi perbaikan berkelanjutan pada aspek-aspek dengan selisih terbesar antara harapan dan kinerja, guna meningkatkan kepuasan pemangku kepentingan dan mutu layanan.Dengan perbaikan terus-menerus, diharapkan program dapat meningkatkan jumlah calon mahasiswa baru serta daya saing lulusan dalam dunia kerja atau pendidikan lanjutan.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efek intervensi peningkatan fasilitas laboratorium terhadap kepuasan mahasiswa dan prestasi akademik pada Program Studi D3 Akuntansi Terkomputerisasi, misalnya dengan merancang eksperimen kontrol dan mengukur perubahan persepsi mahasiswa sebelum dan sesudah perbaikan. Selain itu, studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengkaji hubungan antara kepuasan layanan pendidikan selama masa studi dengan tingkat keberhasilan lulusan dalam memperoleh pekerjaan atau melanjutkan pendidikan, sehingga memberikan gambaran dampak jangka panjang dari perbaikan layanan. Penelitian komparatif antara metode Importance Performance Analysis (IPA) dan model SERVQUAL dalam menilai kualitas layanan pendidikan juga patut dipertimbangkan, guna menentukan pendekatan yang paling efektif dalam konteks pendidikan vokasi di Indonesia. Selanjutnya, analisis faktor-faktor eksternal seperti kebijakan pemerintah atau kondisi pasar tenaga kerja dapat dimasukkan dalam model evaluasi untuk memahami pengaruhnya terhadap persepsi kualitas layanan dan minat calon mahasiswa. Semua saran ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi institusi pendidikan dalam merancang strategi peningkatan layanan yang berdampak luas dan berkelanjutan.

  1. Does Service Quality in Education and Training Process Matters? Study of Government’s Human Resource... eriesjournal.com/index.php/eries/article/view/254Does Service Quality in Education and Training Process Matters Study of GovernmentAos Human Resource eriesjournal index php eries article view 254
  2. Independent Curriculum Based Learning Management in Primary School Education Units | PPSDP International... doi.org/10.59175/pijed.v3i1.182Independent Curriculum Based Learning Management in Primary School Education Units PPSDP International doi 10 59175 pijed v3i1 182
  1. #service quality#service quality
  2. #faktor eksternal#faktor eksternal
Read online
File size185.13 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-2Ia
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test