STTABSTTAB

MAN_RAFMAN_RAF

Tulisan ini bertujuan untuk membahas dan menyikapi fenomena persatuan dan kesatuan di Indonesia. Dimana ada banyak peristiwa, pihak atau golongan yang berupaya merongrong persatuan bangsa Indonesia yang fenomenal belakangan ini. Dengan menggali fondasi biblikal teologis diharapkan dapat mengukuhkan dasar-dasar prinsip persatuan Indonesia, untuk menemukan dasar teologis dan diharapkan dapat menarik implikasi serta relevansinya bagi gereja untuk membangun partisipasinya dalam mewujudkan persatuan Indonesia, demi keberlanggengan Indonesia yang Bhineka Tunggal Ika.

Kesatuan yang ditunjukkan Alkitab sebagai model ideal harus menjadi contoh gereja dalam upaya memelihara persatuan bangsa Indonesia.Gereja diharapkan tidak hanya menjadi model, tetapi juga aktif berpartisipasi dalam menangkal konflik melalui prinsip-prinsip kerendahan hati dan kerja sama.Kehadiran gereja harus nyata dalam semua aspek kehidupan, termasuk media sosial, untuk merajut kesatuan dalam keberagaman.

Penelitian lanjutan perlu mengkaji implementasi prinsip-perinsip teologis dalam praktek pelayanan gereja di era digital, khususnya dalam mengelola media sosial untuk mempromosikan harmoni. Studi juga bisa mengeksplorasi peran gereja dalam mediasi konflik antar komunitas berbasis pendekatan rohani, serta dampak pendidikan multikultural berbasis Alkitab dalam memperkuat identitas nasional di kalangan generasi muda.

  1. #pelayanan gereja#pelayanan gereja
  2. #era digital#era digital
Read online
File size368.99 KB
Pages18
Short Linkhttps://juris.id/p-2Hh
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test