INDOJOURNALPMRINDOJOURNALPMR
Indonesian Journal of Physical Medicine and RehabilitationIndonesian Journal of Physical Medicine and RehabilitationPendahuluan: Ketrampilan motorik halus dan bahasa pada anak-anak sindrom Down (SD) memiliki peran penting dalam kemandirian dan partisipasi sosial dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara usia pencapaian ketrampilan motorik halus dan bahasa pada anak-anak dengan SD.. . Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional. Setelah mendapatkan informed consent dari orang tua, dilakukan pemeriksaan terhadap 46 anak SD usia 15-199 bulan. Subyek diperiksa menggunakan tabel milestones motorik halus dan bahasa khusus untuk anak SD; dan tabel weight-age%, length-age%, head circumference-age% untuk anak SD.. . Hasil: Terdapat hubungan yang bermakna antara usia pencapaian ketrampilan motorik halus dan bahasa pada anak-anak dengan SD (p<0,05). Diketahui pula tidak terdapat hubungan bermakna antara weight-age%, length-age%, head circumference-age% dengan usia pencapaian motorik halus dan bahasa pada anak-anak SD (p>0,05).. . Kesimpulan: Stimulasi perkembangan ketrampilan motorik halus diharapkan dapat meningkatkan perkembangan bahasa pada anak SD, dan sebaliknya.
Stimulasi ketrampilan motorik halus diharapkan dapat meningkatkan ketrampilan bahasa, dan sebaliknya, pada anak dengan Sindrom Down.
Penelitian selanjutnya dapat dilakukan secara longitudinal untuk memantau perkembangan usia pencapaian motorik halus dan bahasa pada anak dengan Sindrom Down selama beberapa tahun, sehingga dapat diketahui apakah peningkatan pada satu domain secara konsisten mendahului peningkatan pada domain lainnya. Sebuah studi kohort dapat meneliti pengaruh kondisi komorbid seperti gangguan pendengaran, kelainan jantung bawaan, atau hipotiroidisme terhadap hubungan antara motorik halus dan bahasa, dengan membandingkan kelompok anak yang memiliki atau tidak memiliki kondisi tersebut. Eksperimen intervensi yang membandingkan program stimulasi motorik halus dengan program stimulasi bahasa dapat mengevaluasi efektivitas masing-masing pendekatan dalam meningkatkan kedua keterampilan tersebut, serta mengidentifikasi apakah kombinasi kedua program memberikan manfaat tambahan. Penelitian dapat memperluas sampel dengan melibatkan anak dari berbagai wilayah geografis dan latar belakang sosial‑ekonomi, untuk menilai apakah faktor lingkungan memoderasi hubungan yang ditemukan. Analisis perbedaan gender dalam hubungan motorik‑bahasa dapat dilakukan dengan mengkategorikan data berdasarkan jenis kelamin, guna mengetahui apakah terdapat variasi signifikan antara anak laki‑laki dan perempuan.
| File size | 612.33 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UIJUIJ Adapun hasil yang didapat bahwa penggunaan metode AHE untuk meningkatkan kemampuan membaca anak secara efektif. Metode AHE (Anak Hebat) adalah cara mengajarAdapun hasil yang didapat bahwa penggunaan metode AHE untuk meningkatkan kemampuan membaca anak secara efektif. Metode AHE (Anak Hebat) adalah cara mengajar
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Setelah dilakukan tindakan anak-anak TK Pelita Hati Pulau Payung sudah lebih mudah untuk diberikan kebebasan dalam melakukan kegiatan menganyam, melakukanSetelah dilakukan tindakan anak-anak TK Pelita Hati Pulau Payung sudah lebih mudah untuk diberikan kebebasan dalam melakukan kegiatan menganyam, melakukan
STAI YPBWISTAI YPBWI Dengan demikian, media gambar dan teknik kolase merupakan strategi yang efektif untuk mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini. PenelitianDengan demikian, media gambar dan teknik kolase merupakan strategi yang efektif untuk mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini. Penelitian
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Diare masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, terutama di kalangan anak-anak. Upaya edukasi dini sangat penting untuk meningkatkan pengetahuanDiare masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, terutama di kalangan anak-anak. Upaya edukasi dini sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan
UNARUNAR Ada. Saran bagi TK GPID 1 Palu agar dapat memanfaatkan media bermain plastisin untuk meningkatkan perkembangan motorik halus anak usia preschool di TKAda. Saran bagi TK GPID 1 Palu agar dapat memanfaatkan media bermain plastisin untuk meningkatkan perkembangan motorik halus anak usia preschool di TK
IBRAHIMYIBRAHIMY 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, kekerasan serta eksploitasi terhadap anak dilarang dan pelakunya akan dijatuhi hukuman. Dalam bidang ilmu hukum,35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, kekerasan serta eksploitasi terhadap anak dilarang dan pelakunya akan dijatuhi hukuman. Dalam bidang ilmu hukum,
UIBUUIBU Dibutuhkan suatu inovasi menggunakan bahan alternatif sebagai larvasida alami pengganti temefos. Salah satu tanaman yang bisa digunakan untuk pembuatanDibutuhkan suatu inovasi menggunakan bahan alternatif sebagai larvasida alami pengganti temefos. Salah satu tanaman yang bisa digunakan untuk pembuatan
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Dan hasil luaran ini yaitu Memberikan pengetahuan dan melatih kemampuan dalam memahami, menyeleksi, mengevaluasi diri dan mengembangkan potensi serta memberikanDan hasil luaran ini yaitu Memberikan pengetahuan dan melatih kemampuan dalam memahami, menyeleksi, mengevaluasi diri dan mengembangkan potensi serta memberikan
Useful /
UIJUIJ Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan thariqah samiyyah syafawiyah dengan media Plotagon Story untuk meningkatkan keterampilanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan thariqah samiyyah syafawiyah dengan media Plotagon Story untuk meningkatkan keterampilan
FKPTFKPT Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pendekatan hybrid dapat meningkatkan pemahaman terhadap perilaku konsumen dan mendukung pengambilan keputusan berbasisHasil penelitian ini membuktikan bahwa pendekatan hybrid dapat meningkatkan pemahaman terhadap perilaku konsumen dan mendukung pengambilan keputusan berbasis
IBRAHIMYIBRAHIMY Hal ini memerlukan kolaborasi dan koordinasi terintegrasi antar berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat lokal.Hal ini memerlukan kolaborasi dan koordinasi terintegrasi antar berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat lokal.
PNUPPNUP Program Ipteks didasarkan pada beberapa faktor yang dapat memengaruhi keberhasilan budidaya ikan bandeng dan udang di tambak, yaitu tersedianya kualitasProgram Ipteks didasarkan pada beberapa faktor yang dapat memengaruhi keberhasilan budidaya ikan bandeng dan udang di tambak, yaitu tersedianya kualitas