STAI YPBWISTAI YPBWI

Journal of Early Childhood Education StudiesJournal of Early Childhood Education Studies

Berdasarkan data awal yang diperoleh melalui observasi di RA Ar Raudlah Dusun Tengah Desa Tampojung Tengah Kecamatan Waru Kabupaten Pamekasan, anak mengalami hambatan dalam proses pembelajaran, khususnya dalam pengembangan motorik halus. Salah satu faktor penyebabnya adalah kegiatan pembelajaran yang tidak menarik bagi anak usia dini. Anak yang mengalami hambatan ini menunjukkan kurangnya kreativitas, intelegensi rendah, kesulitan memecahkan masalah, dan komunikasi yang terbatas. Guru berusaha mengatasi hambatan ini dengan kegiatan indoor, yang diharapkan dapat meningkatkan perkembangan motorik halus anak.

Kegiatan indoor memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pengembangan keterampilan motorik halus pada anak usia dini.Keterampilan motorik halus, yang melibatkan koordinasi otot-otot kecil di tangan dan jari serta koordinasi mata dan tangan, merupakan fondasi penting untuk kemampuan menulis dan aktivitas belajar mandiri lainnya.Kegiatan indoor berperan sebagai laboratorium pengembangan motorik halus, memberikan stimulasi terarah dan repetitif melalui permainan edukatif, sehingga membantu meningkatkan ketepatan dan kekuatan otot tangan anak, serta kesiapan mereka untuk pendidikan formal di masa depan.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan metode pembelajaran indoor yang lebih inovatif dan menarik bagi anak usia dini. Selain itu, dapat dilakukan studi komparatif antara kegiatan indoor dan outdoor dalam pengembangan motorik halus anak. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran orang tua dalam mendukung kegiatan indoor di rumah, serta pengaruhnya terhadap perkembangan motorik halus anak. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi lebih dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.

Read online
File size200.92 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test