ISQIISQI

Raqib: Jurnal Studi IslamRaqib: Jurnal Studi Islam

Kehadiran masjid memiliki fungsi vital dalam kehidupan umat Islam. Dalam pemahman sempit masjid seringkali direduksi sekadar sebagai tempat sholat, pada prinsipnya pemahman ini tidak salah dalam kadar tertentu, namun seiring dengan perkembangan zaman masjid bersifat multi fungsi, tidak hanya bertindak sebagai tempat sholat tetapi ragam ibadah lainnya juga rutin digelar di masjid mulai dari zikir, doa, hingga tadarus Al-Quran. Dalam skala yang lebih luas masjid juga memiliki fungsi sosial kemanusiaan yang tidak hanya terkait dengan bencana alam, dalam situasi normal fungsi sosial kemanusiaan dari masjid tetap berjalan. Fungsi sosial kemanusiaan yang terkait bencana misalnya dengan menjadikan masjid sebagai tempat penampungan sementara bagi korban bencana Sementara itu kegiatan donor darah, berbagi sembako, pemeriksaan kesehatan dan lain-lain merupakan fungsi sosial kemanusiaan yang dijalankan masjid di masa normal. Fungsi sosial kemanusiaan yang dijalankan masjid menandakan masjid telah menyatu dengan kehidupan umat, masjid mengambil peran yang lebih besar di tengah masyarakat.

Secara akar historis, masjid memiliki fungsi sosial kemanusiaan.Dalam perjalanan sejarah fungsi sosial kemanusiaan tersebut cenderung terlupakan, akibatnya fungsi masjid direduksi hanya sebagai tempat sholat.Mustahil untuk menghilangkan fungsi sosial kemanusiaan yang melekat pada masjid mengingat masjid lahir di tengah kehidupan masyarakat dengan segala kompleksitas sosialnya.Dibutuhkan ikhtiar serius untuk menggalakkan kembali fungsi sosial kemanusiaan masjid secara menyeluruh.

Berdasarkan kajian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan antara lain: pertama, penelitian mendalam mengenai efektivitas program sosial kemanusiaan yang telah dijalankan masjid di berbagai daerah, dengan fokus pada indikator keberhasilan yang terukur dan partisipasi aktif masyarakat. Kedua, studi komparatif mengenai peran masjid dalam penanganan isu-isu sosial terkini seperti kemiskinan, pengangguran, dan radikalisme, dengan membandingkan pendekatan yang diterapkan di berbagai negara dengan mayoritas penduduk muslim. Ketiga, penelitian kualitatif yang mengeksplorasi persepsi dan pengalaman masyarakat terhadap peran masjid dalam kehidupan sosial, dengan menggunakan metode wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Ketiga saran ini saling terkait dan dapat saling memperkaya, sehingga penelitian lanjutan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai potensi dan tantangan masjid dalam menjalankan fungsi sosial kemanusiaan di era globalisasi.

  1. #aktif masyarakat#aktif masyarakat
  2. #fungsi sosial#fungsi sosial
Read online
File size337.86 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-2FV
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test