SASTRA UNESSASTRA UNES
Jurnal Ilmiah Pendidikan ScholasticJurnal Ilmiah Pendidikan ScholasticThis research explores the use of slang by Alpha Generation on TikTok, focusing on content from creators @DamonSharpe, @KarenWazen, and @LearnWithPari, analyzed between December 1st-18th, 2024. Employing a descriptive qualitative approach, the research identifies and classifies 63 slang terms based on Allan and Burridges (2006) framework, categorizing them into five types: Fresh and Creative (52 terms, e.g., Sigma, Rizz), Clipping (4 terms, e.g., Sus, Fit), Flippant (4 terms, e.g., Fanum Tax), Acronym (2 terms, e.g., GOAT, FR), and Imitative (1 term, e.g., Finna). The study also examines their meanings and social functions, including addressing, initiating relaxed conversation, expressing impressions, and conveying emotions like anger or intimacy. Data were collected through observation, screenshots, and analysis of videos, with meanings derived from online sources and creator content. Findings highlight TikToks role as a dynamic platform for linguistic innovation, reflecting Alpha generation cultural and social identities. The predominance of Fresh and Creative slang underscores their creativity, while the varied functions illustrate slangs role in fostering community and identity. This research offers insights into digital language evolution and suggests future studies explore slang across platforms and incorporate quantitative methods for broader sociolinguistic understanding.
This research successfully identified and categorized 63 slang terms used by Alpha Generation content creators on TikTok, revealing the platforms significant role in linguistic innovation.The study highlighted the prevalence of Fresh and Creative slang, demonstrating the generations linguistic creativity and its impact on digital communication.Ultimately, the findings underscore the importance of understanding evolving slang to bridge generational gaps and gain insights into the cultural and social identities of the Alpha Generation.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengkaji evolusi slang dari generasi Alpha di berbagai platform media sosial, seperti Instagram, YouTube, dan Snapchat, guna memahami variasi penggunaan dan konteksnya. Selain itu, studi longitudinal dapat dilakukan untuk melacak adopsi, modifikasi, atau kepunahan istilah-istilah slang ini seiring waktu, sehingga memberikan pemahaman yang lebih baik tentang daya tahan budaya mereka. Untuk memperluas pemahaman tentang dampak sosiolinguistiknya, penelitian mendatang dapat menggabungkan metode kuantitatif, seperti survei atau analisis korpus, untuk memvalidasi prevalensi dan spesifisitas demografis istilah-istilah ini. Dengan demikian, penelitian ini akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang bagaimana slang digunakan dan memengaruhi interaksi sosial di kalangan generasi Alpha, serta memberikan wawasan berharga bagi para profesional bahasa dan pendidik dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih relevan dan menarik.
| File size | 354.41 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALASPIKOMJURNALASPIKOM Penelitian ini menganalisis pentingnya pendidikan komunikasi digital dalam meningkatkan literasi informasi pemilihan dan keterampilan berpikir kritis bagiPenelitian ini menganalisis pentingnya pendidikan komunikasi digital dalam meningkatkan literasi informasi pemilihan dan keterampilan berpikir kritis bagi
STIK KENDALSTIK KENDAL This generation is growing in rapid technological developments, which are prone to cause adverse impacts due to excessive use of gadgets. The method usedThis generation is growing in rapid technological developments, which are prone to cause adverse impacts due to excessive use of gadgets. The method used
UNIRAYAUNIRAYA Teknik pengumpulan data adalah teknik angket, dokumen-dokumen seperti buku, jurnal dan foto. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresiTeknik pengumpulan data adalah teknik angket, dokumen-dokumen seperti buku, jurnal dan foto. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi
DEPHUBDEPHUB Metode penelitian kualitatif yang menggunakan analisis data sekunder digunakan untuk mengkaji tantangan utama keselamatan, solusi teknologi, strategi inovasi,Metode penelitian kualitatif yang menggunakan analisis data sekunder digunakan untuk mengkaji tantangan utama keselamatan, solusi teknologi, strategi inovasi,
KOMPETIFKOMPETIF Sampel yang diambil dalam penelitian ini berjumlah 61 orang yang sedang mengurus KTP di Kantor Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar. PelayananSampel yang diambil dalam penelitian ini berjumlah 61 orang yang sedang mengurus KTP di Kantor Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar. Pelayanan
UNIPOLUNIPOL Selama ini pengolahan data barang inventaris Kantor Camat Marioriwawo Kabupaten Soppeng belum menggunakan suatu aplikasi komputer yang khusus untuk mengolahSelama ini pengolahan data barang inventaris Kantor Camat Marioriwawo Kabupaten Soppeng belum menggunakan suatu aplikasi komputer yang khusus untuk mengolah
UNIRAYAUNIRAYA Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah Y = 217.636.758,822 0,026X e. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh modal sendiri terhadap sisaHasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah Y = 217.636.758,822 0,026X e. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh modal sendiri terhadap sisa
UMAUMA Tetapi walaupun demikian masyarakat masih menginginkan adanya perbaikan kualitas dalam pelaksanaan pelayanan. Faktor yang mempengaruhi kinerja aparat kantorTetapi walaupun demikian masyarakat masih menginginkan adanya perbaikan kualitas dalam pelaksanaan pelayanan. Faktor yang mempengaruhi kinerja aparat kantor
Useful /
UNIRAYAUNIRAYA Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai di Kantor Kecamatan Fanayama KabupatenPenelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai di Kantor Kecamatan Fanayama Kabupaten
UNIRAYAUNIRAYA Dalam penelitian ini diperoleh persamaan regresi linear berganda yaitu: Y= -2. 773 0,719X1 0,507X2 dan diperoleh nilai Fhitung (33.839) > Ftabel (3,354)Dalam penelitian ini diperoleh persamaan regresi linear berganda yaitu: Y= -2. 773 0,719X1 0,507X2 dan diperoleh nilai Fhitung (33.839) > Ftabel (3,354)
ISASISAS Pengujian fingerprint dilakukan oleh 2 pengguna, persentasenya 95% dari 20x uji. Pengujian face recognition berdasarkan jarak dilakukan dengan 3 resolusi.Pengujian fingerprint dilakukan oleh 2 pengguna, persentasenya 95% dari 20x uji. Pengujian face recognition berdasarkan jarak dilakukan dengan 3 resolusi.
ISASISAS Data yang diperoleh dari sensor tersebut dikirim ke platform IoT untuk diproses dan dianalisis secara real-time. Penelitian ini berhasil mengembangkanData yang diperoleh dari sensor tersebut dikirim ke platform IoT untuk diproses dan dianalisis secara real-time. Penelitian ini berhasil mengembangkan