ISASISAS

Journal of Applied Smart Electrical Network and SystemsJournal of Applied Smart Electrical Network and Systems

Saat ini sebagian besar loker menggunakan kunci atau password untuk keamanannya. Hal tersebut berisiko tinggi untuk hilang. Kunci yang dimiliki seseorang mudah diduplikasi orang lain, sehingga keamanannya sangat rendah. Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya kehilangan barang dibutuhkan sistem yang dapat mengamankan loker dengan fingerprint dan face recognition. Kemudian loker dapat terbuka apabila sidik jari dan wajah pengguna sesuai dengan data yang didaftarkan serta terdapat informasi yang dikirimkan kepada pengguna melalui aplikasi di smartphone. Pengujian fingerprint dilakukan oleh 2 pengguna, persentasenya 95% dari 20x uji. Pengujian face recognition berdasarkan jarak dilakukan dengan 3 resolusi. Resolusi HQVGA 240 x 176 dengan jarak 5-60 cm persentasenya 57% dari 35x uji. Resolusi QVGA 320 x 240 dengan jarak 5-70 cm persentasenya 62,5% dari 40x uji. Resolusi CIF 400 x 296 dengan jarak 5-70 cm persentasenya 65% dari 40x uji. Pengujian face recognition berdasarkan waktu dilakukan pada waktu pagi, siang, dan malam. Waktu pagi hari persentasenya 60% dari 5x uji. Waktu siang hari persentasenya 100% dari 5x uji. Waktu malam hari persentasenya 80% dari 5x uji. Untuk pengujian keseluruhan, dapat diambil kesimpulan bahwa sistem keamanan ini berhasil digunakan dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari karena bisa menjaga privasi pengguna dan bisa mengawasi keadaan loker. Jadi apabila pengguna tidak mempunyai 2 akses yang valid, maka loker tersebut tidak akan terbuka. Kemudian sistem akan mengirimkan informasi kepada pengguna yang terdaftar dan melakukan penyewaan loker melalui aplikasi di smartphone.

Sistem keamanan ini menunjukkan keberhasilan 95% saat melakukan pengujian keakurasian sidik jari dengan rincian 19 kali terdeteksi dan 1 kali tidak terdeteksi.Sistem keamanan ini menunjukkan keberhasilan 57% pada resolusi HQVGA 240 x 176, 62,5% pada resolusi QVGA 320 x 240, dan 65% pada resolusi CIF 400 x 296 saat melakukan pengujian kamera berdasarkan jarak.Jarak yang optimal untuk melakukan pengujian kamera kisaran antara 30-40 cm dan resolusi yang paling baik digunakan yaitu resolusi CIF 400 x 296.Waktu yang tepat untuk melakukan pengujian kamera yaitu dengan kondisi ruangan yang memiliki nilai sekitar 2000-3000 lux.

Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan pengembangan sistem keamanan loker dengan menggabungkan teknologi face recognition dan fingerprint secara lebih mendalam. Misalnya, dengan menggunakan algoritma pengenalan wajah yang lebih canggih dan akurat, serta meningkatkan keamanan data sidik jari dengan enkripsi yang lebih kuat. Selain itu, penelitian dapat fokus pada peningkatan efisiensi dan akurasi sistem, serta mengintegrasikan sistem dengan platform manajemen loker yang lebih komprehensif. Dengan demikian, sistem keamanan loker dapat menjadi lebih andal dan mudah digunakan dalam berbagai aplikasi, seperti di kantor, sekolah, atau fasilitas publik lainnya.

Read online
File size643.62 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test