UMIUMI

METHOTIKA : Jurnal Ilmiah Teknik InformatikaMETHOTIKA : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika

Di Balai Besar Pengawas Obat Dan Makanan Di Medan, proses penghitungan tunjangan kinerja pegawai masih dilakukan secara manual oleh petugas pengelola absen. Data hadir pegawai diperoleh dari hasil absensi manual melalui mesin absensi (finger print), kemudian diekspor ke program Microsoft Excel. Sistem ini memiliki beberapa kekurangan seperti membutuhkan waktu lama dalam mendapatkan data dan mungkin terjadi kesalahan dalam input proses. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem aplikasi yang terkomputerisasi secara otomatis dalam penghitungan dan pembuatan laporan. Aplikasi ini dibuat dengan menggunakan web dan android, di mana web didesain dengan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL, sedangkan android dibangun dengan aplikasi Android Studio. Setelah pengujian dilakukan, dapat disimpulkan bahwa sistem informasi perhitungan tunjangan kinerja pegawai berjalan dengan baik, namun masih ada beberapa kelemahan yang perlu diperbaiki. Aplikasi ini membantu proses pencatatan dan perhitungan tunjangan kinerja sehingga mempercepat pembuatan laporan tunjangan kinerja pegawai yang tepat dan akurat.

Pembuatan aplikasi berbasis web dan android telah dapat dipergunakan sebagai perangkat untuk mendata kehadiran pegawai, membuat laporan absensi/tunjangan kinerja per bulan, dan mengirimkan notifikasi kepada pegawai mengenai besaran persentase potongan bulanan dan tunjangan kinerja yang diterima per bulan dalam rupiah.Aplikasi absensi berbasis web dan android yang dibangun lebih baik dibandingkan sistem manual sebelumnya yang membutuhkan ketelitian dan menghindari kesalahan di tingkat human error.Dengan adanya kemudahan fasilitas dalam aplikasi dapat meningkatkan kinerja petugas pengelolaan sistem absensi, serta mempermudah admin atau pimpinan dalam memantau kehadiran tiap pegawai baik setiap departemen maupun keseluruhan di waktu yang ditentukan.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengintegrasian sistem absensi dengan teknologi real-time seperti GPS untuk memastikan kehadiran pegawai secara akurat. Selain itu, pengembangan fitur keamanan data dengan enkripsi lebih kuat dapat dilakukan untuk melindungi informasi sensitif seperti data kepegawaian. Terakhir, penelitian juga bisa mengeksplorasi penggunaan AI dalam analisis pola kehadiran pegawai untuk membantu manajemen dalam pengambilan keputusan operasional.

  1. OSF. osf doi.org/10.31227/osf.io/bhj5qOSF osf doi 10 31227 osf io bhj5q
Read online
File size442.43 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test