UNKLABUNKLAB

CogITo Smart JournalCogITo Smart Journal

Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) Mengetahui tingkat penggunaan media pembelajaran video oleh guru di dalam kelas. (2) Mengetahui tingkat motivasi belajar siswa di dalam kelas. (3) Mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara media pembelajaran video dan motivasi belajar siswa kelas V SD Advent Tikala. Penelitian ini menggunakan angket yang diadaptasi dari Adrianus (2012) berdasarkan teori Djamarah (1995) berjumlah 16 butir, sedangkan teori motivasi belajar diadopsi dari Adrianus (2012) berdasarkan teori Sardiman (2008) berjumlah 26 butir pertanyaan. Dengan dua variabel yaitu: media pembelajaran video sebagai variabel bebas dan motivasi belajar siswa sebagai variabel terikat. Penelitian ini melibatkan 80 responden yaitu siswa kelas V dengan menggunakan Convenience Sampling Method sebagai metode pengumpulan data. Berdasarkan data yang telah dikumpulkan dan diuji secara statistik, diperoleh bahwa tingkat penggunaan media pembelajaran video berada pada kategori tinggi dengan mean score = 3,65, sedangkan motivasi belajar siswa berada pada kategori sangat tinggi dengan mean score = 4,76. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara media pembelajaran video dengan motivasi belajar siswa.

Tingkat penggunaan media pembelajaran video berada pada kategori tinggi dengan mean score 3,65, yang menunjukkan bahwa media tersebut membantu siswa dalam memperoleh informasi, memahami materi, dan mengingat pelajaran.Motivasi belajar siswa berada pada kategori sangat tinggi dengan mean score 4,76, yang tercermin dari kesiapan belajar, ketekunan mengerjakan tugas, dan minat terhadap materi pelajaran.Terdapat hubungan signifikan antara penggunaan media pembelajaran video dan motivasi belajar siswa, sehingga dapat disimpulkan bahwa media video mampu meningkatkan motivasi belajar siswa di kelas.

Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh penggunaan video pembelajaran interaktif dibandingkan dengan video pasif terhadap peningkatan motivasi belajar siswa di sekolah dasar, untuk mengetahui apakah fitur interaksi seperti kuis atau navigasi mandiri lebih mampu mempertahankan minat belajar. Kedua, perlu dikaji dampak durasi dan frekuensi penayangan video pembelajaran terhadap retensi materi dan tingkat motivasi jangka panjang siswa, agar guru dapat menentukan pola penggunaan video yang paling efektif dalam pembelajaran sehari-hari. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi perbedaan respons motivasi belajar antara siswa dengan latar belakang keluarga berbeda terhadap penggunaan video pembelajaran, mengingat peran lingkungan keluarga dalam mendukung pembelajaran, sehingga dapat dirancang strategi personalisasi media yang sesuai dengan kebutuhan sosial dan emosional siswa.

  1. #hasil belajar siswa#hasil belajar siswa
  2. #augmented reality#augmented reality
Read online
File size274.83 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-2yr
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test