UNKLABUNKLAB
CogITo Smart JournalCogITo Smart JournalKomisi Pemilihan Umum merupakan lembaga independen yang menyelenggarakan kegiatan pemilihan umum kepala daerah secara langsung di Indonesia. Dalam proses pemilihan calon panitia pemilihan kecamatan diatur berdasarkan PKPU RI nomor 3 Tahun 2018. Proses pemilihan anggota panitia pemilihan kecamatan dilakukan berdasarkan proses seleksi administrasi dan tes tertulis. Namun, proses saat ini dilaksankan secara konvensional, yaitu melalui verifikasi berkas administrasi dan menjawal soal seputar tentang pemilukada. Kemudian akan dilakukan penilaian, dan pada hasil akhir ditetapkan nama calon anggota PPK. Untuk mendukung proses seleksi yang tepat dan akurat, maka diperlukan analisa perbandingan menggunakan metode SAW dan WASPAS untuk seleksi anggota PPK. Tujuan dilakukan analisa perbandingan adalah untuk mengetahui hasil seleksi yang tepat dan akurat agar dapat membantu level pengambil keputusan dalam menetapkan anggota panitia pemilihan kecamatan dan juga dapat membantu memberikan informasi hasil seleksi yang lebih objektif kepada calon PPK.
Dari hasil analisa perbandingan, dapat disimpulkan bahwa diperoleh hasil perangkingan terbaik menggunakan metode SAW adalah alternatif terbaik yaitu pada V1 dengan nilai preferensi tertinggi, yaitu 0,9255.Sedangkan pada metode WASPAS, nilai total kepentingan alternatif tertinggi pada Q1 yaitu 0,9202.Hasil perangkingan dengan menggunakan metode SAW dan WASPAS merekomendasikan 5 anggota panitia pemilihan kecamatan dengan nilai tertinggi berdasarkan 10 alternatif, yaitu alternatif 1, 8, 5, 3, dan 10.
Untuk mengembangkan penelitian ini, dapat dibangun sebuah sistem pendukung keputusan yang mampu mengelolah sistem seleksi data calon anggota PPK dari semua kecamatan di Kabupaten Musi Rawas. Sistem ini dapat membantu pengambil keputusan, khususnya KPU Kabupaten Musi Rawas, dalam melakukan seleksi anggota panilia pemilihan kecamatan yang efektif dan efisien. Selain itu, perlu ditambahkan kriteria wawancara sebagai komponen penilaian dalam proses seleksi agar dapat menghasilkan perangkingan yang lebih tepat dan sesuai dengan kebutuhan pihak pengambil keputusan.
| File size | 490.24 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
KHARISMAKHARISMA Implementasi sistem dilakukan pada platform berbasis mobile menggunakan framework Laravel dan Flutter. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode SAW menghasilkanImplementasi sistem dilakukan pada platform berbasis mobile menggunakan framework Laravel dan Flutter. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode SAW menghasilkan
UMUSUMUS Mahasiswa sering mengalami tekanan dari aspek akademik, sosial, dan pribadi yang dapat menyebabkan gangguan mental seperti depresi. Jika tidak ditangani,Mahasiswa sering mengalami tekanan dari aspek akademik, sosial, dan pribadi yang dapat menyebabkan gangguan mental seperti depresi. Jika tidak ditangani,
UNBINUNBIN Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan Metode Simple Additive Weighting (SAW) dalam merekomendasikan pengangkatan karyawan tetap di YPI Ar-Rohman. KriteriaPenelitian ini bertujuan untuk menerapkan Metode Simple Additive Weighting (SAW) dalam merekomendasikan pengangkatan karyawan tetap di YPI Ar-Rohman. Kriteria
STAI AL-HIDAYAHSTAI AL-HIDAYAH Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model interaktif Miles & Huberman, dengan siklus yang dimulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajianAnalisis data dalam penelitian ini menggunakan model interaktif Miles & Huberman, dengan siklus yang dimulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA 20% dan pada Tahun 2018 sebesar 9. 10%. Prevalensi perokok usia >15 Tahun yaitu sebesar 62. 9% pada laki-laki dan sebesar 5. 8% pada perempuan. Perlu adanya20% dan pada Tahun 2018 sebesar 9. 10%. Prevalensi perokok usia >15 Tahun yaitu sebesar 62. 9% pada laki-laki dan sebesar 5. 8% pada perempuan. Perlu adanya
UNIPOLUNIPOL Sistem pendukung keputusan penerimaan calon siswa baru dengan algoritma SMART dapat membantu proses pengambilan keputusan menjadi lebih analitik, cepat,Sistem pendukung keputusan penerimaan calon siswa baru dengan algoritma SMART dapat membantu proses pengambilan keputusan menjadi lebih analitik, cepat,
UNPAMUNPAM Metode SAW (Simple Additive Weighting) dapat berguna dalam sistem penialaian kinerja di Polsek Sawah Besar karena metode ini memiliki tingkat akurasi penilaianMetode SAW (Simple Additive Weighting) dapat berguna dalam sistem penialaian kinerja di Polsek Sawah Besar karena metode ini memiliki tingkat akurasi penilaian
Useful /
UNBINUNBIN Penelitian ini sudah dilakukan pengujian diantaranya uji ahli dengan nilai persentase kelayakan sebesar 100% yang artinya sistem dapat dikembangkan, sertaPenelitian ini sudah dilakukan pengujian diantaranya uji ahli dengan nilai persentase kelayakan sebesar 100% yang artinya sistem dapat dikembangkan, serta
MDPMDP Metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus digunakan, pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama pendampinganMetode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus digunakan, pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama pendampingan
KKPKKP Pada penelitian ini, prevalensi WSSV adalah 30 % (6/20) dan IMNV 20 % (4/20), sedangkan pada PL 40 % (2/5). Sampel di Sulawesi Selatan (Takalar)Pada penelitian ini, prevalensi WSSV adalah 30 % (6/20) dan IMNV 20 % (4/20), sedangkan pada PL 40 % (2/5). Sampel di Sulawesi Selatan (Takalar)
KKPKKP Industri budidaya ikan lele Afrika (Clarias gariepinus) di Indonesia terdampak oleh biaya pakan yang tinggi selama fase pertumbuhan, sehingga menghasilkanIndustri budidaya ikan lele Afrika (Clarias gariepinus) di Indonesia terdampak oleh biaya pakan yang tinggi selama fase pertumbuhan, sehingga menghasilkan