UNTAGUNTAG
DIA: Jurnal Administrasi PublikDIA: Jurnal Administrasi PublikPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan kinerja pelayanan administrasi di Disdukcapil Kota Samarinda serta mengetahui dan menggambarkan faktor pendukung dan penghambat dalam kinerja pelayanan administrasi di Disdukcapil Kota Samarinda. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pelayanan administrasi di Kantor Populasi Kota Samarinda diketahui dari beberapa hal. Pertama, produktivitas, di mana setiap hari selalu ada orang yang mengurus administrasi kependudukan di Kantor Populasi Kota Samarinda. Disdukcapil Samarinda berkomitmen penuh sehingga menyelesaikan pelayanan sesuai dengan tempo yang ada. Kedua adalah kualitas pelayanan di mana Disdukcapil Kota Samarinda melakukan upaya penuh sehingga memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat. Pelayanan administrasi kependudukan Kantor Populasi Kota Samarinda termasuk dalam kategori sangat baik. Hal ini berdasarkan penilaian dari pemerintah pusat. Ketiga adalah responsivitas, di mana masyarakat Kota Samarinda memberikan respons positif terhadap pelayanan administrasi di Disdukcapil Kota Samarinda. Keempat, akuntabilitas di mana pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Populasi Kota Samarinda dilaksanakan sesuai dengan prinsip pelayanan publik yang terdiri dari transparansi, akuntabilitas, bersyarat, partisipatif, hak yang sama, dan keseimbangan hak dan kewajiban. Kelima adalah akuntabilitas, di mana pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Populasi Kota Samarinda merujuk pada Surat Keputusan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Samarinda Nomor: 470/13.b/100.16 tentang Penentuan Standar Pelayanan atas Jenis-jenis Pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Samarinda. Kebijakan tersebut dianggap konsisten. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa faktor pendukung dalam kinerja pelayanan administrasi di Disdukcapil Kota Samarinda adalah respons dari masyarakat untuk mengurus pelayanan administrasi di Disdukcapil Kota Samarinda. Sementara itu, faktor penghambat dalam kinerja pelayanan administrasi di Kantor Populasi Kota Samarinda terdiri dari jam buka pelayanan yang tidak sesuai dengan jam pelayanan yang ada.
Secara garis besar, kinerja pelayanan administrasi di Disdukcapil Kota Samarinda dikategorikan baik dan dalam kategori sangat baik di mana setiap hari selalu ada masyarakat yang mengurus administrasi, Disdukcapil juga selalu berupaya memberikan pelayanan yang berkualitas dan setara berdasarkan prinsip pelayanan, hal ini membuat masyarakat memberikan respons positif.Dalam hal kinerja masing-masing bidang di Disdukcapil cukup baik dan realisasi kinerja sesuai dengan target dan bahkan beberapa melebihi target, hanya saja ada beberapa bidang yang tidak sesuai dengan realisasi kerja dengan target kerja, sehingga perlu dilakukan evaluasi untuk meningkatkan kinerja masing-masing bidang.Faktor pendukung dalam kinerja pelayanan administrasi di Disdukcapil Kota Samarinda, yaitu respons dari masyarakat untuk mengurus pelayanan administrasi di Disdukcapil Kota Samarinda.Faktor penghambat dalam kinerja pelayanan administrasi di Disdukcapil Kota Samarinda terdiri dari.jam buka pelayanan yang tidak sesuai dengan jam pelayanan yang ada.
Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan antara lain: Pertama, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas pelatihan peningkatan kompetensi bagi petugas Disdukcapil, khususnya dalam hal penguasaan teknologi informasi, untuk memastikan pelayanan yang lebih cepat dan akurat. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengukur dampak dari penerapan sistem antrean elektronik terhadap kepuasan masyarakat dan efisiensi operasional Disdukcapil. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam persepsi dan pengalaman masyarakat terkait dengan proses pelayanan administrasi, sehingga dapat memberikan masukan untuk perbaikan layanan yang lebih berpusat pada kebutuhan masyarakat. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan Disdukcapil dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan administrasi, mengoptimalkan penggunaan teknologi, dan memastikan kepuasan masyarakat sebagai tujuan utama pelayanan publik.
- Population administration service satisfaction in Lima Puluh Kota District, West Sumatera | Jurnal Perspektif... doi.org/10.22437/ppd.v8i5.10104Population administration service satisfaction in Lima Puluh Kota District West Sumatera Jurnal Perspektif doi 10 22437 ppd v8i5 10104
- Pengaruh Disiplin Kerja Dan Pelayanan Pegawai Terhadap Kepuasan Masyarakat Pada Kantor Kelurahan Klamana... doi.org/10.32493/j.perkusi.v1i4.13382Pengaruh Disiplin Kerja Dan Pelayanan Pegawai Terhadap Kepuasan Masyarakat Pada Kantor Kelurahan Klamana doi 10 32493 j perkusi v1i4 13382
| File size | 228.02 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALITPJURNALITP Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan jumlah responden yang lebih besar dan menggunakan metode analisis yang lebih mendalam agar diperoleh gambaranPenelitian selanjutnya disarankan melibatkan jumlah responden yang lebih besar dan menggunakan metode analisis yang lebih mendalam agar diperoleh gambaran
LPPM UNASMANLPPM UNASMAN Implementasi PATEN di Kabupaten Polewali Mandar telah menunjukkan kemajuan dalam desentralisasi pelayanan publik, namun masih menghadapi berbagai kendalaImplementasi PATEN di Kabupaten Polewali Mandar telah menunjukkan kemajuan dalam desentralisasi pelayanan publik, namun masih menghadapi berbagai kendala
JOURNALCENTERJOURNALCENTER Dengan adanya digitalisasi proses administrasi surat, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dalam pencatatan dan distribusi dokumen, mempercepat pencarianDengan adanya digitalisasi proses administrasi surat, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dalam pencatatan dan distribusi dokumen, mempercepat pencarian
LAKASPIALAKASPIA Pembagian tugas berdasarkan tugas pokok dan fungsi masing-masing tenaga kependidikan mampu menciptakan kejelasan peran dan tanggung jawab, sehingga pekerjaanPembagian tugas berdasarkan tugas pokok dan fungsi masing-masing tenaga kependidikan mampu menciptakan kejelasan peran dan tanggung jawab, sehingga pekerjaan
YAYASANBHZYAYASANBHZ Hasil penelitian menjelaskan perceraian bagi pasangan beragama Islam hanya sah apabila dilakukan melalui putusan Pengadilan Agama. Namun demikian, dalamHasil penelitian menjelaskan perceraian bagi pasangan beragama Islam hanya sah apabila dilakukan melalui putusan Pengadilan Agama. Namun demikian, dalam
STIAPEMBANGUNANPALUSTIAPEMBANGUNANPALU Informan dalam penelitian ini adalah Kepala Bidang kasus kekerasan anak, staf pelayanan, dan operator data sebagai pihak yang berperan langsung dalam prosesInforman dalam penelitian ini adalah Kepala Bidang kasus kekerasan anak, staf pelayanan, dan operator data sebagai pihak yang berperan langsung dalam proses
UNTAGUNTAG Terry. Tujuannya adalah untuk mendeskripsikan peraturan kerjasama, metode kegiatan, kesiapan sumber daya manusia, dan ketersediaan fasilitas infrastrukturTerry. Tujuannya adalah untuk mendeskripsikan peraturan kerjasama, metode kegiatan, kesiapan sumber daya manusia, dan ketersediaan fasilitas infrastruktur
UNTAGUNTAG Oleh karena itu, manajemen kinerja aparatur merupakan hal penting sebagai tolok ukur pencapaian tujuan organisasi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisisOleh karena itu, manajemen kinerja aparatur merupakan hal penting sebagai tolok ukur pencapaian tujuan organisasi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis
Useful /
JURNALITPJURNALITP Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem manajemen alur kerja berbasis web pada kantor notaris menggunakan Laravel Framework.Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem manajemen alur kerja berbasis web pada kantor notaris menggunakan Laravel Framework.
JURNALITPJURNALITP Subjek yang terlibat adalah mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi di Universitas Aisyah Pringsewu yang sedang memprogram mata kuliahSubjek yang terlibat adalah mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi di Universitas Aisyah Pringsewu yang sedang memprogram mata kuliah
UNTAGUNTAG The village government in managing village funds Law Number 6 of 2014 concerning villages is a product of the reform era which became the initial formThe village government in managing village funds Law Number 6 of 2014 concerning villages is a product of the reform era which became the initial form
STIAMISTIAMI Kota Administrasi Jakarta Selatan memiliki 6 sektor yang menjadi basis ekonomi, yaitu sektor informasi dan komunikasi, jasa keuangan dan asuransi, jasaKota Administrasi Jakarta Selatan memiliki 6 sektor yang menjadi basis ekonomi, yaitu sektor informasi dan komunikasi, jasa keuangan dan asuransi, jasa