STIAMISTIAMI

Majalah Ilmiah BijakMajalah Ilmiah Bijak

Suatu perusahaan memiliki tujuan jangka panjang untuk mengoptimalkan nilai perusahaan. Nilai perusahaan tercermin dari harga sahamnya. Dalam proses maksimalisasi nilai perusahaan, manajemen dapat menerapkan tiga kebijakan, yaitu kebijakan pembiayaan/pendanaan, investasi, dan dividen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keputusan investasi, keputusan pendanaan, dan kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan pada bank yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama periode 2015‑2019. Data yang digunakan bersifat sekunder dan populasi mencakup seluruh bank yang terdaftar pada IDX dalam periode tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif signifikan keputusan investasi terhadap nilai perusahaan dengan nilai probabilitas 0,0006; terdapat pengaruh positif signifikan keputusan pendanaan terhadap nilai perusahaan dengan nilai probabilitas 0,0193; terdapat pengaruh signifikan kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan dengan nilai probabilitas 0,0058; serta terdapat efek mediasi signifikan kebijakan dividen pada hubungan antara keputusan investasi dan nilai perusahaan serta pada hubungan antara keputusan pendanaan dan nilai perusahaan.

Penelitian ini menemukan bahwa keputusan investasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai probabilitas 0,0006.Selain itu, keputusan pendanaan dan kebijakan dividen masing‑masing juga memberikan pengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan dengan nilai probabilitas 0,0193 dan 0,0058.Kebijakan dividen juga berperan sebagai variabel mediasi yang signifikan pada hubungan antara keputusan investasi maupun pendanaan dengan nilai perusahaan.

Penelitian selanjutnya dapat memperluas kajian dengan menguji pengaruh keputusan investasi, pendanaan, dan kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan pada sektor selain perbankan, seperti industri manufaktur, energi, atau jasa, untuk mengetahui apakah temuan serupa berlaku secara lintas sektor dan mengidentifikasi karakteristik sektor yang memoderasi hubungan tersebut. Selanjutnya, peneliti dapat menambahkan variabel makroekonomi seperti inflasi, suku bunga, nilai tukar, dan pertumbuhan Produk Domestik Bruto sebagai moderator atau variabel kontrol, guna mengevaluasi bagaimana kondisi ekonomi makro mempengaruhi kekuatan dan arah hubungan antara keputusan keuangan dan nilai perusahaan dalam periode yang lebih dinamis. Selain itu, studi lanjutan dapat menggunakan ukuran nilai perusahaan yang berbeda, misalnya Tobins Q, nilai pasar total, atau nilai ekonomis, serta menerapkan pendekatan non‑linear atau model dinamis panel untuk mengidentifikasi kemungkinan adanya ambang batas, efek kuadratik, atau perubahan struktural dalam hubungan antara keputusan investasi, pendanaan, kebijakan dividen, dan nilai perusahaan. Penelitian juga dapat memperpanjang rentang waktu data hingga mencakup periode pasca‑2020, termasuk dampak pandemi COVID‑19, sehingga dapat menguji ketahanan model empiris terhadap guncangan eksternal yang signifikan. Akhirnya, penggunaan metode kuantitatif yang dipadukan dengan analisis kualitatif, seperti wawancara dengan manajer keuangan, dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang mekanisme internal kebijakan dividen sebagai mediator serta praktik implementasi keputusan investasi dan pendanaan di perusahaan.

  1. #keputusan investasi#keputusan investasi
  2. #kebijakan dividen#kebijakan dividen
Read online
File size447.34 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-2uo
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test