UNWIRUNWIR
Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra IndonesiaBahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra IndonesiaPenelitian ini dilandasi oleh pemikiran bahwa paribahasa Sunda merupakan warisan budaya pemiliknya, yaitu masyarakat Sunda, yang penuh dengan makna yang terkandung di dalamnya dan harus dilestarikan serta digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Paribahasa Sunda merupakan salah satu warisan budaya nusantara, yang merupakan bahasa perbandingan yang menjadi perlambang kehidupan manusia, dengan bahasan dan pengucapannya yang tidak boleh diubah-ubah. Paribahasa Sunda memiliki tiga bagian, yaitu paribasa wawaran luang, paribasa pangjurung laku hade, dan paribasa panyaram lampah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna dan fungsi paribasa Sunda (pangjurung laku hadé) sebagai bentuk kearifan lokal yang berkembang dalam kehidupan masyarakat.
Dari paparan di atas dapat disimpulkan bahwa nilai-nilai makna yang terkandung dari paribasa-paribasa Sunda (pangjurung laku hadé) menjadi suatu bentuk kearifan lokal masyarakat Sunda yang harus terus dipahami dan dipegang teguh dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.Nilai-nilai maknanya secara keseluruhan adalah dalam melakukan suatu kegiatan, kita haruslah berpedoman pada norma-norma yang ada dalam masyarakat tersebut.Fungsi dari adanya penuturan paribasa Sunda (pangjurung laku hadé) yang dilakukan oleh masyarakat, khususnya masyarakat Sunda, adalah sebagai sistem proyeksi (projective system), yaitu sebagai alat pencermin angan-angan suatu kolektif.Paribasa Sunda (pangjurung laku hadé) juga menjadi alat pengesahan pranata-pranata dan lembaga-lembaga kebudayaan, serta merupakan bagian dari alat pendidikan anak (pedagogical device).
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang paribasa Sunda yang belum diteliti secara mendalam, seperti paribasa wawaran luang dan paribasa panyaram lampah. Penelitian ini dapat dilakukan dengan metode kualitatif, dengan fokus pada analisis makna dan fungsi dari paribasa-paribasa tersebut. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang peran paribasa Sunda dalam pendidikan anak dan pengembangan kearifan lokal masyarakat Sunda. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam melestarikan dan mempromosikan paribasa Sunda sebagai warisan budaya yang kaya makna dan fungsi.
| File size | 991.68 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIPAUNIPA Di Kampung Sembaro terdapat dua kultivar sagu yang di kelola oleh masyarakat yaitu sagu Akek dan sagu Koror. Kedua kultivar ini tergolong dalam tipe saguDi Kampung Sembaro terdapat dua kultivar sagu yang di kelola oleh masyarakat yaitu sagu Akek dan sagu Koror. Kedua kultivar ini tergolong dalam tipe sagu
PCRPCR Program Hi-Technopreneur berhasil memberikan pendampingan kepada UMKM dalam meningkatkan pemahaman dan implementasi teknologi bisnis. Hasil survei menunjukkanProgram Hi-Technopreneur berhasil memberikan pendampingan kepada UMKM dalam meningkatkan pemahaman dan implementasi teknologi bisnis. Hasil survei menunjukkan
UntikaUntika Mekanisme penyelesaian perkara pidana di kabupaten Jember pada rumah restorative justice dilakukan melalui mediasi penal yang melibatkan pihak terkaitMekanisme penyelesaian perkara pidana di kabupaten Jember pada rumah restorative justice dilakukan melalui mediasi penal yang melibatkan pihak terkait
ST3BST3B Artikel ini bertujuan untuk menegaskan signifikansi kebijaksanaan Roh Kudus dalam Pembinaan Keluarga Kristen. Metode penelitian yang digunakan adalah KualitatifArtikel ini bertujuan untuk menegaskan signifikansi kebijaksanaan Roh Kudus dalam Pembinaan Keluarga Kristen. Metode penelitian yang digunakan adalah Kualitatif
UNPARUNPAR Lahan terlantar atau semak belukar memiliki sifat hidrofobik yang lebih tinggi dibandingkan lahan perkebunan karet dan kelapa sawit, yang ditunjukkan waktuLahan terlantar atau semak belukar memiliki sifat hidrofobik yang lebih tinggi dibandingkan lahan perkebunan karet dan kelapa sawit, yang ditunjukkan waktu
UNPARUNPAR 2) Potensi pertanian di desa ini mencakup tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, dan perikanan. 3) Namun, ada kendala dalam pengembangan2) Potensi pertanian di desa ini mencakup tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, dan perikanan. 3) Namun, ada kendala dalam pengembangan
STT SUSTT SU Pandangan tersebut tidak sesuai dengan iman Kristen, yang dapat membuat gereja tidak dapat bertumbuh dalam Tuhan. Firman Tuhan mempertegas dalam KitabPandangan tersebut tidak sesuai dengan iman Kristen, yang dapat membuat gereja tidak dapat bertumbuh dalam Tuhan. Firman Tuhan mempertegas dalam Kitab
FTKJOURNAL UINMATARAMFTKJOURNAL UINMATARAM Adapun tehnik analisis data yang dingunakan yaitu melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan (verivikasi). Hasil penelitian menunjukanAdapun tehnik analisis data yang dingunakan yaitu melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan (verivikasi). Hasil penelitian menunjukan
Useful /
JURNALPOLTEKBANGJAYAPURAJURNALPOLTEKBANGJAYAPURA Kekurangan dari penggunaan timer adalah bahwa jika matahari terbenam atau terbit lebih cepat dari waktu yang telah ditentukan, lampu apron flood lightKekurangan dari penggunaan timer adalah bahwa jika matahari terbenam atau terbit lebih cepat dari waktu yang telah ditentukan, lampu apron flood light
UNPARUNPAR ha-1, B1 = 6 ton. ha-1 , B2 = 9 ton. ha-1 dan B3 = 12 ton. ha-1. Faktor kedua adalah pemberian bokashi kalakai (K) yang terdiri dari 4 (empat) taraf, yaitu:ha-1, B1 = 6 ton. ha-1 , B2 = 9 ton. ha-1 dan B3 = 12 ton. ha-1. Faktor kedua adalah pemberian bokashi kalakai (K) yang terdiri dari 4 (empat) taraf, yaitu:
STT SUSTT SU Kepuasan kerja merupakan prediktor bermakna terhadap komitmen organisasi. Rumah sakit yang dikelola oleh organisasi berlatar agama cukup besar proporsinya.Kepuasan kerja merupakan prediktor bermakna terhadap komitmen organisasi. Rumah sakit yang dikelola oleh organisasi berlatar agama cukup besar proporsinya.
UNSIQUNSIQ Tingkat kesiapan selanjutnya adalah mengatasi kesenjangan pembangunan nasional. Tingkat kesiapan terendah adalah terbentuknya Pemerintah Desa yang profesional,Tingkat kesiapan selanjutnya adalah mengatasi kesenjangan pembangunan nasional. Tingkat kesiapan terendah adalah terbentuknya Pemerintah Desa yang profesional,