ITEKES BALIITEKES BALI
Jurnal Riset Kesehatan NasionalJurnal Riset Kesehatan NasionalABSTRAK Pendahuluan: Blok pada bidang transver sus abdominis (transver sus abdominis plane / TAP) merupakan teknik yang dilakukan dengan injeksi lokal anestesi secara bolus dengan dosis besar tunggal pada bidang transversus abdominis. Dalam penanganan nyeri pasca operasi seksio sesarea, Transversus Abdominis Plane (TAP) block, sebagai komponen regimen analgetik multimodal, memberikan analgesia yang paling baik diantara tehnik non-opioid. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Randomized Controlled Trial (RCT). Kelompok A mendapat TAP blok bilateral dengan levobupivacaine 0,5% masing-masing 15 ml, dan kelompok B (kontrol) tidak mendapat TAP blok. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa derajat nyeri pada kelompok blok TAP lebih rendah dibanding kelompok kontrol pada jam ke-4 sampai jam ke-12 pasca operasi. Penelitian ini memperlihatkan bahwa kebutuhan fentanil total selama 24 jam pasca bedah lebih sedikit pada kelompok yang mendapatkan blok TAP (54 43.10 μg) dibanding kelompok kontrol (95 43.30 μg). Perbedaan ini bermakna secara statistik (p<0,05). Diskusi: Pada penelitian ini diketahui TAP blok dengan panduan USG sebagai komponen analgesia multimodal, memberikan analgesia yang efektif dan mengurangi kebutuhan dosis obat anelgetik pasca operasi seksio sesarea.
Dari penelitian ini ditemukan bahwa TAP blok dengan panduan USG sebagai komponen analgesia multimodal, memberikan analgesia yang efektif dan mengurangi kebutuhan dosis obat anelgetik pasca operasi seksio sesarea.Penelitian ini perlu dilakukan penelitian lanjutan di beberapa rumah sakit.Agar memperoleh jumlah sampel yang lebih banyak.
Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengeksplorasi kombinasi TAP blok dengan bahan kimia yang memperpanjang efek analgesia, seperti clonidine, sehingga durasi efek analgetik menjadi lebih lama. Studi tambahan juga dapat mengevaluasi efektivitas TAP blok selama lebih dari 24 jam pascaoperasi untuk mengatasi keterbatasan durasi pengamatan. Selain itu, pengembangan metode buta studi yang memadai diperlukan untuk meningkatkan validitas penelitian TAP blok di masa depan.
| File size | 845.8 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES SORONGPOLTEKKES SORONG Metode Penelitian desain analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 54 orang tua yang membawa anaknya berobat ke Puskesmas AnuntodeaMetode Penelitian desain analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 54 orang tua yang membawa anaknya berobat ke Puskesmas Anuntodea
POLTEKKES SORONGPOLTEKKES SORONG Kesimpulan tidak ada hubungan manajemen waktu dan prokrastinasi terhadap indeks prestasi kumulatif (IPK) pada mahasiswa keperawatan semester V. PenelitianKesimpulan tidak ada hubungan manajemen waktu dan prokrastinasi terhadap indeks prestasi kumulatif (IPK) pada mahasiswa keperawatan semester V. Penelitian
POLTEKKES SORONGPOLTEKKES SORONG Hasil uji Chi-Square menunjukkan hubungan signifikan antara pola asuh orang tua (p = 0,007) dan pergaulan teman sebaya (p = 0,004) dengan kenakalan remaja.Hasil uji Chi-Square menunjukkan hubungan signifikan antara pola asuh orang tua (p = 0,007) dan pergaulan teman sebaya (p = 0,004) dengan kenakalan remaja.
OJSSTIKESBANYUWANGIOJSSTIKESBANYUWANGI Soepraoen Malang sebagian besar memiliki tipe kepribadian ekstrovert (66,7%) dan hampir sebagian memiliki tipe kepribadian introvert (33,3%). Penting untukSoepraoen Malang sebagian besar memiliki tipe kepribadian ekstrovert (66,7%) dan hampir sebagian memiliki tipe kepribadian introvert (33,3%). Penting untuk
ITEKES BALIITEKES BALI Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kegagalan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas ITujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kegagalan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas I
ITEKES BALIITEKES BALI Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan tentang kejang demam efektif terhadap sikap orang tua dalam penanganan kegawatdaruratan kejangHasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan tentang kejang demam efektif terhadap sikap orang tua dalam penanganan kegawatdaruratan kejang
ITEKES BALIITEKES BALI Subjek penelitian adalah kader kesehatan jiwa yang merawat penderita skizofrenia. Sampel terdiri dari 18 partisipan yang menerima 5 sesi intervensi. AktivitasSubjek penelitian adalah kader kesehatan jiwa yang merawat penderita skizofrenia. Sampel terdiri dari 18 partisipan yang menerima 5 sesi intervensi. Aktivitas
ITEKES BALIITEKES BALI Namun, terdapat hubungan yang sangat kuat antara riwayat penyakit infeksi dengan kejadian stunting pada balita dengan arah korelasi positif. Hal ini menunjukkanNamun, terdapat hubungan yang sangat kuat antara riwayat penyakit infeksi dengan kejadian stunting pada balita dengan arah korelasi positif. Hal ini menunjukkan
Useful /
PRADITAPRADITA Temuan ini menunjukkan bahwa model regresi yang digunakan mampu menjelaskan variasi Risiko Likuiditas dalam konteks perbankan di Indonesia. Kecukupan ModalTemuan ini menunjukkan bahwa model regresi yang digunakan mampu menjelaskan variasi Risiko Likuiditas dalam konteks perbankan di Indonesia. Kecukupan Modal
PRADITAPRADITA Investor di kawasan ini cenderung berorientasi pada kinerja keuangan jangka pendek, sementara manfaat ESG baru dapat dirasakan dalam jangka panjang. DalamInvestor di kawasan ini cenderung berorientasi pada kinerja keuangan jangka pendek, sementara manfaat ESG baru dapat dirasakan dalam jangka panjang. Dalam
PRADITAPRADITA Temuan ini mendukung teori keagenan (Jensen & Meckling, 1976) dan teori akuntansi positif (Watts & Zimmerman, 1986), yang menjelaskan bahwa tekanan eksternalTemuan ini mendukung teori keagenan (Jensen & Meckling, 1976) dan teori akuntansi positif (Watts & Zimmerman, 1986), yang menjelaskan bahwa tekanan eksternal
ITEKES BALIITEKES BALI Sebagian besar kualitas konten online yang masih rendah dan belum dirancang sesuai dengan karakteristik subjek dan pedagogi. Pemanfaatan ICT masih mengalamiSebagian besar kualitas konten online yang masih rendah dan belum dirancang sesuai dengan karakteristik subjek dan pedagogi. Pemanfaatan ICT masih mengalami