STISAPAMEKASANSTISAPAMEKASAN
An-Nawazil: Jurnal Hukum dan Syariah KontemporerAn-Nawazil: Jurnal Hukum dan Syariah KontemporerPinangan merupakan awal dari pernikahan, di mana seorang perempuan memiliki hak untuk menerima maupun menolak lamaran. Namun, di Desa Lebbeng Barat, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, budaya sangkal memengaruhi keputusan tersebut. Perempuan yang menolak pinangan diyakini tidak akan mendapatkan jodoh dan akan menjadi perawan tua, sehingga pinangan harus diterima demi menghindari sangkal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sangkal terhadap pernikahan di desa tersebut dari sudut pandang sosio yuridis. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi lapangan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Kepercayaan terhadap sangkal di Desa Lebbeng Barat bersifat turun-temurun dan sangat dipercaya meskipun tidak memiliki dasar ilmiah, serta menimbulkan rasa was-was di masyarakat.Keyakinan ini bertentangan dengan ajaran Islam karena mengandung unsur syirik, yaitu menggantungkan harapan dan perlindungan pada selain Allah.Dari kajian sosio yuridis, penolakan pinangan dianggap menyebabkan sangkal, dan faktor usia serta kesehatan reproduksi perempuan tua turut memengaruhi peluang mereka untuk menikah dan memiliki keturunan.
Pertama, perlu penelitian lebih lanjut mengenai efek psikologis jangka panjang terhadap perempuan yang menikah akibat tekanan sangkal, untuk memahami dampak trauma, ketidakpuasan dalam pernikahan, dan kesejahteraan mental mereka. Kedua, sebaiknya dilakukan studi tentang respons tokoh agama dan lembaga keagamaan setempat terhadap tradisi sangkal, untuk mengevaluasi sejauh mana mereka aktif dalam meluruskan keyakinan yang bertentangan dengan ajaran Islam. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi alternatif edukasi hukum dan keagamaan berbasis komunitas yang efektif dalam mengubah persepsi masyarakat terhadap hak menolak pinangan, khususnya melalui pendekatan budaya yang tidak menyerang tradisi secara langsung namun memperkuat pemahaman syariat Islam yang inklusif dan adil.
| File size | 995.97 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
PELITAIBUPELITAIBU Pernikahan dini di Kecamatan Kambowa memang memiliki dampak negatif terhadap kesehatan reproduksi. Hal ini sejak dibuktikan melalui penelitian yang menunjukkanPernikahan dini di Kecamatan Kambowa memang memiliki dampak negatif terhadap kesehatan reproduksi. Hal ini sejak dibuktikan melalui penelitian yang menunjukkan
STAI MUSADDADIYAHSTAI MUSADDADIYAH Dengan demikian, pemikiran Qardhawi menggarisbawahi pentingnya keseimbangan antara produksi dan konsumsi yang berlandaskan etika Islam demi kesejahteraanDengan demikian, pemikiran Qardhawi menggarisbawahi pentingnya keseimbangan antara produksi dan konsumsi yang berlandaskan etika Islam demi kesejahteraan
JOURNAL LAAROIBAJOURNAL LAAROIBA Implikasi penelitian ini adalah pentingnya pengawasan ketat dari otoritas seperti OJK dan DSN-MUI untuk memastikan kepatuhan terhadap prinsip syariah,Implikasi penelitian ini adalah pentingnya pengawasan ketat dari otoritas seperti OJK dan DSN-MUI untuk memastikan kepatuhan terhadap prinsip syariah,
STISDARUSSALAMSTISDARUSSALAM Proses pembentukan Perda Syariah perlu melibatkan partisipasi masyarakat luas agar memperoleh legitimasi yang kuat. Penelitian menunjukkan peningkatanProses pembentukan Perda Syariah perlu melibatkan partisipasi masyarakat luas agar memperoleh legitimasi yang kuat. Penelitian menunjukkan peningkatan
STISDARUSSALAMSTISDARUSSALAM Idham Chalid tentang relasi Islam dan Negara dalam konteks ke-Indonesiaan, yaitu bahwa agama dan negara berhubungan secara mutualistik, tidak boleh memberontakIdham Chalid tentang relasi Islam dan Negara dalam konteks ke-Indonesiaan, yaitu bahwa agama dan negara berhubungan secara mutualistik, tidak boleh memberontak
STAIMADIUNSTAIMADIUN Tujuan penulisan artikel ini yaitu untuk menganalisis peran agama terhadap problematika remaja ditinjau dari pemikiran Ibn Rushd. Metode yang gunakan dalamTujuan penulisan artikel ini yaitu untuk menganalisis peran agama terhadap problematika remaja ditinjau dari pemikiran Ibn Rushd. Metode yang gunakan dalam
STAINUMADIUNSTAINUMADIUN Penelitian ini mengkaji penerapan prinsip-prinsip etika bisnis Islam dalam kegiatan usaha tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM ini menerapkanPenelitian ini mengkaji penerapan prinsip-prinsip etika bisnis Islam dalam kegiatan usaha tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM ini menerapkan
STIES PURWAKARTASTIES PURWAKARTA Syarat penerimaan nasabah dirancang secara ketat untuk memastikan keberlanjutan dan kepatuhan syariah, termasuk batasan usia, kepemilikan usaha, dan lokasiSyarat penerimaan nasabah dirancang secara ketat untuk memastikan keberlanjutan dan kepatuhan syariah, termasuk batasan usia, kepemilikan usaha, dan lokasi
Useful /
PELITAIBUPELITAIBU Jenis penelitian ini adalah studi observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil denganJenis penelitian ini adalah studi observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil dengan
PELITAIBUPELITAIBU Instrumen penelitian yang digunakan adalah data sekunder. Penelitian ini dilakukan selama 14 hari, mulai tanggal 1 Januari hingga 14 Januari 2023 di PuskesmasInstrumen penelitian yang digunakan adalah data sekunder. Penelitian ini dilakukan selama 14 hari, mulai tanggal 1 Januari hingga 14 Januari 2023 di Puskesmas
FTKJOURNAL UINMATARAMFTKJOURNAL UINMATARAM Penilaian dalam pembelajaran mahārah al-qirā`ah perlu dilakukan guna mengetahui tercapainya tujuan pembelajaran. Adapun dalam melakukan penilaian, masihPenilaian dalam pembelajaran mahārah al-qirā`ah perlu dilakukan guna mengetahui tercapainya tujuan pembelajaran. Adapun dalam melakukan penilaian, masih
INSCHOOLINSCHOOL Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat utama di negara berkembang, termasuk Indonesia. Di wilayah berisiko tinggi Pontianak, 75,98% anak mengalamiStunting merupakan masalah kesehatan masyarakat utama di negara berkembang, termasuk Indonesia. Di wilayah berisiko tinggi Pontianak, 75,98% anak mengalami