PELITAIBUPELITAIBU

Journal Pelita Sains KesehatanJournal Pelita Sains Kesehatan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara paritas dan jarak kehamilan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Lembo, Kecamatan Lembo, Kabupaten Konawe Utara. Jenis penelitian ini adalah studi observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil dengan anemia yang terdapat dalam buku register Puskesmas Lembo tahun 2018-2022 yang berjumlah 48 orang. Penelitian ini menggunakan teknik Total Sampling dengan jumlah sampel 48 ibu hamil yang mengalami anemia. Hasil uji chi square diperoleh nilai p (0,018) < dari nilai (0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, yang artinya ada hubungan antara paritas dan kejadian anemia. Hasil uji chi square diperoleh nilai p (0,003) dari nilai (0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha ditolak dan H0 diterima, yang artinya ada hubungan antara jarak kehamilan dan kejadian anemia.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Puskesmas Lembo Kecamatan Lembo Kabupaten Konawe Utara, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara paritas dan kejadian anemia pada ibu hamil.Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara jarak kehamilan dan kejadian anemia pada ibu hamil.Dengan demikian, paritas dan jarak kehamilan merupakan faktor yang perlu diperhatikan dalam upaya pencegahan anemia pada ibu hamil.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan desain studi longitudinal untuk mengkaji hubungan sebab-akibat antara paritas, jarak kehamilan, dan kejadian anemia pada ibu hamil. Hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai bagaimana kedua faktor tersebut berkontribusi terhadap perkembangan anemia selama kehamilan. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi anemia pada ibu hamil, seperti status gizi, konsumsi zat besi, dan adanya penyakit penyerta. Dengan mempertimbangkan berbagai faktor secara komprehensif, penelitian dapat mengidentifikasi strategi pencegahan anemia yang lebih efektif dan terarah. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali persepsi dan pengalaman ibu hamil mengenai paritas, jarak kehamilan, dan praktik pencegahan anemia yang mereka lakukan. Informasi ini dapat digunakan untuk mengembangkan intervensi edukasi yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan konteks budaya masyarakat setempat, sehingga meningkatkan kepatuhan dan efektivitas program pencegahan anemia.

  1. Hubungan Usia, Paritas DAppN Jarak Kehamilan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Multipara di Praktek... ji.unbari.ac.id/index.php/ilmiah/article/view/1802Hubungan Usia Paritas DAppN Jarak Kehamilan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Multipara di Praktek ji unbari ac index php ilmiah article view 1802
  1. #pencegahan anemia#pencegahan anemia
  2. #jarak kehamilan#jarak kehamilan
Read online
File size242.23 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-2pg
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test