ITBMITBM

Jurnal Riset Diwa Bahari (JRDB)Jurnal Riset Diwa Bahari (JRDB)

Maggot merupakan salah satu bahan lokal yang memiliki banyak manfaat dan sifat. Maggot juga merupakan jenis pakan yang mudah diproduksi menggunakan limbah organik. Fermentasi merupakan salah satu penerapan mikroba dalam upaya meningkatkan kualitas bahan baku pakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bahan fermentasi terhadap efisiensi pakan nila (Oreochromis niloticus) serta pengaruh pakan yang difermentasi terhadap daya cerna pada nila. Metode yang digunakan berupa eksperimen dengan perlakuan berupa jenis pakan dan bahan fermentasi terdiri dari empat kombinasi dengan tiga ulangan masing‑masing, yaitu A (pakan maggot 100%), B (maggot 100 g difermentasi dengan 20 mL nano‑enzim), C (maggot 100 g fermentasi multivariat 20 mL), D (maggot 100 g difermentasi dengan 20 mL Lactobacillus). Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei–Juli 2024 di Laboratorium Institut Budidaya Perairan Moncongloe Maros. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi pemanfaatan pakan tertinggi terdapat pada perlakuan B (SLS) dengan nilai 43,79 %, diikuti perlakuan D (yakult) 42,83 %, perlakuan C (EM4) 42,38 %, sedangkan perlakuan kontrol A (maggot) paling rendah dengan 34,46 %. Selain itu, fermentasi pakan maggot juga memberikan pengaruh signifikan (P < 0,05) terhadap rasio efisiensi protein pada nila.

Berdasarkan pembahasan, penelitian ini menyimpulkan bahwa fermentasi pakan maggot dengan SLS menghasilkan efisiensi pemanfaatan pakan tertinggi pada ikan nila (Oreochromis niloticus).Selain itu, fermentasi maggot dengan EM4 memberikan rasio efisiensi protein tertinggi pada ikan nila.Kedua jenis fermentasi tersebut menunjukkan potensi penting dalam meningkatkan kinerja pakan ikan nila.

Penelitian selanjutnya dapat menguji pengaruh kombinasi beberapa strain probiotik, seperti Lactobacillus, Bacillus, dan Saccharomyces, pada proses fermentasi maggot untuk menentukan apakah sinergi mikroba meningkatkan efisiensi pakan dan daya cerna secara signifikan. Selain itu, disarankan dilakukan uji jangka panjang yang membandingkan pertumbuhan, kesehatan, dan mortalitas ikan nila dari fase benih hingga dewasa ketika diberi pakan maggot yang difermentasi, sehingga dapat menilai dampak jangka panjang fermentasi terhadap performa budidaya. Terakhir, perlu dilakukan analisis biaya‑manfaat serta penilaian dampak lingkungan dari skala produksi maggot terfermentasi, termasuk penggunaan limbah organik sebagai substrat, guna mengevaluasi kelayakan komersial dan keberlanjutan sistem pakan alternatif ini.

  1. #kappaphycus alvarezii#kappaphycus alvarezii
  2. #alat tangkap bubu#alat tangkap bubu
Read online
File size675.19 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-2jv
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test