ANTISPUBLISHERANTISPUBLISHER
Journal of Contemporary Business Law & Technology: Cyber Law, Blockchain, and Legal InnovationsJournal of Contemporary Business Law & Technology: Cyber Law, Blockchain, and Legal InnovationsTujuan: Delikensi remaja menjadi tantangan signifikan bagi sistem hukum, dengan pendekatan yang beragam di negara seperti Irak dan Lebanon. Penelitian ini bertujuan menilai secara kritis efektivitas perlindungan prosedural terhadap pelaku remaja di kedua negara. Metode: Kedua negara telah mengesahkan undang‑undang yang memberikan perlindungan prosedural bagi remaja, namun masih terdapat ketidaksesuaian dalam penerapannya. Penelitian menemukan kekosongan hukum dan mengusulkan amandemen legislatif guna meningkatkan perlindungan remaja melalui analisis komparatif. Hasil: Undang‑undang Irak dan Lebanon telah memperkenalkan reformasi penting, termasuk hak atas perwakilan hukum dan kerahasiaan selama proses pengadilan, serta pembentukan fasilitas penahanan berfokus pada rehabilitasi. Namun, temuan menunjukkan bahwa langkah‑langkah tersebut belum sepenuhnya mencapai tujuan perlakuan khusus bagi remaja dibandingkan dewasa, dan kedua negara masih kekurangan mekanisme perawatan pasca‑penahanan serta batasan periode penahanan yang panjang. Meskipun perlindungan yang ada, kerangka legislatif di kedua negara belum cukup membedakan pelaku remaja dari orang dewasa dengan cara memenuhi kebutuhan unik mereka. Penelitian menyarankan, meskipun kedua sistem memiliki ketentuan rehabilitatif, perlunya integrasi tindakan pencegahan dan pedoman hukum yang lebih jelas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa undang‑undang yang ada belum sepenuhnya melindungi pelaku remaja secara prosedural.Terdapat kekurangan terkait kebijakan penahanan maksimum, peran pekerja sosial, dan kurangnya perawatan pasca‑penahanan.Perlu perbaikan legislatif dan penegakan lebih kuat agar pelaku remaja dapat diperlakukan secara berbeda dari dewasa.
Pertama, lakukan studi komparatif empiris mengenai efektivitas dukungan perwakilan hukum khusus bagi pelaku remaja di Irak dan Lebanon untuk menilai pengaruhnya terhadap tingkat kekambuhan; kedua, evaluasi program perawatan pasca‑penahanan melalui survei longitudinal terhadap pelaku remaja yang telah keluar dari fasilitas rehabilitasi guna menentukan seberapa baik mereka terintegrasi kembali ke masyarakat; ketiga, telaah peran pekerja sosial dalam proses investigasi dan penyidikan di kedua yurisdiksi dengan merancang kuesioner bagi hakim dan penegak hukum guna mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat ditransfer ke sistem hukum Indonesia.
| File size | 249.69 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UPSUPS Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dalam penguatan tata kelola Program Studi Pendidikan Bahasa IndonesiaPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dalam penguatan tata kelola Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia
JURNALDIDAKTIKAJURNALDIDAKTIKA Temuan ini memberikan implikasi bagi dosen untuk menerapkan ER dengan hati-hati sebagai pendekatan untuk membantu siswa belajar dan membangun kebiasaanTemuan ini memberikan implikasi bagi dosen untuk menerapkan ER dengan hati-hati sebagai pendekatan untuk membantu siswa belajar dan membangun kebiasaan
STIKES BHSTIKES BH Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa ventilasi ruang kerja yang tidak memadai dan rendahnya penggunaan APD berhubungan signifikan dengan kejadianKesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa ventilasi ruang kerja yang tidak memadai dan rendahnya penggunaan APD berhubungan signifikan dengan kejadian
STPMATARAMSTPMATARAM Tantangan utama meliputi keterbatasan SDM, modal, risiko komersialisasi budaya, namun peluang terbuka lebar melalui digitalisasi, CBT, dan kolaborasi multi‑pihakTantangan utama meliputi keterbatasan SDM, modal, risiko komersialisasi budaya, namun peluang terbuka lebar melalui digitalisasi, CBT, dan kolaborasi multi‑pihak
STIKES BHSTIKES BH Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling pada 40 orang lanjut usia. Hasil penelitianMetode: Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling pada 40 orang lanjut usia. Hasil penelitian
STIKES BHSTIKES BH Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat sebagian besar dari responden memiliki cakupan imunisasi dasar tidak lengkap sebanyak lebihDari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat sebagian besar dari responden memiliki cakupan imunisasi dasar tidak lengkap sebanyak lebih
IMADIKLUSIMADIKLUS Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah belajar di DesaMetode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah belajar di Desa
IMADIKLUSIMADIKLUS Hasil evaluasi aspek product setelah di akumulasikan menunjukkan bahwa dari segi hasil pembelajaran dan tanggapan terhadap pelaksanaan program maka secaraHasil evaluasi aspek product setelah di akumulasikan menunjukkan bahwa dari segi hasil pembelajaran dan tanggapan terhadap pelaksanaan program maka secara
Useful /
JURNALDIDAKTIKAJURNALDIDAKTIKA Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D), yaitu metode penelitian yang bertujuan untuk menghasilkanPenelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D), yaitu metode penelitian yang bertujuan untuk menghasilkan
ARIPAFIARIPAFI Program pembiasaan 0 jam berada pada kategori sedang dengan mayoritas siswa, dan pembentukan karakter Islami siswa juga berada pada kategori sedang. OlehProgram pembiasaan 0 jam berada pada kategori sedang dengan mayoritas siswa, dan pembentukan karakter Islami siswa juga berada pada kategori sedang. Oleh
ARIPAFIARIPAFI Selain itu, pendekatan pembelajaran masih konvensional dan belum sepenuhnya mendorong partisipasi aktif siswa dalam refleksi sikap. Oleh karena itu, diperlukanSelain itu, pendekatan pembelajaran masih konvensional dan belum sepenuhnya mendorong partisipasi aktif siswa dalam refleksi sikap. Oleh karena itu, diperlukan
IMADIKLUSIMADIKLUS Selain itu, terdapat juga beberapa hambatan dalam pelaksanaan pencegahan kasus stunting, diantaranya adalah kurangnya motivasi kader, kurangnya saranaSelain itu, terdapat juga beberapa hambatan dalam pelaksanaan pencegahan kasus stunting, diantaranya adalah kurangnya motivasi kader, kurangnya sarana