SANIYASANIYA
Asskruie: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatAsskruie: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatPengabdian ini membahas tahapan persiapan, reformasi kepengurusan, dan pendampingan organisasi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Tahap persiapan melibatkan koordinasi dengan pemuda dan pemerintah desa melalui pertemuan langsung dan komunikasi digital, yang berlangsung dari Maret hingga Juni 2024. Reformasi kepengurusan dilakukan melalui musyawarah besar yang dihadiri oleh 43 pemuda, dengan susunan acara yang mencakup pemilihan ketua baru melalui pemungutan suara. Pendampingan organisasi bertujuan untuk menjaga kekompakan dan keberlanjutan program, dengan hasil pendampingan yang mencakup pengajuan legalitas, penyusunan program kerja terpadu, program santunan anak yatim, dan pertemuan rutin pengurus. Pertemuan rutin ini juga berfungsi untuk membahas isu-isu masyarakat dan negara serta mempererat kekeluargaan di antara anggota pemuda.
Reformasi kepengurusan organisasi dilakukan melalui persiapan selama dua bulan, dari Maret hingga Juni 2023, dengan pemilihan pengurus baru dilaksanakan pada 19 Maret 2023 melalui musyawarah dan pemungutan suara.Proses pendampingan yang dilakukan dari April hingga Juli 2023 telah menghasilkan terbentuknya struktur organisasi yang utuh, penyusunan program kerja, pengesahan organisasi oleh Desa, kunjungan ke DPRD, dan pertemuan untuk membahas isu masyarakat.Upaya ini diharapkan dapat menjaga kekompakan dan keberlanjutan program kepemudaan di Dusun Gerumpung.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak program kepemudaan terhadap peningkatan partisipasi pemuda dalam pembangunan desa, khususnya dalam bidang ekonomi dan sosial. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan model pendampingan organisasi kepemudaan yang lebih efektif dan berkelanjutan, dengan mempertimbangkan kearifan lokal dan kebutuhan spesifik masyarakat. Ketiga, penting untuk mengkaji peran teknologi digital dalam memfasilitasi komunikasi, koordinasi, dan pelaksanaan program kepemudaan, serta potensi pemanfaatannya untuk meningkatkan keterlibatan pemuda dalam kegiatan pembangunan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pemberdayaan pemuda dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di pedesaan.
| File size | 543.68 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIDDIMAKASSARSTAIDDIMAKASSAR Di sisi lain, praktik poligami kontemporer kerap menimbulkan persoalan psikologis, ekonomi, hukum, serta isu kesetaraan gender dan HAM. Penelitian iniDi sisi lain, praktik poligami kontemporer kerap menimbulkan persoalan psikologis, ekonomi, hukum, serta isu kesetaraan gender dan HAM. Penelitian ini
PUSTAKAGALERIMANDIRIPUSTAKAGALERIMANDIRI Metode pelaksanaan meliputi survei kebutuhan, penyuluhan, pelatihan teknis, pendampingan praktik, serta evaluasi hasil kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatanMetode pelaksanaan meliputi survei kebutuhan, penyuluhan, pelatihan teknis, pendampingan praktik, serta evaluasi hasil kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Subjek penelitian adalah 19 anak kelompok B2. Data dikumpulkan melalui observasi dan dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif.Subjek penelitian adalah 19 anak kelompok B2. Data dikumpulkan melalui observasi dan dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif.
PSEBPSEB Keterbatasan akses pengetahuan praktis tentang pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan dan manajemen keuangan dasar di kalangan siswa kurang mampuKeterbatasan akses pengetahuan praktis tentang pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan dan manajemen keuangan dasar di kalangan siswa kurang mampu
FHUKIFHUKI Kekerasan terjadi tidak hanya di ruang publik tetapi juga di ranah domestik yang mengarah pada kekerasan dalam rumah tangga. Ironisnya, perempuan—khususnyaKekerasan terjadi tidak hanya di ruang publik tetapi juga di ranah domestik yang mengarah pada kekerasan dalam rumah tangga. Ironisnya, perempuan—khususnya
GREENPUBGREENPUB Setiap organisasi perlu berkembang, tetapi tidak semua mengetahui cara melakukan pengembangan organisasi sehingga perlu dilakukan proses pendampingan pengembanganSetiap organisasi perlu berkembang, tetapi tidak semua mengetahui cara melakukan pengembangan organisasi sehingga perlu dilakukan proses pendampingan pengembangan
UNRAMUNRAM Berdasarkan hasil pembahasan diperoleh bahwa tanggapan guru-guru terhadap pemanfaatan wordwall berbasis lingkungan sudah sangat baik. Rerata skor dan persentaseBerdasarkan hasil pembahasan diperoleh bahwa tanggapan guru-guru terhadap pemanfaatan wordwall berbasis lingkungan sudah sangat baik. Rerata skor dan persentase
UNRAMUNRAM Berdasarkan pengalaman, tanaman padi yang mendapat hara optimal akan meningkatkan ketahanan dan menghasilkan produksi padi lebih tinggi serta kualitasBerdasarkan pengalaman, tanaman padi yang mendapat hara optimal akan meningkatkan ketahanan dan menghasilkan produksi padi lebih tinggi serta kualitas
Useful /
IAIPD NGANJUKIAIPD NGANJUK Media sosial dapat berfungsi sebagai ruang dakwah dan komunikasi, namun pada saat yang sama menimbulkan potensi alienasi spiritual apabila tidak dibarengiMedia sosial dapat berfungsi sebagai ruang dakwah dan komunikasi, namun pada saat yang sama menimbulkan potensi alienasi spiritual apabila tidak dibarengi
GREENPUBGREENPUB Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia. Namun, banyak pelaku UMKM masih menghadapi tantangan dalamUsaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia. Namun, banyak pelaku UMKM masih menghadapi tantangan dalam
UNRAMUNRAM Kegiatan pendampingan ini dilakukan dalam beberapa tahapan. Pertama, peserta diberikan kuisioner untuk menilai sejauh mana pengetahuan peserta tentangKegiatan pendampingan ini dilakukan dalam beberapa tahapan. Pertama, peserta diberikan kuisioner untuk menilai sejauh mana pengetahuan peserta tentang
UNIRAYAUNIRAYA Selanjutnya persentase peneliti melakukan kegiatan pada pertemuan I siklus II adalah 93%, sedangkan pada pertemuan II pada siklus II adalah 100%. SelanjutnyaSelanjutnya persentase peneliti melakukan kegiatan pada pertemuan I siklus II adalah 93%, sedangkan pada pertemuan II pada siklus II adalah 100%. Selanjutnya