CAHAYAMANDALIKACAHAYAMANDALIKA
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online)Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sistem perencanaan dan pengadaan obat di rumah sakit, dengan fokus khusus pada instalasi farmasi. Sistem perencanaan dan pengadaan obat yang efektif sangat penting untuk memastikan ketersediaan obat yang tepat, dalam jumlah yang memadai, dan pada waktu yang dibutuhkan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk menggali secara mendalam proses perencanaan, pengadaan, pengelolaan stok, dan distribusi obat di instalasi farmasi rumah sakit. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan staf farmasi, observasi langsung, dan analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat sistem perencanaan dan pengadaan obat yang terstruktur, masih terdapat beberapa tantangan yang dihadapi, seperti keterlambatan pengiriman, ketidakakuratan proyeksi kebutuhan obat, dan keterbatasan teknologi informasi. Penelitian ini juga menemukan bahwa peningkatan pelatihan staf, penggunaan sistem informasi yang lebih canggih, dan perbaikan dalam koordinasi antar departemen dapat meningkatkan efektivitas sistem perencanaan dan pengadaan obat. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi manajemen rumah sakit dan pembuat kebijakan dalam mengoptimalkan sistem pengadaan obat untuk meningkatkan pelayanan Kesehatan.
Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa sistem perencanaan dan pengadaan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit masih menghadapi berbagai tantangan yang signifikan.Sistem yang ada saat ini belum sepenuhnya mampu mengatasi masalah fluktuasi kebutuhan obat, keterbatasan integrasi data antar departemen, dan ketergantungan pada pemasok tunggal.Hal ini menyebabkan ketidakseimbangan stok obat, risiko kedaluwarsa, dan inefisiensi dalam proses pengadaan.Selain itu, kurangnya pelatihan dan penggunaan teknologi informasi yang optimal juga turut berkontribusi terhadap rendahnya efektivitas sistem yang ada.Untuk meningkatkan efektivitas sistem perencanaan dan pengadaan obat, diperlukan beberapa langkah strategis.Pertama, adopsi teknologi informasi yang lebih terintegrasi dan penggunaan algoritma peramalan yang lebih canggih untuk meningkatkan akurasi prediksi kebutuhan obat.Kedua, penerapan sistem e-procurement untuk mempercepat proses pemesanan dan verifikasi obat serta meningkatkan transparansi dalam pencatatan stok.Ketiga, diversifikasi pemasok untuk mengurangi risiko keterlambatan pengiriman dan ketidakpastian harga.Dengan langkah-langkah ini, diharapkan sistem perencanaan dan pengadaan obat di Instalasi Farmasi dapat berjalan lebih efisien dan efektif, sehingga mampu mendukung kualitas layanan kesehatan yang optimal di rumah sakit.
Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan algoritma prediksi kebutuhan obat yang lebih akurat, dengan mempertimbangkan fluktuasi jumlah pasien dan perubahan pola penyakit. Kedua, studi tentang integrasi sistem informasi di Instalasi Farmasi dengan departemen lain di rumah sakit dapat dilakukan untuk meningkatkan koordinasi dan mengurangi ketidakcocokan antara kebutuhan dan ketersediaan obat. Ketiga, penelitian tentang diversifikasi pemasok dan strategi pengadaan obat yang efektif dapat dilakukan untuk mengurangi risiko keterlambatan pengiriman dan fluktuasi harga. Keempat, studi tentang pelatihan dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia di Instalasi Farmasi dapat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas sistem perencanaan dan pengadaan obat. Kelima, penelitian tentang dampak efektivitas sistem terhadap kualitas layanan kesehatan dapat dilakukan untuk mengukur dampak langsung sistem perencanaan dan pengadaan obat terhadap kepuasan pasien dan reputasi rumah sakit. Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, diharapkan dapat ditemukan solusi yang lebih komprehensif untuk meningkatkan efektivitas sistem perencanaan dan pengadaan obat di rumah sakit.
| File size | 71.05 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
IkopinIkopin Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui analisis laporan keuangan, rekonsiliasi fiskal, sertaPenelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui analisis laporan keuangan, rekonsiliasi fiskal, serta
IkopinIkopin Berdasarkan hasil penelitian, strategi promosi dan program Produk Spesial Mingguan (PSM) terbukti berperan dalam meningkatkan penjualan di Alfamart VillaBerdasarkan hasil penelitian, strategi promosi dan program Produk Spesial Mingguan (PSM) terbukti berperan dalam meningkatkan penjualan di Alfamart Villa
IkopinIkopin Rasio kecukupan investasi (RKI) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA, namun tidak signifikan terhadap ROI dan ROE, mengindikasikan bahwa investasiRasio kecukupan investasi (RKI) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA, namun tidak signifikan terhadap ROI dan ROE, mengindikasikan bahwa investasi
IkopinIkopin Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi besar dalam perilaku konsumen, termasuk pada sektor UMKM. Salah satu aspek penting adalahPerkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi besar dalam perilaku konsumen, termasuk pada sektor UMKM. Salah satu aspek penting adalah
IkopinIkopin Promosi memberikan daya tarik awal yang mendorong pelanggan untuk tertarik mencoba produk atau layanan, sementara rating Google memperkuat keyakinan merekaPromosi memberikan daya tarik awal yang mendorong pelanggan untuk tertarik mencoba produk atau layanan, sementara rating Google memperkuat keyakinan mereka
IkopinIkopin Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga terbukti berpengaruh mengindikasikan bahwa semakin strategis lokasi, semakin kompetitif harga, dan semakinSecara simultan, ketiga variabel tersebut juga terbukti berpengaruh mengindikasikan bahwa semakin strategis lokasi, semakin kompetitif harga, dan semakin
UNJAUNJA Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel yang digunakan berjumlah 409 responden, rentang usia 12-21 tahun yangPenelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel yang digunakan berjumlah 409 responden, rentang usia 12-21 tahun yang
STIEDHARMAPUTRA SMGSTIEDHARMAPUTRA SMG Penelitian ini merekomendasikan kepada pengelola Pantai Papuma untuk lebih memperhatikan strategi pemasaran yang sesuai dengan preferensi generasi Z, sertaPenelitian ini merekomendasikan kepada pengelola Pantai Papuma untuk lebih memperhatikan strategi pemasaran yang sesuai dengan preferensi generasi Z, serta
Useful /
UNMUNM Hasil menunjukkan bahwa sebagian peserta memiliki faktor risiko PTM, antara lain tekanan darah tinggi, kelebihan berat badan/obesitas, peningkatan lingkarHasil menunjukkan bahwa sebagian peserta memiliki faktor risiko PTM, antara lain tekanan darah tinggi, kelebihan berat badan/obesitas, peningkatan lingkar
UNJAUNJA Pelatihan ini efektif karena mengintegrasikan teori self-efficacy yang dikemukakan oleh Bandura, mencakup aspek magnitude, strength, dan generality. DenganPelatihan ini efektif karena mengintegrasikan teori self-efficacy yang dikemukakan oleh Bandura, mencakup aspek magnitude, strength, dan generality. Dengan
CAHAYAMANDALIKACAHAYAMANDALIKA Analisis semiotika terhadap puisi “Aku mengungkapkan bahwa Chairil Anwar menggunakan tanda-tanda dan simbol untuk menyampaikan pesan tentang kebebasan,Analisis semiotika terhadap puisi “Aku mengungkapkan bahwa Chairil Anwar menggunakan tanda-tanda dan simbol untuk menyampaikan pesan tentang kebebasan,
CAHAYAMANDALIKACAHAYAMANDALIKA Jenis penelitian ini adalah sebuah penelitian analitik observasional yang menggunakan pendekatan retrospektif dengan desain penelitian menggunakan case-controlJenis penelitian ini adalah sebuah penelitian analitik observasional yang menggunakan pendekatan retrospektif dengan desain penelitian menggunakan case-control