CSISCSIS

Analisis CSISAnalisis CSIS

Sekiranya masalah lapangan kerja diteropong dari segi kemiskinan penduduk pada umumnya, maka akan sulitlah kiranya untuk mengetahui apa saja yang dapat diperbuat oleh Departemen Pendidikan guna mengatasi masalah tersebut. Pendidikan memang dapat merupakan suatu investasi guna meningkatkan kemampuan produktif di masa mendatang. Namun sejauh dapat diketahui di masa depan ini hanya mereka yang berpendidikan sajalah yang akan meraih keuntungan. Masih diperlukan waktu beberapa generasi untuk dapat merasakan manfaat dari pendidikan bagi masyarakat lainnya, apabila standar hidup masyarakat itu sendiri meningkat sejalan dengan meningkatnya jumlah mereka yang memperoleh pendidikan. Apabila kebijakan di bidang pendidikan dijadikan sarana untuk mengatasi masalah kemiskinan maka agaknya satu hal saja yang perlu dilakukan ialah: didiklah sebanyak mungkin manusia. Namun akibat dari kebijakan tersebut baru akan terasa 20 sampai 30 tahun kemudian. Sementara itu dana yang dimanfaatkan untuk pengembangan pendidikan akan terlebih dahulu menyita aneka sumber yang sebenarnya dapat dipergunakan untuk meningkatkan produktivitas di bidang lainnya atau boleh jadi untuk menciptakan lapangan kerja baik di masa sekarang maupun di masa mendatang. Karena itu kadang-kadang dapat dikatakan bahwa kebijakan untuk tidak mengembangkan pendidikan dapat merupakan cara yang lebih efektif untuk mengatasi masalah kemiskinan sampai ke akar-akarnya. Jadi dalam arti luas suatu perencanaan pendidikan yang diarahkan untuk mengatasi masalah lapangan kerja mau tak mau harus menjawab pertanyaan bagaimana menentukan skala pendidikan yang tepat. Lagipula masalah isi maupun mutu pendidikan itu sendiri setidak-tidaknya sama pentingnya dengan masalah skala.

Di negara-negara berkembang, angka pengangguran tertinggi justru terjadi pada kaum muda dan terdidik, dan masalah ini diperkirakan akan terus berlanjut di masa depan.Kecenderungan sistem pendidikan yang lebih cepat berkembang pada jenjang tinggi dibandingkan jenjang rendah menjadi salah satu pemicu utama persoalan ini.Solusi jangka pendek dapat berupa pendidikan di luar sekolah, namun solusi jangka panjang yang esensial memerlukan reformasi mendasar dan bertahap pada pendidikan dasar, meliputi kurikulum, pembiayaan, dan sistem ujian, daripada mengandalkan solusi instan.

Penelitian lanjutan sangat penting untuk menjawab teka-teki yang ada. Pertama, bagaimana caranya agar pemerintah dapat melakukan uji coba berbagai metode pendidikan baru secara besar-besaran, namun tidak dianggap tidak adil oleh masyarakat? Kedua, sebuah studi perlu menggali lebih dalam apakah selisih gaji yang sangat besar antara pekerja terpelajar dan tidak benar-benar mempengaruhi pilihan jurusan siswa, dan apakah ada cara lain selain uang untuk mendorong mereka memilih pekerjaan yang paling dibutuhkan negara. Ketiga, akan sangat berguna untuk membandingkan mana yang lebih efektif: apakah mendirikan pusat pelatihan keterampilan kerja yang singkat dan praktis di masyarakat, atau mengubah seluruh kurikulum sekolah yang memakan waktu bertahun-tahun? Penelitian semacam ini dapat memberikan panduan yang lebih jelas untuk membuat kebijakan pendidikan yang lebih tepat sasaran dan tidak hanya mengandalkan asumsi umum yang belum terbukti.

  1. #universitas terbuka#universitas terbuka
  2. #teknologi komunikasi#teknologi komunikasi
Read online
File size1.42 MB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-2ff
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test