SEMINAR IDSEMINAR ID
Journal of Computer System and Informatics (JoSYC)Journal of Computer System and Informatics (JoSYC)Sekolah Menengah Atas merupakan jenjang terakhir yang wajib ditempuh sebelum melanjutkan pendidikan pada tingkat lebih tinggi seperti Diploma ataupun Sarjana. Dimana pada umumnya Sekolah Menengah Atas terdapat penjurusan kelas untuk siswa/I yang akan naik ke kelas XI dari kelas X. Pembagian jurusan terhadap siswa/I bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dari para siswa/I keberlangusngan proses belajar mengajar yang terjadi didalam kelas. Peningkatan kualitas pendidikan yang dilakukan pada proses penjurusan kelas terdapat dimana para siswa nantinya akan lebih fokus sesuai dengan bidang minat jurusan yang seharusnya diambil oleh pata siswa/I. Proses yang terjadi dalam penentuan jurusan hanya berdasarkan dengan keinginan yang disampaikan oleh para siswa/I tanpa memperhitungkan nilai – nilai akademik dari mata pelajaran yang telah dilalui ataupun diselesaikan para siswa/I di kelas X. Permasalahan tersebut bukanlah sebuah masalah kecil yang harus diabaikan, hal tersebut merupakan sebuah permasalahan penting yang harus segera diselesaikan dikarenakan jika permasalahan tersebut tidak diselesaikan dengan segera maka akan menimbulkan dampak yang berkelanjutan nantinya. Proses penentuan dari pembagian jurusan para siswa/I dapat dilihat berdasarkan dengan pola atau nilai – nilai dari para siswa/I sebelumnya. Data mining merupakan sebuah proses yang dipergunakan untuk menyelesaikan proses terhadap data yang besar. Data yang diproses merupakan kumpulan – kumpulan data yang menjadi sebuah Big Data dari data dimasa lampau yang tersimpan pada sebuah wadah penyimpanan dan kemudian dapat dipergunakan kembali dengan melakukan proses pengolahan. Clustering merupakan cara yang sesuai untuk menyelesaikan permasalahan. Dimana pada clustering dilakukan pengelompokan berdasarkan dengan jarak terhadap setiap objek data. Algoritma K-Means merupakan bagian dari Clustering Data Mining, dimana pada algoritma tersebut dapat digunakan untuk melakukan pengelompokan baru berdasarkan dengan cara pembentukan cluster. Dari hasil yang didapatkan bahwasannya terdapat 2 (dua) cluster pembentukan baru. Pada cluster 1 terdapat 9 (sembilan) siswa dan pada cluster 2 terdapat 6 (enam) siswa.
Data mining dapat dipergunakan untuk membantu penyelesaian terhadap pengolahan data dimasa lampau hingga didapatkan informasi baru.Dalam proses pembagian penjurusan siswa/I di Sekolah Menengah Atas dilakukan proses pengelompokan baru berdasarkan dengan porses clustering.Hasil yang didapatkan dari pengelompokan baru yaitu algoritma K-Means berhasil melakukan pembentukan cluster dimana pada cluster 1 terdapat 9 (sembilan) siswa yaitu Siswa 1, Siswa 3, Siswa 4, Siswa 5, Siswa 6, Siswa 7, Siswa 10, Siswa 12 dan Siswa 14.Pada cluster 2 terdapat 6 (enam) siswa yaitu Siswa 2, Siswa 8, Siswa 9, Siswa 11, Siswa 13 dan Siswa 15.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengintegrasian data non-akademik seperti minat siswa terhadap kegiatan ekstrakurikuler atau prestasi non-akademik dalam proses penjurusan untuk memperkaya analisis. Selain itu, perlu dilakukan validasi hasil clustering dengan memantau kinerja akademik siswa setelah penjurusan untuk mengevaluasi efektivitas metode ini. Penelitian juga dapat membandingkan algoritma K-Means dengan metode lain seperti K-Medoids atau DBSCAN untuk menemukan pendekatan yang paling akurat dalam pengelompokan siswa berdasarkan kemampuan akademik.
- Sistem Penentuan Konsentrasi Jurusan Bagi Mahasiswa Informatika Menggunakan Metode K-Means Di Institut... doi.org/10.34010/jamika.v12i1.6452Sistem Penentuan Konsentrasi Jurusan Bagi Mahasiswa Informatika Menggunakan Metode K Means Di Institut doi 10 34010 jamika v12i1 6452
- Data Mining Menggunakan Algoritma K-Means Clustering dalam Analisis Tingkat Potongan Harga Terhadap Harga... infeb.org/index.php/infeb/article/view/156Data Mining Menggunakan Algoritma K Means Clustering dalam Analisis Tingkat Potongan Harga Terhadap Harga infeb index php infeb article view 156
- Penerapan Data Mining menggunakan Algoritma K-Means Clustering untuk Menganalisa Bisnis Perusahaan Asuransi... doi.org/10.35957/Jatisi.V6i1.150Penerapan Data Mining menggunakan Algoritma K Means Clustering untuk Menganalisa Bisnis Perusahaan Asuransi doi 10 35957 Jatisi V6i1 150
- Data Mining Menggunakan Algoritma K-Means untuk Klasifikasi Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut... jsisfotek.org/index.php/JSisfotek/article/view/117Data Mining Menggunakan Algoritma K Means untuk Klasifikasi Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut jsisfotek index php JSisfotek article view 117
| File size | 1.14 MB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UNZAHUNZAH Mempelajari suatu ilmu pendidikan harus berkaitan dengan ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Artikel ini bertujuan untuk menyajikan pembahasan kajianMempelajari suatu ilmu pendidikan harus berkaitan dengan ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Artikel ini bertujuan untuk menyajikan pembahasan kajian
UNBINUNBIN Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan metode rubrik berbasis algoritma NLP dapat meningkatkan kualitas pembelajaran secara keseluruhan. BerdasarkanPenelitian ini membuktikan bahwa penerapan metode rubrik berbasis algoritma NLP dapat meningkatkan kualitas pembelajaran secara keseluruhan. Berdasarkan
STAIMUNSTAIMUN Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan seperti kurangnya pemahaman siswa, keterbatasan fasilitas, dan perlunya penguatan dukunganMeskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan seperti kurangnya pemahaman siswa, keterbatasan fasilitas, dan perlunya penguatan dukungan
UBHINUSUBHINUS Penerimaan mahasiswa baru merupakan aktivitas krusial bagi perguruan tinggi, terutama perguruan tinggi swasta, dalam memperoleh mahasiswa baru. FTI UnmerPenerimaan mahasiswa baru merupakan aktivitas krusial bagi perguruan tinggi, terutama perguruan tinggi swasta, dalam memperoleh mahasiswa baru. FTI Unmer
STITMUHBASTITMUHBA Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Kota Banjar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melaluiPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji Kota Banjar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui
IAISAMBASIAISAMBAS Teknik analisisnya adalah reduksi data dan penyajian data. Analisis data dapat diringkas sebagai berikut. Pertama, novel ini mengandung fakta cerita danTeknik analisisnya adalah reduksi data dan penyajian data. Analisis data dapat diringkas sebagai berikut. Pertama, novel ini mengandung fakta cerita dan
STAIDUBASTAIDUBA Instrument pengumpulan datanya menggunakan pengisian kuesioner dan pengambilan data berupa IPK mahasiswa semester 3. Dan dari analisa peneliti terhadapInstrument pengumpulan datanya menggunakan pengisian kuesioner dan pengambilan data berupa IPK mahasiswa semester 3. Dan dari analisa peneliti terhadap
DCCKOTABUMIDCCKOTABUMI Penelitian ini di latar belakangi dari hasil pengamatan, saat ini dalam melakukan transaksi penjualan rata-rata sudah menggunakan sistem terkomputerisasiPenelitian ini di latar belakangi dari hasil pengamatan, saat ini dalam melakukan transaksi penjualan rata-rata sudah menggunakan sistem terkomputerisasi
Useful /
PTTIPTTI Kurangnya pengetahuan tentang masalah hipertensi pada lansia memengaruhi persepsi lansia dalam merespons masalah hipertensi yang mereka alami. Oleh karenaKurangnya pengetahuan tentang masalah hipertensi pada lansia memengaruhi persepsi lansia dalam merespons masalah hipertensi yang mereka alami. Oleh karena
PTTIPTTI Sebagaimana kita ketahui, perintah pertama ketika Al-Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW adalah membacanya, yang tentu memiliki konotasi yang sangatSebagaimana kita ketahui, perintah pertama ketika Al-Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW adalah membacanya, yang tentu memiliki konotasi yang sangat
UBHINUSUBHINUS Data yang digunakan adalah ciri-ciri klinis dari gizi buruk yang bersumber dari seorang nutrisionis. Dari hasil penelitian, nilai akurasi yang paling optimalData yang digunakan adalah ciri-ciri klinis dari gizi buruk yang bersumber dari seorang nutrisionis. Dari hasil penelitian, nilai akurasi yang paling optimal
UBHINUSUBHINUS Model yang dikembangkan mencapai akurasi pelatihan sebesar 67,7% dan akurasi validasi sebesar 65,3%, menunjukkan kemampuan yang signifikan dalam mengenaliModel yang dikembangkan mencapai akurasi pelatihan sebesar 67,7% dan akurasi validasi sebesar 65,3%, menunjukkan kemampuan yang signifikan dalam mengenali