SARI MUTIARASARI MUTIARA
JURNAL PSYCHOMUTIARAJURNAL PSYCHOMUTIARAPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosi dan intensi berwirausaha. Hipotesis yang diajukan pada penelitian ini adalah ada hubungan positif antara kecerdasan emosi dan intensi berwirausaha, dengan asumsi semakin tinggi kecerdasan emosi maka semakin tinggi intensi berwirausaha dan sebaliknya semakin rendah kecerdasan emosi maka semakin rendah intensi berwirausaha. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa pada SMK Sinar Husni Helvetia Medan sebanyak 103 orang yang dipilih dengan menggunakan total sampling. Data diperoleh dari skala untuk mengukur kecerdasan emosi dan intensi berwirausaha. Perhitungan dilakukan dengan melalui uji prasyarat analisis (uji asumsi) yang terdiri dari uji normalitas dan uji linearitas. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan Analisa Product Moment melalui bantuan SPSS 17 for Windows. Hasil analisis data menunjukkan r = 0.968, dan p = 0.000 (p < 0.05) yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara kecerdasan emosi dan intensi berwirausaha.
Terdapat hubungan positif yang signifikan antara kecerdasan emosi dan intensi berwirausaha pada siswa, dengan sumbangan efektif kecerdasan emosi sebesar 93,7% terhadap intensi tersebut.Secara umum, siswa SMK Sinar Husni Helvetia menunjukkan tingkat intensi berwirausaha yang tinggi, di mana 74,76% subjek memiliki intensi di kategori tinggi.Selain itu, siswa juga memiliki kecerdasan emosi yang tinggi, dengan 72,82% subjek berada pada kategori tinggi.
Penelitian selanjutnya bisa mengembangkan Temuan ini dengan beberapa arah baru yang lebih spesifik. Pertama, setelah mengetahui kecerdasan emosi sangat berpengaruh, menarik untuk diteliti lebih dalam apakah ada faktor lain yang bekerja sama dengannya. Misalnya, apakah motivasi berprestasi yang tinggi atau keberanian mengambil risiko bisa membuat pengaruh kecerdasan emosi menjadi semakin kuat, atau justru sebaliknya? Kedua, mengingat banyak siswa yang sudah memanfaatkan media sosial untuk berjualan, penelitian berikutnya bisa fokus membandingkan apakah peran kecerdasan emosi sama-sama penting untuk mendorong niat memulai bisnis digital dengan niat membuka usaha fisik seperti katalog makanan. Ketiga, untuk mengetahui seberapa luas penerapan temuan ini, sangat perlu dilakukan penelitian perbandingan antara siswa SMK yang sudah dibekali keterampilan vokasional dengan siswa SMA yang lebih fokus pada teori. Apakah kecerdasan emosi tetap menjadi faktor penentu utama intensi berwirausaha bagi mereka yang tidak memiliki dasar keterampilan praktis? Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, pemahaman kita tentang cara mencetak wirausahawan muda akan menjadi lebih lengkap dan tidak hanya bergantung pada satu faktor saja.
| File size | 386.74 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
ALIMSPUBLISHINGALIMSPUBLISHING Kesiapan sekolah untuk menyesuaikan dengan Kurikulum Merdeka Belajar merupakan aspek kunci dalam mencapai tujuan pendidikan. Sekolah harus memahamkan esensiKesiapan sekolah untuk menyesuaikan dengan Kurikulum Merdeka Belajar merupakan aspek kunci dalam mencapai tujuan pendidikan. Sekolah harus memahamkan esensi
ALIMSPUBLISHINGALIMSPUBLISHING Penggunaan Bahasa indonesia juga dapat menimbulkan polemik terhadap perkembangan bahasa indonesia di kalangan masyarakat. Tujuan dalam penelitian ini adalahPenggunaan Bahasa indonesia juga dapat menimbulkan polemik terhadap perkembangan bahasa indonesia di kalangan masyarakat. Tujuan dalam penelitian ini adalah
ALIMSPUBLISHINGALIMSPUBLISHING Lagu bergenre indie ini disukai banyak khalayak ramai karena bahasa yang digunakan enak didengar juga ramah di telinga karena bahasa yang digunakan sangatLagu bergenre indie ini disukai banyak khalayak ramai karena bahasa yang digunakan enak didengar juga ramah di telinga karena bahasa yang digunakan sangat
ALIMSPUBLISHINGALIMSPUBLISHING Selain itu, penggunaan bahasa Indonesia juga dapat memudahkan penceramah untuk mengungkapkan pesan-pesan agama dengan lebih jelas dan mudah dipahami olehSelain itu, penggunaan bahasa Indonesia juga dapat memudahkan penceramah untuk mengungkapkan pesan-pesan agama dengan lebih jelas dan mudah dipahami oleh
ALIMSPUBLISHINGALIMSPUBLISHING Selain itu, terdapat variasi bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris dan bahasa gaul yang digunakan dalam caption dan komentar. Penelitian ini menyimpulkanSelain itu, terdapat variasi bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris dan bahasa gaul yang digunakan dalam caption dan komentar. Penelitian ini menyimpulkan
ALIMSPUBLISHINGALIMSPUBLISHING Dengan Cisco router, informasi pun dapat diteruskan ke alamat yang akan dituju. Dalam penelitian ini, membahas tentang Optical Transport Network (OTN)Dengan Cisco router, informasi pun dapat diteruskan ke alamat yang akan dituju. Dalam penelitian ini, membahas tentang Optical Transport Network (OTN)
ALIMSPUBLISHINGALIMSPUBLISHING 694) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan metode latihan terbimbing694) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan metode latihan terbimbing
ALIMSPUBLISHINGALIMSPUBLISHING Pendidikan adalah salah satu sarana penting untuk menjadikan manusia lebih berkualitas. Manusia tidak mampu berkembang secara optimal tanpa adanya bantuanPendidikan adalah salah satu sarana penting untuk menjadikan manusia lebih berkualitas. Manusia tidak mampu berkembang secara optimal tanpa adanya bantuan
Useful /
WALIDEMINSTITUTEWALIDEMINSTITUTE Hasil penelitian menunjukkan adanya kesamaan mendasar dalam upaya memperoleh pengetahuan antara kedua perspektif, meskipun terdapat perbedaan dalam pendekatanHasil penelitian menunjukkan adanya kesamaan mendasar dalam upaya memperoleh pengetahuan antara kedua perspektif, meskipun terdapat perbedaan dalam pendekatan
WALIDEMINSTITUTEWALIDEMINSTITUTE Penelitian ini menggunakan kerangka teori Model Penerimaan Teknologi (TAM) dan Teori Tindakan yang Masuk Akal (TRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwaPenelitian ini menggunakan kerangka teori Model Penerimaan Teknologi (TAM) dan Teori Tindakan yang Masuk Akal (TRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa
STIKESPANTIWALUYASTIKESPANTIWALUYA Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan terhadap dua pasien. Hasil menunjukkan bahwa setelah dilakukan terapi relaksasiPenelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan terhadap dua pasien. Hasil menunjukkan bahwa setelah dilakukan terapi relaksasi
LSPRLSPR Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Agenda setting. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh antara terpaan pemberitaanTeori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Agenda setting. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh antara terpaan pemberitaan