INTANINTAN
INTAN Jurnal Penelitian TambangINTAN Jurnal Penelitian TambangProporsi mineral lempung pada batulempung yang menopang konstruksi jalan turut mempengaruhi kerusakan pada badan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan dan peran mineral lempung terhadap kerusakan konstruksi jalan raya di daerah penelitian.
Mineral penyusun batulempung pada daerah penelitian terkandung mineral quartz, biotit, chlorit, kaolin, serta zeolite.Hasil analisis XRD menunjukkan bahwa mineral yang terdapat dalam batulempung yaitu mineral lempung Illite, dengan nilai komposisi terbesar pada sampel S1 sebesar 13,4% dan pada sampel S2 sebesar 42,2%.Jalan yang dibangun tanpa mempertimbangkan kandungan illite menghasilkan kualitas jalan yang buruk.
Peneliti selanjutnya disarankan untuk melakukan pengambilan data yang mencakup pengujian sifat fisik batulempung pada Formasi Klasaman. Penelitian ini juga dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dan pengambilan kebijakan bagi pemerintah dan masyarakat sekitar untuk melakukan antisipasi dalam melakukan pembangunan jalan di daerah penelitian. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang dampak kerusakan jalan terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar, serta penelitian tentang teknologi penggunaan mineral lempung sebagai bahan bangunan yang ramah lingkungan.
| File size | 859.29 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNUBLITARUNUBLITAR Data sekunder diperoleh dari SK jalan dan citra satelit yang dianalisis menggunakan perangkat lunak Sistem Informasi Geografis (SIG) dan pendekatan ManualData sekunder diperoleh dari SK jalan dan citra satelit yang dianalisis menggunakan perangkat lunak Sistem Informasi Geografis (SIG) dan pendekatan Manual
STMIKDHARMAPALARIAUSTMIKDHARMAPALARIAU Dengan demikian, untuk nilai akurasi bisa tinggi dan bisa juga rendah, tergantung berapa banyak data citra batubara yang di uji. Karena dari jumlah dataDengan demikian, untuk nilai akurasi bisa tinggi dan bisa juga rendah, tergantung berapa banyak data citra batubara yang di uji. Karena dari jumlah data
STAIMAARIFSTAIMAARIF Oleh karena itu, strategi pembelajaran yang lebih menekankan pada penguatan HOTS, melalui integrasi asesmen evaluatif dan kreatif, sangat diperlukan untukOleh karena itu, strategi pembelajaran yang lebih menekankan pada penguatan HOTS, melalui integrasi asesmen evaluatif dan kreatif, sangat diperlukan untuk
STIATA BALONGSTIATA BALONG Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden masyarakat setempatPendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden masyarakat setempat
PERHAPIPERHAPI Hasil simulasi pada section-01 dengan elevasi lantai berada pada -110 mdpl dan sudut kemiringan lereng keseluruhan 129 m diperoleh SF sebesar 1,28. KemudianHasil simulasi pada section-01 dengan elevasi lantai berada pada -110 mdpl dan sudut kemiringan lereng keseluruhan 129 m diperoleh SF sebesar 1,28. Kemudian
POLNAMPOLNAM Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis kerusakan yang terjadi pada ruas jalan tersebut seperti, jalan berlubang, retak memanjang, amblas,Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis kerusakan yang terjadi pada ruas jalan tersebut seperti, jalan berlubang, retak memanjang, amblas,
POLNAMPOLNAM 21 gr/cc, nilai stabilitas marshall =1416 kg, nilai flow =3. 02 mm, nilai VMA =18.24%, nilai VIM =7. 72%, nilai VFB =63.18%, nilai MQ =483.02 kg/mm. Karakteritik21 gr/cc, nilai stabilitas marshall =1416 kg, nilai flow =3. 02 mm, nilai VMA =18.24%, nilai VIM =7. 72%, nilai VFB =63.18%, nilai MQ =483.02 kg/mm. Karakteritik
UMPRUMPR 06 kg/cm2. Sehingga, dengan penambahan pasir sebesar 12% dan semen optimum 8% memenuhi syarat teknis lapis pondasi bawah jalan raya karena nilai UCS hasil06 kg/cm2. Sehingga, dengan penambahan pasir sebesar 12% dan semen optimum 8% memenuhi syarat teknis lapis pondasi bawah jalan raya karena nilai UCS hasil
Useful /
POLNAMPOLNAM Disarankan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Tata Ruang Kota Ambon untuk mengarahkan secara cermat proses perancangan dan pelaksanaan ketebalan perkerasanDisarankan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Tata Ruang Kota Ambon untuk mengarahkan secara cermat proses perancangan dan pelaksanaan ketebalan perkerasan
POLNAMPOLNAM Hasil perhitungan penurunan fondasi tiang pancang, baik untuk 2 maupun 3 tiang, menunjukkan nilai yang lebih kecil dari penurunan yang diizinkan (0,15Hasil perhitungan penurunan fondasi tiang pancang, baik untuk 2 maupun 3 tiang, menunjukkan nilai yang lebih kecil dari penurunan yang diizinkan (0,15
POLNAMPOLNAM Kondisi jalan pada Desa Haruku mengalami kelongsoran pada ruas jalan menuju Desa Oma sepanjang 15 meter dan kedalaman longsor 5 meter. Dinding penahanKondisi jalan pada Desa Haruku mengalami kelongsoran pada ruas jalan menuju Desa Oma sepanjang 15 meter dan kedalaman longsor 5 meter. Dinding penahan
POLNAMPOLNAM Rehabilitasi Rumah Dinas Hubdam XVI/Pattimura Ambon dilakukan sebagai perbaikan terhadap fasilitas bangunan gedung yang mengalami kerusakan akibat pergerakanRehabilitasi Rumah Dinas Hubdam XVI/Pattimura Ambon dilakukan sebagai perbaikan terhadap fasilitas bangunan gedung yang mengalami kerusakan akibat pergerakan