YMPNYMPN

Journal of Language, Literature, Social and Cultural StudiesJournal of Language, Literature, Social and Cultural Studies

Penelitian ini mengkaji secara kritis integrasi bahasa pribumi dalam sistem pendidikan formal, dengan menekankan pentingnya pengajaran dalam bahasa ibu untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif, relevan secara budaya, dan efektif. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menjelaskan sejauh mana bahasa pribumi diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah, menilai tantangan dan manfaat yang terkait dengan integrasi tersebut, serta menganalisis implikasinya bagi perkembangan kognitif, pembentukan identitas, dan prestasi akademik siswa. Dengan mengacu pada kerangka kerja teoretis hak linguistik manusia dan teori pembelajaran sosiokultural, penelitian ini menyelidiki bagaimana kebijakan bahasa dan praktik pedagogis mendukung atau menghambat penggunaan bahasa ibu. Metode penelitian kualitatif digunakan, memanfaatkan analisis dokumen dan wawancara semi-terstruktur dengan pendidik, pembuat kebijakan, dan pemimpin komunitas di wilayah di mana program bahasa pribumi diimplementasikan atau tidak ada. Temuan menunjukkan adanya marjinalisasi bahasa pribumi yang terus berlanjut, meskipun ada kebijakan nasional dan internasional yang menganjurkan pendidikan multibahasa. Pada kasus di mana bahasa pribumi diintegrasikan, terjadi peningkatan keterlibatan, pemahaman, dan kebanggaan budaya siswa. Namun, banyak tantangan masih tersisa, seperti kurangnya guru yang terlatih, kurangnya bahan ajar, dan dukungan institusional yang terbatas. Analisis ini menekankan perlunya pembuatan kebijakan yang lebih inklusif dan partisipatif yang melibatkan komunitas lokal serta mengakui nilai pedagogis dan budaya dari bahasa pribumi. Kesimpulannya, penelitian ini menganjurkan adanya pergeseran yang transformatif dalam kebijakan dan praktik pendidikan, yang mempromosikan bahasa pribumi tidak hanya sebagai media pengajaran, tetapi juga sebagai elemen penting pelestarian budaya dan pemberdayaan.

Penelitian ini mengonfirmasi manfaat pendidikan multibahasa berbasis bahasa ibu, namun menemukan adanya kesenjangan yang signifikan antara kebijakan dan implementasi yang disebabkan oleh kurangnya komitmen politik, sumber daya terbatas, dan ideologi bahasa yang masih mendominasi.Bukti empiris menunjukkan bahwa pengajaran dalam bahasa pertama pada tahun-tahun awal pendidikan secara konsisten meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi, partisipasi aktif siswa di kelas, serta menurunkan angka putus sekolah.Integrasi bahasa pribumi dalam sistem pendidikan juga memegang peranan krusial dalam pelestarian identitas budaya, transmisi pengetahuan antargenerasi, dan pemberdayaan komunitas secara keseluruhan.

Penelitian selanjutnya bisa menggali lebih dalam tantangan yang ada dengan mengajukan pertanyaan baru yang lebih spesifik. Pertama, sebuah studi bisa meneliti bagaimana pandangan masyarakat tentang nilai ekonomi bahasa asing memengaruhi keputusan orang tua untuk mendukung atau menolak program bahasa ibu, serta apakah program tersebut benar-benar membantu atau menghambat peluang karir siswa di masa depan. Kedua, penting untuk membandingkan berbagai model pelatihan guru yang berbeda untuk menentukan metode mana yang paling berhasil dalam menciptakan guru yang mahir dan percaya diri mengajar dengan bahasa daerah, dan bagaimana hal ini secara langsung meningkatkan partisipasi dan pemahaman siswa di kelas. Ketiga, sebuah penelitian bisa fokus pada dampak budaya yang nyata, seperti mengukur seberapa efektif sekolah bahasa ibu dalam melestarikan pengetahuan tradisional tentang tumbuhan obat atau praktik pertanian lokal, yang mungkin akan hilang jika tidak diajarkan di sekolah. Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, kita bisa mendapatkan bukti yang lebih kuat dan solusi yang lebih tepat sasaran untuk memajukan pendidikan yang adil dan berbudaya.

  1. Bridging theory and practice: National language policy and mother tongue documentation for effective... jurnal.ympn2.or.id/index.php/JLPS/article/view/45Bridging theory and practice National language policy and mother tongue documentation for effective jurnal ympn2 index php JLPS article view 45
  2. ‘Smuggling the vernacular into the classroom’: conflicts and tensions in classroom... tandfonline.com/doi/abs/10.1080/13670050802153137yAAAoSmuggling the vernacular into the classroomyAAAo conflicts and tensions in classroom tandfonline doi abs 10 1080 13670050802153137
  3. Using thematic analysis in psychology: Qualitative Research in Psychology: Vol 3, No 2. thematic analysis... doi.org/10.1191/1478088706qp063oaUsing thematic analysis in psychology Qualitative Research in Psychology Vol 3 No 2 thematic analysis doi 10 1191 1478088706qp063oa
  1. #identitas budaya#identitas budaya
  2. #program bahasa#program bahasa
Read online
File size248.82 KB
Pages16
Short Linkhttps://juris.id/p-29p
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test