STIKESSUAKAINSANSTIKESSUAKAINSAN
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI)JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI)Stunting adalah defisiensi nutrisi kronis yang disebabkan oleh asupan nutrisi yang tidak memadai untuk waktu yang lama karena pemberian makanan yang tidak tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor prediktor kejadian stunting berdasarkan aspek antenatal care dan postnatal care. Penelitian merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan case-control study yang melibatkan 90 ibu yang memiliki anak usia 24-59 bulan yang berdomisi di daerah pesisir Kabupaten Kolaka. Data diolah menggunakan aplikasi SPSS, dan diuji dengan Odds Ratio (OR) test. Jika nilai LL-UL tidak mengandung nilai 1 maka dianggap signifikan. Variabel prediktor/independen, terlihat bahwa faktor risiko riwayat pemberian asam folat memiliki nilai OR sebesar 7,000 (2,742-17,867), faktor risiko kekurangan energi dan protein kronis terhadap kejadian stunting memiliki nilai OR sebesar 8,383 (3,152-22,2922,2). Faktor risiko riwayat pemberian yodium terhadap kejadian stunting memiliki nilai OR sebesar 6,089 (2,442-15,184). Kejadian stunting pada balita di Kabupaten Kolaka dipengaruhi oleh riwayat konsumsi asam folat, riwayat konsumsi iodium dan kejadian KEK pada ibu hamil.
Kejadian stunting pada balita di Kabupaten Kolaka dipengaruhi oleh riwayat konsumsi asam folat, riwayat konsumsi iodium dan kejadian KEK pada ibu hamil.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas program pemberian suplemen iodium berbasis komunitas untuk mencegah stunting pada anak. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang peran kader posyandu dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang pentingnya asupan nutrisi antenatal. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi hubungan antara tingkat pendidikan ibu dan keberhasilan intervensi gizi untuk mengurangi risiko stunting pada anak balita.
| File size | 204.29 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIGALUNIGAL Oleh karena itu, tenaga kesehatan perlu memperkuat pelayanan antenatal berbasis risiko melalui skrining gizi rutin dan konseling yang disesuaikan, sementaraOleh karena itu, tenaga kesehatan perlu memperkuat pelayanan antenatal berbasis risiko melalui skrining gizi rutin dan konseling yang disesuaikan, sementara
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Mayoritas balita di Desa Bilungala Utara memiliki status gizi normal (92,9%), meskipun masih ditemukan kasus stunting (2,9%), gizi kurang (2,9%), dan giziMayoritas balita di Desa Bilungala Utara memiliki status gizi normal (92,9%), meskipun masih ditemukan kasus stunting (2,9%), gizi kurang (2,9%), dan gizi
POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian KEK pada ibu hamil di Puskesmas Limboto. Hasil penelitian menunjukkanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian KEK pada ibu hamil di Puskesmas Limboto. Hasil penelitian menunjukkan
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR The level of normal nutritional status is achieved when optimal nutritional needs are met. According to the NTT Health Office in 2015, several areas inThe level of normal nutritional status is achieved when optimal nutritional needs are met. According to the NTT Health Office in 2015, several areas in
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Data pengetahuan gizi diperoleh dengan pengisian form kuesioner, data pola makan diperoleh dengan pengisian food frequency dan data status gizi diperolehData pengetahuan gizi diperoleh dengan pengisian form kuesioner, data pola makan diperoleh dengan pengisian food frequency dan data status gizi diperoleh
INSCHOOLINSCHOOL Di wilayah berisiko tinggi Pontianak, 75,98% anak mengalami stunting berat dan 24,20% stunting, dengan faktor berat lahir rendah dan interval kelahiranDi wilayah berisiko tinggi Pontianak, 75,98% anak mengalami stunting berat dan 24,20% stunting, dengan faktor berat lahir rendah dan interval kelahiran
POLTEKKES MAMUJUPOLTEKKES MAMUJU Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara kualitas pelayanan antenatal care dengan LILA, IMT, dan kadar hemoglobin ibuHasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara kualitas pelayanan antenatal care dengan LILA, IMT, dan kadar hemoglobin ibu
PANCABHAKTIPANCABHAKTI Hasil penelitian ini menemukan bahwa penyintas kanker leher rahim saat mengalami kekambuhan menerima kondisi kekambuhannya dengan berbagai proses kehidupanHasil penelitian ini menemukan bahwa penyintas kanker leher rahim saat mengalami kekambuhan menerima kondisi kekambuhannya dengan berbagai proses kehidupan
Useful /
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Selain itu, identitas merek dan strategi pemasaran mengalami peningkatan melalui promosi digital dan keteraturan pencatatan keuangan. Program ini membuktikanSelain itu, identitas merek dan strategi pemasaran mengalami peningkatan melalui promosi digital dan keteraturan pencatatan keuangan. Program ini membuktikan
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Metode observasional dengan desain cross‑sectional yang melibatkan 94 pedagang wanita menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancaraMetode observasional dengan desain cross‑sectional yang melibatkan 94 pedagang wanita menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Hampir tidak ada balita yang rutin mengkonsumsi ikan, dan 81,1 % tidak mengkonsumsi ikan olahan. Jenis ikan laut yang paling sering dikonsumsi adalahHampir tidak ada balita yang rutin mengkonsumsi ikan, dan 81,1 % tidak mengkonsumsi ikan olahan. Jenis ikan laut yang paling sering dikonsumsi adalah
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Hasil uji korelasi Rank Spearman menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara lama menderita DM dengan status gizi pasien DM (p = 0,003, r = -0,415).Hasil uji korelasi Rank Spearman menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara lama menderita DM dengan status gizi pasien DM (p = 0,003, r = -0,415).