STIKESSUAKAINSANSTIKESSUAKAINSAN

JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI)JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI)

Mahasiswa keperawatan melakukan praktik di rumah sakit untuk melatih kemampuan praktik mereka. Pembelajaran daring yang dilakukan selama ini menimbulkan stressor tersendiri bagi mahasiswa jika harus melakukan praktik langsung. Praktik di masa pandemic merupakan tantangan tersendiri karena mahasiswa beresiko tinggi tertular Covid-19. Mahasiswa menggunakan koping untuk mengatasi stressor. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran koping dari mahasiswa keperawatan dalam mengikuti praktik di rumah sakit dalam masa pandemi covid-19. Penelitian deskriptif kualitatif ini dilakukan pada 6 partisipan dengan purposive sampling. Kriteria inklusi adalah mahasiswa keperawatan yang mengikuti praktik keperawatan selama masa pandemi dan memiliki nilai DASS diatas rata-rata, dan mahasiwa yang dibawah rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan delapan koping yang dibentuk oleh Mahasiswa yaitu, mencari tahu informasi tambahan, berdoa, istirahat-tidur, mengatur finansial, memakai alat pelindung diri (APD), meningkatkan motivasi, tidak memanfaatkan fasilitas umum, dan tidak tidur larut atau menangis. Pemberian APD sangat membantu mahasiswa praktik. Pembimbing juga harus berperan aktif untuk memperhatikan kondisi psikologi mahasiwa. Dukungan keluarga dan teman sangat membantu memotivasi mahasiswa praktik di masa pandemi.

Penelitian ini menghasilkan gambaran koping mahasiswa dalam menjalani praktik di masa pandemi.Mahasiswa keperawatan memiliki koping positif dan juga negatif.Dukungan pemberian APD kepada mahasiswa dapat membantu berjalannya praktik di masa pandemi, dan pembimbing perlu memperhatikan kondisi psikologis mahasiswa.Dukungan keluarga dan teman sangat bermakna bagi mahasiswa.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai efektivitas berbagai strategi koping yang digunakan oleh mahasiswa keperawatan dalam menghadapi tekanan psikologis selama praktik di masa pandemi, termasuk membandingkan efektivitas koping positif dan negatif. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi psikologis yang spesifik dan terstruktur untuk meningkatkan resiliensi dan kemampuan coping mahasiswa keperawatan selama praktik, misalnya melalui pelatihan mindfulness atau teknik relaksasi. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk mengeksplorasi peran dan efektivitas dukungan sosial dari berbagai pihak (keluarga, teman, dosen, institusi) dalam membantu mahasiswa keperawatan mengatasi tantangan selama praktik, serta bagaimana dukungan tersebut dapat dioptimalkan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis dan kualitas pembelajaran mahasiswa keperawatan di masa pandemi dan situasi krisis kesehatan lainnya.

  1. Coping with HIV Stigma among People Living with HIV in Yogyakarta, Indonesia: A Mixed-Methods Approach... injec.aipni-ainec.org/index.php/INJEC/article/view/311Coping with HIV Stigma among People Living with HIV in Yogyakarta Indonesia A Mixed Methods Approach injec aipni ainec index php INJEC article view 311
  1. #faktor psikologis mahasiswa#faktor psikologis mahasiswa
  2. #deskriptif kualitatif#deskriptif kualitatif
Read online
File size178.88 KB
Pages5
Short Linkhttps://juris.id/p-27P
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test